UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 70 Tidak Menyimpan Niat Baik


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Dan ketika Tang Ruochu dilihat oleh mereka, Tang Ruochu juga melihat semua orang.


Selain Lu Shengyao, masih ada tiga pria dan satu wanita.


Hello! Im an artic!


Tiga pria itu, sepertinya seumuran Lu Shijin, dari tampang dan auranya, semuanya tidak biasa, langsung tahu dari keluarga kaya.


Dan wanita tersebut, sepertinya seumuran dia, memiliki wajah lonjong yang sangat cantik, dan aura elegan tubuhnya, sepertinya putri keluarga kaya.


“Halo semuanya.”


Setelah saling bertatapan, Tang Ruochu membuka mulutnya, dan menyapa semua orang. Suaranya terdengar sangat enak di dengar.


Hello! Im an artic!


Senyuman dia itu, membuat orang-orang yang sedang melihatnya, langsung fokus kembali, dan di dalam mata mereka penuh dengan kejutan.


“Halo Adik ipar!”


“Halo Kakak ipar!”Tiga pria dan satu wanita langsung berdiri, menyapannya dengan sikap sopan.


Mereka sepertinya bukan orang biasa, yang pria terlihat tampan, yang wanita juga cantik, ketika mereka secara kompak menyapanya, Tang Ruochu tersenyum.


Lu Shijin menariknya untuk duduk di sofa, dia kemudian menunjuk ke arah tiga pria dan satu wanita itu dan memperkenalkan mereka kepada Tang Ruochu, “Shen Mu, Chu Yuan, Ling Yao, dan yang terakhir ini adalah adiknya Ling Yao, Ling Yirou. Dia adalah teman baikku dan Sheng Yao dari kecil.”


Tang Ruochu mengangguk, dan tersenyum kepada semua orang, “Halo semuanya, aku Tang Ruochu.”


“Kamu sudah menjadi bagian dari kamu, jangan sungkan lagi, cepat duduk.”


Shen Mu melambaikan tangannya, dan mempersilahkan semua orang untuk duduk.


Lu Shengyao berlari ke samping Tang Ruochu dan menariknya ke samping, berkata dengan wajah semangat , “Kakak ipar, aku aku akan membawamu melihat-lihat disekitar sini, di sini ada banyak barang yang unik dan juga sangat menarik. Dan yang paling penting, kakak punya banyak alkohol mahal di sini, biasanya aku juga tidak boleh meminumnya, bagaimana jika kita memanfaatkan kesempatan ini dan mengambil beberapa botol alkohol untuk kita minum?”


Tang Ruochu menatapnya sebentar, kemudian melirik ke arah Lu Shijin, lalu melihat ke arah yang lainnya, seakan bisa membaca pikiran mereka, dia langsung menjawab, “Baik!”

__ADS_1


Setelah mereka berdua pergi, beberapa orang itu baru menarik kembali pandangan mereka, dan langsung menatap ke arah Lu Shijin, dengan wajah tidak percaya berkata, “Shengyao mengatakan kamu sudah jatuh cinta, kami masih tidak percaya, tapi sekarang kelihatannya omongan Shengyao benar?”


“Seperti yang kalian lihat.”


Lu Shijin menggerakan bahunya, dengan ekspresi tenang.


“Wajah dan auranya tidak buruk, cocok denganmu.” Shen Mu dengan tenang memberikan komentar.


“Tapi kenapa aku merasa adik ipar ini kelihatan tidak asing?” Chu Yuan berpikir sejenak dengan wajah bingung.


“Tang Ruochu—–bukankah dia adalah orang yang mengemparkan dunia media belakangan ini?” Ling Yao berpikir sejenak, dan akhirnya teringat Tang Ruochu.


“Apakah dia adalah orang yang sama dengan Tang Rouchu yang disukai oleh kak Shijin?” Ling Yirou mengerutkan kening bertanya, seperti tidak percaya.


Dengan reaksi berbeda dari empat orang, Lu Shijin hanya mengangguk pelan, “Memang dia.”


Mereka berempat saling menatap sejenak, Chu Yuan dengan bingung bertanya, “Berita itu sangat buruk, tapi sepertinya Shijin sudah tahu masa lalunya?”


“Berita itu bukan faktanya, aku tidak perlu peduli.” Lu Shijin berkata dengan tenang.


