
Hello! Im an artic!
Makan malam pernikahan mereka yang romantis ini, berlangsung selama hampir 2 jam .
Karena waktu belum larut, selesai membayar, Lu Shijin menyarankan mereka untuk menetap di gunung dan melihat pemandangan malam hari, setelah itu baru pulang ke kota.
Hello! Im an artic!
Tang Rouchu juga tidak menolak.
Walaupun ia dan Lu Shijin hanya suami istri di atas kertas, tapi tidak bisa dipungkiri, dia melewati malam pertama ini dengan sangat senang.
Dan yang paling mengejutkan, berdiri di samping pria ini, seakan bisa membuat dirinya melupakan hal-hal buruk yang terjadi padanya.
Padahal dia baru berkenalan dengan Lu Shijin kurang dari 24 jam, tapi entah kenapa, pria ini bisa memberikannya rasa aman.
Hello! Im an artic!
Pemandangan malam di atas gunung itu benar-benar sangat indah, angin sepoi-sepoi, dan bintang bertebaran di langit. Tang Rouchu dan Lu Shijin menatap bintang dari balkon, lalu berjalan-jalan di sekitar tempat wisata di gunung itu.
Sampai sekitar jam 10, suhu mulai turun, Lu Shijin menyarankan agar mereka pulang.
Mereka berdua turun dari gunung, Lu Shijin langsung mengantar Tang Rouchu sampai ke depan pintu rumahnya.
Tang Rouchu turun dari mobil dan berpamitan dengan Lu Shijin, “Terima kasih untuk semuanya malam ini, hati-hati di jalan.”
Satu tangan Lu Shijin bersandar di jendela, sepasang mata gelap menatapnya, suaranya terdengar rendah, “Kapan kamu akan pindah ke tempat aku?”
“Aku harus membereskan barang-barangku dulu, kalau tidak ada masalah lain, dalam dua hari ini aku bisa pindah.”
Tang Rouchu memberikan jawaban yang pasti.
Lu Shijin mengangguk, kemudian mengulurkan tangannya keluar dari mobil, “Berikan ponselmu padaku.”
Tang Rouchu terkejut, dia kemudian menyerahkan ponselnya dengan perasaan bingung.
Lu Shijin menekan nomor pada ponsel itu, dan berkata kepadanya, “Ini adalah nomor pribadiku, setelah selesai membereskan barang-barangmu, telepon aku, aku akan menyuruh Mu Ling untuk datang menjemputmu.”
Setelah selesai, Lu Shijin langsung menyuruh Mu Ling menjalankan mobilnya.
__ADS_1
Tang Rouchu berdiri di sana, dan melihat kepergiannya, sampai mobil Lu Shijin sepenuhnya hilang dari pandangannya, barulah ia masuk ke dalam rumah.
Saat ia masuk, kediaman keluarga Tang masih terang.
Tang Rouchu masuk ke dalam rumah, pengurus rumah, Paman Zhao langsung mendatanginya, dan berkata dengan sopan, “Nona, Tuan meminta Anda untuk pergi ke ruang kerjanya, katanya, ia ingin membahas sesuatu dengan anda.”
Tang Rouchu terkejut, dia kemudian menoleh ke arah ruang kerja, sambil menyindir, “Masih ada apa lagi yang masih bisa kita bicarakan?”
“Ini…”
Pengurus rumahnya terdiam sesaat, dia menatapnya dengan sedikit tidak tega, “Nona, sebenarnya, hari ini orang keluarga Ji datang ke rumah, hari pernikahan nona Ruoruo dan tuan muda Ji sudah ditetapkan, tanggalnya itu…adalah tanggal pernikahan anda dan tuan muda Ji sebelumnya.”
“Apa?”
Wajah Tang Rouchu menjadi tegang, dia bahkan tidak percaya.
“Nona, anda harus bersabar.”
Paman Zhao menghela nafas, dia menatap Tang Rouchu dengan khawatir, takut wanita itu akan depresi.
Tang Rouchu tidak berbicara, ia merasakan ada aura dingin yang menusuk ke dadanya, membuatnya tidak bisa bernafas.
Pintu ruang kerja tidak tertutup, lewat sela pintu itu, dia bisa melihat ayahnya sedang duduk di sofa sambil meminum teh.
Tang Rouchu mengepalkan tangannya dan masuk kedapan.
“Kamu sudah pulang?”
“Paman Zhao mengatakan bahwa kamu ingin membicarakan sesuatu denganku, apa yang ingin kamu bicarakan?”
Tang Rouchu berjalan masuk, dia bahkan tidak menyapa ayahnya, nada bicaranya benar-benar dingin.
Tang Song seperti sudah terbiasa dengan sikap Tang Rouchu, dia juga tidak peduli, setelah meletakkan gelas tehnya, dia berkata, “Aku memanggilmu ke sini karena ingin memberitahu kamu, bahwa tanggal pernikahan kakakmu dan Ji Yinfeng sudah ditetapkan.”
