UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 64 Masih Banyak Waktu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Sementar yang aku tahu adalah Cheng Yi, Hua Yu, Yu Le Shi Dai”


Song Anyi menjawabnya, kemudian melanjutkan, “Wanita ini benar-benar tidak tahu malu, ia bahkan tidak memilih perusahaan kecil, dan langsung memilih perusahaan media yang terkenal di dalam negeri, dia tidak lihat dirinya seperti apa, perusahaan mana yang mau menandatangani kontrak dengannya!”


Hello! Im an artic!


“Belum tentu.”


Mendengar penghinaan Song Anyi, Tang Ruochu malah menggelengkan kepalanya , “Jangan lupa, di belakang Gu Ruoruo ada Ji Yinfeng yang membantunya, walaupun Jishi Grup tidak berada di dunia entertainment, tapi kekuatannya di dalam negeri tidak kecil, dengan sedikit uang, tidak sulit baginya untuk membuat seseorang terkenal. Dan juga, jangan meremehkan Gu Ruoruo, beberapa tahun ini, dia menggunakan nama keluarga Tang, dan mendapatkan banyak koneksi orang-orang besar, kalau dia bilang dia akan kembali ke dunia entertaiment, ia pasti bukan hanya bicara kosong doang.”


Mendengar penjelasan Tang Ruochu, Song Anyi juga ikut mengerutkan keningnya, “Bagaimana ini? Apakah kita harus melihat dia kembali ke dunia hiburan, dan tidak melakukan apapun?”


“Kalau dilihat dari keadaan sekarang, memang begitu.” Tang Ruochu mengedipkan matanya tanpa ekspresi.


Hello! Im an artic!


Song Anyi menatapnya dengan sedikit curiga, “Kamu tenang sekali, apakah kamu sudah punya rencana sendiri?”


“Tidak, sesuai ucapan aku yang dulu, apapun yang datang kita harus bersiap untuk menerimanya, dan juga, aku tidak bisa menyaingi kemampuan Jishi Grup dalam menggunakan uang. Jadi…”


Tang Ruochu tertegterdiamun, dan tiba-tiba tersenyum dan berkata, “Biarkan dia kembali ke dunia hiburan dulu, sekarang kita tidak perlu menyerangnya, lagi pula, citranya sangat buruk sekarang, akan sulit baginya untuk menjadi terkenal dan disukai orang dalam waktu dekat. Jadi kita masih punya banyak waktu.”


“Benar juga! Baiklah, kita biarkan dia meloncat senang untuk sementara terlebih dahulu.”


Mereka berdua sepakat, dan tidak lagi membicarakan tentang hal ini lagi, Song Anyi dengan wajah kasihan menepuk bahu Tang Ruochu, berkata, “Ruochu, aku benar-benar senang melihatku bisa setegar ini, dulu aku bahkan khawatir kamu akan hancur karena pengkhiatan Ji Yinfeng.”


“Kamu terlalu meremehkan aku, kenapa aku harus menyiksa diri sendiri hanya karena seorang pria menyakitiku? Malah, aku harus berterima kasih padanya, karena pengkhianatannya, aku bisa menemukan seseorang yang lebih baik.”

__ADS_1


Teringat Lu Shijin, sudut bibir Tang Ruochu tanpa sadar melengkung ke atas.


Song Anyi juga mengangguk setuju, “Betul betul, serius, presiden Lu-mu itu benar-benar sangat tampan, Ji Yinfeng sama sekali tidak ada apa-apanya di banding presiden Lu.”


Tang Ruochu tersenyum, “Aku juga merasa begitu.”


Song Anyi tidak bisa menahan diri, “Kalau aku bisa bertemu dengan orang seperti itu, entah akan sebahagia apa hidupku!”


“Kenapa? Kamu mulai tidak menyukai priamu itu?”


“Iya, dia jauh dibawah Presiden Lu-mu, aku ingin menggantinya dengan orang lain saja.” Kata Song Anyi dengan setengah bercanda.


Tang Ruochu juga tidak menganggapnya serius, jadi ia hanya tersenyum menggelengkan kepala, dan tidak berbicara apapun lagi.


Tapi ia tidak menyadari, ketika Song Anyi berkata seperti itu, di matanya terbesit sebuah emosi penderitaan yang susah tertangkap.


Ketika mereka berdua berbicara dan tertawa, Lina keluar dari ruangan manajernya, dan berhenti di depan Tang Ruochu.


Tang Ruochu dan Song Anyi dengan terburu-buru menyapanya.


Lina mengangguk membalas sapaan mereka, dengan ekspresi serius berkata, “Malam ini ada sebuah acara para petinggi, 4 anggota dari departemen media diminta menghadari acara itu, kalian berdua adalah salah satu di antaranya, setelah pulang kerja, pergilah denganku.”


“Acara petinggi?”


Tang Ruochu dan Song Anyi yang mendengarnya langsung tertegun, dengan bingung berkata, “Bukankah acara petinggi hanya bisa dihadiri oleh para manajer? Kenapa kita diminta ikut?”


“Permintaan dari atasan.”


Lina berkata dengan tenang tanpa memberikan penjelasan, hanya saja ketika melihat Tang Ruochu, ada sedikit rasa ingin mengatakan sesuatu tapi tidak bisa.

__ADS_1


Tang Ruochu mengerutkan keningnya, sepertinya sudah menangkap emosi Lina, ketika ingin bertanya, Lina malah berjalan pergi, dan meninggalkan satu kalimat, “Pokoknya, malam ini kalian harus hadir.”


Ketika dia pergi, Song Anyi langsung berkata, “Aku punya firasat buruk.”


Tang Ruochu melihatnya, sambil merapatkan bibirnya berkata, “Aku juga.”


“Tidak bisakah kita menolak? Aku tidak ingin pergi.” Kata Song Anyi mengerutkan keningnya.


Tang Ruochu menatapnya, kemudian bertanya dengan tenang, “Apa kamu berani melawan ucapan manajer?”


Song Anyi menghela nafas, “Tidak berani.”


“Kalau tidak berani ya pergi, apa yang harus kita takutkan, hanya sebuah acara saja, mereka juga tidak mungkin memakan kita kan?”



Malam itu, Tang Ruochu dan Song Anyi, Lu Xiaolin dan Lina pergi menghadiri acara petinggi.


Acaranya diadakan di ruangan besar di sebuah hotel berbintang.


Ruangannya sangat besar, ada dua meja bulat yang sangat besar, cukup untuk tiga puluh orang, ketika mereka berempat sampai, beberapa kursi di ruangan itu sudah terisi, semua orang disana adalah para petinggi perusahaan, sekilas ini terlihat sangat spektakuler.


Song Anyi menarik nafas dalam-dalam, dan menarik tangan Tang Ruochu, dengan tegang berkata, “Kakiku jadi sedikit lemas.”


Tang Ruochu menepuk tangannya, dengan suara rendah berkata, “benar-benar aneh, yang datang semua adalah manajer, wakil manajer, yang pegawai bias hanya kamu dan aku saja bukan?”


“Sepertinya begitu, apa yang sebenarnya terjadi?”


“Tidak tahu.” Tang Ruochu menggelengkan kepalanya, dan dengan sedikit tegang berkata, “Kita lihat saja nanti, apa bila tidak ada urusan apapun, lebih baik kita diam saja.”

__ADS_1


“Baiklah.”


__ADS_2