
Hello! Im an artic!
“Apa yang Ingin kamu minum?” Melihat Tang Rouchu sudah selesai melihat-lihat, Lu Shijin pun bertanya.
Tang Rouchu menarik kembali pandangannya dan menatap ke arah Lu Shijin.
Hello! Im an artic!
Sekarang, pria ini sudah melepaskan jasnya, lengan kemejanya digulung sampai ke sikunya, dua kancing teratasnya dibuka dan menampilkan tulang bahunya yang seksi.
Dia juga mengenakan kacamata berbingkai emas dan wajah dinginnya tampak sedikit lebih elegan.
Mata Tang Rouchu langsung bersinar, merasa lelaki ini terlihat sangat amat tampan saat ini, ini membuatnya sedikit terkejut.
“Kopi saja.” Dia tersenyum, kemudian duduk di sofa.
Hello! Im an artic!
Lu Shijin mengangguk, kemudian menekan beberapa nomor pada telepon di atas mejanya, dan memerintakahn Mu Ling untuk membuatkan mereka kopi, kemudian ia memberikan sebuah laptop kepada Tang Rouchu, “Aku kerja dulu sebentar, kamu bersantai saja, setengah jam lagi, aku akan menemani kamu.”
“Baik, kerjakan dulu pekerjaanmu.” Tang Rouchu mengangguk, kemudian menatap Lu Shijin yang kembali bekerja di mejanya.
Setelah beberapa saat, Mu Ling masuk dan membawakan dua gelas kopi.
Mu Ling sepertinya tidak terkejut atas kedatangan Tang Rouchu, dia dengan sopan meletakkan kopinya di depan Tang Rouchu, kemudian mundur keluar.
Ruangannya menjadi tenang kembali, terkadang terdengar suara Lu Shijin yang sedang membaca dokumen, Tang Rouchu tidak mengganggunya, dia membuka browser, dan mulai melihat berita di Weibo dan media lainnya.
__ADS_1
Hanya dalam waktu 1 jam, berita dia dan Gu Ruoruo sudah memasuki tangga teratas berita terpanas.
Banyak sekali komentar berisi kemarahan yang mengarah ke Tang Rouchu. Weibonya juga dipenuhi pesan pribadi, komentar, semuanya penuh dengan kata-kata jahat.
Tang Rouchu terlihat tenang, dia memang tidak terlalu mempedulikan hal ini.
Biarkan Gu Ruoruo senang dulu, sekarang netizen mengangkatnya dengan tinggi, nanti dia akan jatuh lebih dalam.
Dia akan membuat Gu Ruoruo tahu, bahwa Tang Rouchu sudah bukan lagi orang yang bisa sembarang ia injak-injak lagi.
Oranh yang menipu orang lain pasti akan selalu tertipu kembali, pada akhirnya, dia akan menerima karma buruknya sendiri.
Setelah melihatnya sejenak, Tang Rouchu kemudian menutup browser itu, dan tatapannya kemudian mengarah ke Lu Shijin yang berada tidak jauh darinya.
Tatapan pria itu sangat terlihat fokus, ekspresi dinginnya terlihat tidak tergoyahkan, jari panjangnya sedang membolak-balik dokumen, dan tatapannya matanya menunjukkan kehebatan dan kebijaksanaan, juga memancarkan ketajaman dan kekuasaan yang hanya dimiliki oleh seorang pimpinan.
Tang Rouchu memegang gelas kopinya, meminum kopinya sambil diam-diam melihat pemandangan itu, di dalam benaknya teringat sebuah kata “Pria yang sedang serius bekerja, selalu terlihat tampan, paling seksi, dan paling menarik perhatian.”
Pria ini memang terlahir dengan ketampanan yang luar biasa, ditambah aura kuatnya, membuat dirinya terlihat tak tergapai.
Memikirkan ini, Tang Rouchu tidak bisa menahan diri untuk menghela nafas, walaupun pernikahannya dengan Lu Shijin bukan karena cinta, tapi dia bisa mendapatkan suami sehebat ini, hatinya juga merasa bangga.
Kalau ada orang yang tahu, mungkin mereka juga akan iri setengah mati.
“Hei, kalau kamu terus menatap aku, aku bisa mengganggu konsentrasi kerejaku, Apakah kamu ingin aku melakukan sesuatu yang bahkan diluar kontrol?” Melihat Tang Rouchu yang bengong itu, Lu Shijin tiba-tiba mengangkat kepalanya, dan melihat ke arahnya.
Tang Rouchu mengedipkan matanya, dengan pipi merah, ia berkata dengan canggung, “Maaf, silahkan lanjutkan pekerjaanmu.”
__ADS_1
Lu Shijin tersenyum dan berdiri dari tempat duduknya, berjalan ke samping Tang Rouchu dan duduk, “Bagaimana? Sekarang situasi di luar mungkin sangat kacau, kapan kamu berencana untuk menyerang balik?”
“Tidak perlu terburu-buru. Jarang-jarang Gu Ruoruo bisa senang, sebagai ‘adik’ yang baik, mana boleh aku mengganggu kesenangannya? Biarkan dia merasakan dirinya berdiri di puncak untuk sementara!”
Tang Rouchu berkata dengan cuek, tatapannya terlihat sangat santai.
Lu Shijin sangat kagum dengan ekspresinya yang percaya diri, dalam tatapannya terbesit secercah sinar, lalu ia berkata, “Kalau kamu sudah memiliki pertimbangan, aku tidak akan bertanya lagi. Sebentar aku ada rapat, jadi kamu mungkin harus menungguku di sini.”
“Tidak apa-apa, urus saja pekerjaanmu dulu.”Tang Rouchu mengangguk dengan pengertian.
Mengatur perusahaan sebesar ini, Lu Shijin pasti sangat sibuk, jadi Tang Rouchu juga tidak berani meyinta terlalu banyak waktunya.
Lagi pula, ini bukan pertama kalinya Gu Ruoruo menyakitinya, Tang Rouchu sudah terbiasa, dan ia juga tahu bagaimana cara untuk menghadapinya.
Tapi, walaupun begitu, Tang Rouchu tetap merasa sedikit terharu.
Dia baru beberapa hari menikah dengan Lu Shijin , tapi perhatiannya, sudah melebihi perjanjian mereka di awal.
Lu Shijin berpikir sejenak, dan mengatakan,”Aku akan kembali secepatnya, kalau kamu merasa bosan, kamu boleh jalan-jalan keluar.”
Tang Rouchu yang mendengarnya, seketika terkejut, “Sepertinya ini bukan ide bagus, bukan? Kalau ada yang mengenali aku, mungkin itu akan berpengaruh buruk pada reputasimu.”
“Tidak masalah, semua bawahanku bisa menjaga mulut mereka, kalau ada berani membocorkannya, orang itu akan langsung dipecat, selama kamu tidak mengganggu kerjaan mereka, kamu boleh melihat-lihat kemanapun.” Lu Shijin berkata dengan santai, di antara kata-katanya, ada juga kesenangan yang tak terlihat.
“Apa benar-benar tidak apa-apa?” Tang Rouchu yang mendengarnya, Matanya langsung bersinar.
“Boleh.” Jawab Lu Shijin sambil tersenyum.
__ADS_1
“Kalau gitu aku akan menurutimu.” Tang Rouchu berkata dengan senang.
Kesempatan seperti ini, benar-benar sulit didapat, ini seperti keajaiban yang jatuh dari langit, jadi tentu saja tidak bisa ditolak.