Tatapan Tang Rouchu sangat tegas, suaranya juga seakan tertutup salju, sangat dingin, “Aku sudah tahu.”
“Bagaimana kamu bisa tahu?”
Tang Song terkejut, ini diluar dugaannya.
__ADS_1
“Iya, kalau bukan Paman Zhao yang memberitahuku, aku juga benar-benar tidak akan tahu bahwa ‘ayah baikku’ ini, akan menusuk aku dari belakang!”
Tang Rouchu menyindirinya sambil tersenyum, di dalam matanya terlihat jelas kebencian yang membara.
“Apa maksud ucapanmu ini?”
Wajah Tang Song langsung menjadi gelap, dia sedikit kesal dengan tatapan dan ucapan Tang Rouchu yang durhaka itu.
“Apakah ada yang salah dengan omongan aku? Sebelum hari ini, Ji Yinfeng masih tunangan aku, dia mengkhianatiku, dan berselingkuh dengan Gu Ruoruo si wanita ****** itu, kamu tidak menentang pernikahan mereka, kamu malah menyetujui dan mendukungnya! Kenapa kamu tega menyakiti anak kandungmu sampai ke tahap ini?”
Tang Rouchu menatapnya dengan kesal, ucapannya terdengar sangat marah.
Tang Rouchu tidak peduli pada Ji Yinfeng selingkuh, ia juga tidak peduli pada dengan Gu Ruoruo yang sengaja mempersulitnya, tapi ketika dia tahu Tang Song menyetujui pernikahan kedua orang ini, dan bahkan memilih tanggal di mana seharusnya dia menikah dengan Jin Yinfeng, dia tiba-tiba merasakan kekecewaan yang sangat dalam, yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Tang Song memang memiliki sedikit keraguan. ketika dituduh seperti itu oleh Tang Rouchu, tatapannya sedikit bergetar, nadanya menjadi lebih lembut, “Rouchu, ayah tahu kamu sedih, tapi masala kakak kamu dan Yinfeng sudah terjadi, dan waktu tidak akan bisa diputar kembali. Ayah hanya bisa menyetujui semua ini. Tiga hari dari sekarang adalah hari tunangan Ruoruo, dan hari pernikahan mereka telah di tetapkan 2 bulan dari sekarang, sebagai bagian dari keluarga Tang, kamu juga harus menghadiri acara ini, dan jangan menentang.”
Setelah mendengar perkataan ayahnya, Tang Rouchu benar-benar tidak berani percaya dengan semua yang dia dengar.
“Apa…apa yang kamu katakan? Coba katakan sekali lagi?”Tang Rouchu benar-benar merasa dirinya salah dengar.
Ayahnya…menyuruhnya untuk menghadiri acara tunangan kedua iblis itu?
“Hahaha…”
Tang Rouchu membesarkan kedua matanya dengan tidak percaya, dia merasakan seluruh darahnya naik ke otaknya, dia benar-benar sangat marah sampai hanya bisa ketawa, “Kamu benar-benar ayah terbaik aku! Gu Ruoruo merebut tunanganku, kamu tidak membantuku, dan malah menyuruhku menghadiri acara tunangannya! Hahaha, hari ini aku benar-benar baru tahu, anak kandung sendiri hanyalah seutas rumput bagimu, dan anak seorang selingkuhan malah dianggap seperti harta karun.”
“Aku benar-benar ingin bertanya kepadamu, apakah aku adalah anak kandungmu? Kalau bukan, tolong beritahu aku, karena jika aku benar-benar anakmu, itu sangat menyedihkan!”
Ucapan Tang Song tadi, benar-benar sangat membuat Tang Rouchu terpukul, ia seakan menggila, ucapannya juga tidak terkontrol lagi.
“Sialan!”
Tang Song mulai marah besar, “Hal ini memang kesalahan Ruoruo, tapi dia sudah hamil, nasi telah jadi bubur, apakah aku harus memisahkan mereka? Aku tidak menyalahkannya untuk menjaga perasaan tante Xiaowanmu, apakah kamu mengerti?”
“Jadi, aku pantas menjadi orang yang dikorbankan itu, begitu bukan?”
Tang Rouchu terus tertawa dingin, dia menarik nafas dalam-dalam, dan berusaha menahan rasa kecewa dan kesedihannya itu, kemudian dia berbicara dengan tenang, “Kamu benar-benar tidak pantas menjadi ayahku, kalau ibuku masih hidup, dia tidak akan membiarkan orang lain memperlakukanku seperti ini.”
Setelah mengatakan ini, ia langsung berjalan pergi tanpa menoleh ke belakang.
__ADS_1
Ketika hendak keluar dari pintu, ia menghentikan langkahnya, kemudian menambahkan, “Dalam dua hari ini, aku akan pindah keluar. Aku tidak akan hadir dalam acara tunangan Gu Ruoruo, jadi lebih baik kamu menyerah saja.”