UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 51 Hanya Pria Buta Yang Akan Tertarik Denganmu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Tang Rouchu, aku sudah menghormatimu, tetapi mengapa kata-katamu begitu keterlaluan? Apa orang sepertimu pantas untuk dihargai oleh pria berbakat?” Mendengar kata-kata Tang Rouchu, Gu Ruoruo kehilangan kesabaran dan langsung mengejeknya.


Pada saat ini, suara lembut tiba-tiba datang dari samping, “Kenapa dia tidak pantas dihargai oleh pria berbakat?”


Hello! Im an artic!


Mereka bertiga melihat kearah sumber suara pada saat yang sama, dan yang mereka lihat adalah seorang pria tampan yang berjalan perlahan menuju sisi mereka.


Pria itu berjalan dengan anggun mendekati mereka dan memancarkan aura yang memesona.


Melihat kedatangan Lu Shengyao, reaksi ketiga orang itu berbeda.


Tang Rouchu sangat tenang, dia tahu bahwa Lu Shijin yang menyuruh Lu Shengyao untuk membantunya.


Hello! Im an artic!


Tetapi Gu Ruoruo malah sangat terpukau.


Pria ini sangat tampan, pakaiannya mewah, barang bermerek, ditambah pesonanya, memancarkan aura yang menekan Ji Yinfeng.


Sedangkan Ji Yinfeng…pupilnya menyusut dan wajahnya mendung.


Pria ini.


Bukankah ini pria yang bersama Tang Rouchu hari itu?


Hubungan antara kedua orang ini tampak sangat tidak biasa.


“Siapa kamu?” Tanya Gu Ruoruo

__ADS_1


Lu Shengyao tidak memedulikannya dan berjalan langsung ke Tang Rouchu, berkata, “Sudah waktunya kembali.”


“Baiklah!”


Tang Rouchu tersenyum, melewati Ji Yinfeng dan Gu Ruoruo, dan berjalan menuju Ruang VIP.


Gu Ruoruo tidak menyerah, dan bertanya lagi, “Hei, aku bertanya padamu, siapa kamu? Apa hubunganmu dengan Tang Rouchu?”


Mendengar pertanyaan kasar ini, Lu Shengyao merasa jijik dan menjawab dengan meniru nada bicara Tang Rouchu, “Apa ada hubungannya denganmu?”


“Apa aku boleh bertanya kamu siapa? Ruoruo merupakan kakak Rouchu dan aku adalah kakak iparnya.” Dengan tidak sabarnya Ji Yinfeng pun mulai berbicara.


Setelah mendengar ini, Lu Shengyao membalas, “Kakak? Bukankah Tang Rouchu adalah anak tunggal? Sejak kapan dia memiliki seorang kakak?” Pipi Ji Yinfeng dan Gu Ruoruo tiba-tiba menegang.


“Apa yang kamu katakan?”


“Apakah aku salah? Bukankah kamu hanya anak dari seorang wanita simpanan? Bahkan marga kalian saja tidak sama, apa layak disebut kakak?” Lu Shengyao tersenyum dan mencemooh Gu Ruoruo dengan tanpa rasa segan.


Wajah Gu Ruoruo berubah total dan ingin memarahi Lu Shengyao, tetapi Ji Yinfeng menghentikannya dan berkata, “Tuan, bukankah kata-katamu barusan sedikit keterlaluan?”


Tang Rouchu tidak berbicara.


Kata-kata yang diucapkan Lu Shengyao benar-benar kejam.


Tang Rouchu baru tahu bahwa jika pria tampan ini, ketika marah akan sekejam ini!


Tang Rouchu tiba-tiba menatap Ji Yinfeng dan Gu Ruoruo dengan sedikit simpati.


Ekspresi mereka berdua terlihat kesal, menunjukkan jelas bahwa meeka tidak tahan dengan kata-kata kejam Lu Shengyao.


Setelah Tang Rouchu melihatnya, hatinya meledak gembira.

__ADS_1


Meskipun kata-katanya kejam, tapi ini membuat kebenciannya memudar!


Amarah Gu Ruoruo meluap, dia menunjuk Sheng Yao dan berkata, “Menurutmu seberapa baiknya Tang Rouchu? Dia itu adalah mantan pacar suamiku, apakah kamu benar-benar berpikir kamu telah mendapat sebuah berkah? Mungkin dia telah ditiduri oleh banyak pria.”


Gu Ruoruo mengatakan ini tanpa ragu dan bahkan dengan sengaja meningkatkan volume suaranya, sehingga menarik perhatian banyak orang di sekitarnya.


Wajah Tang Rouchu berubah dan dia terlihat marah. Lu Shengyao berkata sambil tersenyum, “Aku tidak tahu berapa banyak pria yang telah kamu tiduri. Tapi Rouchu itu bersih, cantik dan halus, kuat, mandiri, pintar, perhatian, dia bahkan lebih cantik darimu, memiliki tubuh yang lebih bagus darimu, dan dia lebih suci darimu, dia itu adalah tipe wanita idamanku. Tidak sepertimu, terlalu kekanak-kanakkan, sombong, kejam, jelek. Hanya pria buta yang akan tertarik dengan wanita sepertimu, Jika bukan karena takut menodai tanganku, aku pasti sudah memukulmu.”


Tang Rouchu dan Ji Yinfeng terdiam


Gu Ruoruo benar-benar marah.


Kata-kata Lu Shengyao sangat menusuk hati.


Dia marah hingga gemetaran, merasa ingin mencekik Tang Rouchu.


Pria berengsek ini benar-benar membuatnya marah!


Dulu ketika Rouchu memiliki Ji Yinfeng, dia tidak punya apa-apa. Sekarang, dia akhirnya mendapatkan Ji Yinfeng, tetapi si ****** ini malah menemukan pria yang lebih baik daripada Ji Yinfeng.


Wanita ****** ini sepertinya selalu ingin mencari masalah dengan dirinya, dan selalu ingin selangkah lebih maju dari dirinya, bahkan pria yang ia miliki sekarang, jika dibandingkan dengan Ji Yinfeng, bagaikan langit dan bumi.


Kecemburuan terukir di hati Gu Ruoruo, dia menatap Tang Rouchu dengan tatapan membunuh.


Tang Rouchu mengabaikan tatapan kebencian Gu Ruoruo dan menarik lengan Lu Shengyao dan berkata, “Lupakan saja, ayo pergi, jangan buang-buang waktu di sini.”


Dia tidak ingin Shijin menunggu terlalu lama.


Lu Shengyao memandang Rouchu dan tersenyum padanya, “Baiklah, ayo kembali.”


Sebelum mereka pergi, Ji Yinfeng tiba-tiba berkata, “Tang Rouchu, cintamu terhadapku ternyata tidak seberapa, setelah putus denganku, dalam sekejap kamu sudah jatuh ke pelukan orang lain, benar-benar menjijikkan.”

__ADS_1


“Hari-hari yang aku habiskan bersamamulah yang membuatku jijik.” Tang Rouchu menjawab tanpa berhenti berjalan, bahkan dia tidak memandangnya, hanya meninggalkan kata-kata yang dingin.


Di belakangnya, Ji Yinfeng menatap punggungnya dan mengepalkan tinjunya dengan penuh amarah, serta melihat Sheng Yao dengan penuh kecemburuan.


__ADS_2