UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 58 Kamu Sudah Bukan Apa-Apa Bagiku


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah selesai menyambut tamu, Tang Song akhirnya naik ke atas panggung untuk memberikan pidato dan mengucapkan beberapa kata terima kasih. Kemudian ia mempersilahkan tamu untuk menikmati hidangan yang telah disajikan.


Setelah menghabiskan satu jam dengan para tamu di tempat itu, Tang Rouchu sedikit lelah, jadi dia naik ke atas diam-diam dan kembali ke kamar untuk beristirahat.


Hello! Im an artic!


Dia minum sedikit sampanye, jadi kepalanya sedikit pusing, pembantu membawakan segelas teh untuknya, dia meminum beberapa teguk dan hendak menghubungi Lu Shijin, tapi pada saat ini, pintu tiba-tiba terbuka.


Tang Rouchu kaget dan menoleh untuk melihat ke arah pintu, ternyata itu Ji Yinfeng.


Pintunya ditutup dengan cepat, Tang Rouchu mengerutkan kening menataonya, “Ji Yinfeng, apa yang kamu lakukan? Ini kamarku, silakan keluar.”


Ji Yinfeng menatap Tang Rouchu, tanpa niat untuk keluar , “Rouchu, aku ingin berbicara denganmu.”


Hello! Im an artic!


“Aku sudah pernah mengatakan padamu dengan sangat jelas bahwa tidak ada yang perlu kita bicarakan.” Tang Rouchu terlihat dingin, tapi dia tetap waspada.


Ji Yinfeng tiba-tiba masuk ke kamarnya pasti karena ia memiliki maksud terselubung.


“Mungkin tidak ada yang ingin kamu bicarakan, tapi aku punya banyak hal yang ingin aku bicarakan denganmu.”


Ji Yinfeng menatapnya dengan dalam , dan perasaan tertentu dalam hatinya meluap.

__ADS_1


Ji Yinfeng tahu bahwa itu adalah perasaan cinta yang masih tersisa pada Tang Rouchu.


“Ji Yinfeng, apakah Gu Ruoruo tahu kamu datang ke sini? Bukankah ini sedikit tidak pantas?”


Tang Rouchu mundur beberapa langkah.


Sekarang Ji Yinfeng membuatnya merasa sedikit terancam, terutama ketika dia melihat ekspresi di wajah pria itu. Jantung Tang Rouchu tiba-tiba berdegup kencang.


“Tenang saja, Gu Ruoruo tidak tahu aku datang ke sini, Rouchu kembalilah bersamaku, aku salah karena telah menyakitimu sebelumnya, kamu harus tahu bahwa aku selalu menyukaimu, di dalam hatiku selalu ada kamu.”


Ketika Ji Yinfeng mengatakan ini dengan ekspresi penuh harapan, Tang Rouchu hampir berpikir dirinya sedang berhalusinasi.


Dia memelototi Ji Yinfeng dengan kaget. Setelah beberapa saat, dia menarik napas dalam-dalam dan langsung menggertaknya, “Ji Yinfeng, apa kamu bercanda? Apakah kamu tahu apa yang akan tsedang kamu bicarakan? Jika aku tidak salah, kamu sudah memiliki istri! ”


Ji Yinfeng mengatakannya sekali lagi, pikiran konyolnya yang ingin mempertahankan Tang Rouchu di benaknya semakin kuat.


Tang Rouchu tiba-tiba terdiam, dan untuk pertama kalinya merasa bahwa Ji Yinfeng benar-benar aneh.


“Ji Yinfeng, jika aku kembali kepadamu, bagaimana dengan Gu Ruoruo? Bagaimana dengan bayimu?”


“Dia dan bayiku, aku bisa memberikan perawatan yang lebih baik, dan aku bisa memberikan apa pun yang kamu inginkan.” Ji Yinfeng berkata dengan tegas dan tulus.


Penilaian Tang Rouchu terhadap pria ini seketika jatuh.


Dia merasa sulit dipercaya, “Ji Yinfeng, aku benar-benar tidak tahu kenapa kamu mengatakan kata-kata ini padaku, apakah kamu berpikir bahwa setelah penderitaan yang aku alami aku akan kembali padamu begitu saja? Bahkan jika kamu cerai dengan Ruoruo, aku tetap tidak akan kembali kepadamu, jangan berharap aku akan kembali padamu.”

__ADS_1


“Kenapa?” Setelah Yinfeng bicara panjang lebar, Tang Rouchu masih menatapnya dengan tatapan acuh tak acuh seperti itu, dan mata Ji Yinfeng tiba-tiba memerah, “Kita baru tak lama berpisah, apakah kamu sudah melupakan sepenuhnya? Selama kamu mau, Kita bisame mulai dari awal dan kembali seperti dulu. Selama kamu mau, aku bisa memberimu apa saja.”


“Mustahil!” Setelah mendengarkan kata-kata Ji Yinfeng, Tang Rouchu tidak tersentuh sama sekali, Rouchu secara langsung dan tegas mengertaknya, “Ji Yinfeng, aku tidak mungkin bersamamu, tolong keluar, jangan sampai aku berteriak memanggil seseorang, jika Gu Ruoruo mengetahui ini, kamu pasti akan dalam masalah besar”


Perkataan Tang Rouchu akhirnya membuat Ji Yinfeng marah, “Tang Rouchu, apakah kamu menolakku karena pria itu? Apakah kamu sudah jatuh cinta padanya?”


“Bukan urusanmu! Ji Yinfeng, menurutmu apa kamu layak berbicara padaku dengan nada ini?”


Tang Rouchu juga terganggu oleh nada buruk Yinfeng, dan segera berkata dengan tanpa segan.


Wajah Ji Yinfeng penuh amarah, dan dia mendekati Rouchu selangkah demi selangkah, “Siapa pria itu? Bagaimana kalian bisa mengenal satu sama lain? Apa hubunganmu dengannya?”


“Aku sudah mengatakan, ini bukan urusanmu, silakan keluar.” Tang Rouchu menatapnya dengan jijik.


Ji Yinfeng kesal dan marah dengan tatapan Rouchu dan marah, dia mengambil napas panjang dan memandangnya, “Tang Rouchu yang kukenal selalu memiliki sikap penuh kasih kepadaku, dia adalah gadis yang sangat lembut, dan dia tidak akan sedingin dan tidak simpatik sepertimu.”


Tang Rouchu mencibir, “Memangnya kenapa? Ketika aku mencintai seseorang, aku bisa memberikan orang itu semua yang aku miliki, ketika aku tidak mencintainya, bagiku dia hanya angin yang lewat, Ji Yinfeng, dalam pandanganku saat ini, kamu tak lebih dari angin lewat.” Tang Rouchu merasa puas ketika mengatakan itu.


Benar!


Pria pengkhiatan ini telah diusir dari hatinya sejak lama, pria ini telah lama kehilangan posisinya di dalam hatinya!


Emosi Ji Yinfeng akhirnya menjadi tak terkontrol.


Dia berjalan mendekati Tang Rouchu, dengan mulai menggila, ia memegang bahunya dan mencoba untuk menciumnya.

__ADS_1


__ADS_2