“Selera Shijin sangatlah tinggi, mana mungkin ia bisa menyukai orang yang biasa-biasa saja?”


Shen Mu tersenyum, dan mengangkat gelasnya, “Tidak peduli bagaimanapun, ayo kita selamat kepada Shijin, pada akhirnya, dia menjadi orang yang paling pertama menikah di antara kita.”


“Haha, benar juga, kami semua mengira kamu akan jomblo selamanya, tak menyangka, kamu menikah juga!”


Mendapat kesempatan untuk menggoda Lu Shijin, mereka tidak menyia-yiakan kesempatan ini dan terus menertawakannya.


Saat ini, Tang Ruochu dan Lu Shengyao sudah kembali, mereka pergi dengan tangan kosong, tapi ketika kembali, masing-masing dari mereka membawa 2 botol anggur merah di tangan mereka, anggur itu keliatan sangat mahal.


Lu Shengyao berlari dengan semangat, dan meletakkan botol anggur merah itu di meja, dan langsung berteriak, “Teman-teman, hari ini berkat kakak ipar, kita bisa minum anggur merah yang selama ini disimpan oleh kakak kita.”


Ling Yao yang mendengarnya, langsung bersemangat, “Ini adalah anggur yang tidak mau ia keluarkan ketika ulang tahunku waktu itu?”


Lu Shengyao tersenyum berkata, “Betul sekali!”


“Sepertinya, hari ini kamu akan berdarah, Shengyao.” Shen Mu dan Chu Yuan juga tersenyum dengan semangat, sepertinya, mereka sudah menantikan anggur merah ini untuk waktu yang lama.

__ADS_1


Lu Shijin mengedipkan mata dengan santai, terlihat tidak peduli, dia hanya berkata, “Mau minum ya minum saja.”


“Kamu yang mengatakan ini, jangan menyesal.”


Mereka langsung membuka botol-botol itu, Chu Yuan kemudian melambaikan tangan kepada Tang ruochu, “Adik ipar, sini, ini pertama kalinya kita bertemu, bagaimanapun, kamu harus minum dengan semua orang.”


“Betul betul, kakak ipar, sini aku bersulang denganmu.”


Mereka semua langsung mengangkat gelas mereka dan mendekatkan gelas mereka ke arah Rouchu.


Tang Ruochu hanya mengangguk, dan tidak menolaknya.


Dia tidak jago minum, tapi jika hanya minum segelas saja, ia tidak akan mabuk, jadi ia dengan senang mengangkat gelasnya dan bersulang dengan mereka.


Setelah menghabiskan satu gelas anggur, mereka mulai bersemangat, dan mereka menarik Shijin untuk minum bersama mereka.


Saat mereka sedang menikmati anggur merek sambil berbincang, Lu Shengyao tiba-tiba menyarankan, “Kalau kita hanya minum saja, pertemuaan ini tidak akan ada artinya, bagaimana kalau kita main permainan? Yang kalah minum tiga gelas.”


“Boleh, main dadu? Tebak angka?”


“Tebak angka saja, kakak ipar juga ikut ya!” Lu Shengyao tersenyum kepada Tang Ruochu, tatapannya tamoak tidak menyimpan niat baik, sepertinya ia ingin membuat Tang Ruochu mabuk.


Dia tahu bahwa Tang Ruochu tidak jago minum, kalau mabuk, ia pasti tidak akan sadar, nanti dia bisa memanfaatkan kesempatan ini, agar kakak ipar dan kakaknya bisa tidur bersama.


Oang lain di samping juga ikut memanas-manaskan, “Kakak ipar ikut, Shijin juga harus ikut bukan?”


Tang Ruochu juga tahu mereka tidak memiliki niat baik, hanya tersenyum dan berkata, “Aku tidak masalah, walau aku tidak bisa minum, masih ada Shijin yang bisa membantuku untuk minum.”


“Boleh, lagi pula Shijin juga jago minum.”


Beberapa pria itu terlihat sangat bersemangat, bagi mereka, jika dalam kehidupan ini mereka bisa membuat Lu Shijin mabuk, mereka akan sangat puas.


Tang Ruohu menangkap ekspresi mereka, tapi juga tidak ini merusak suasana, jadi ia tertawa dan berkata, “Hanya minum saja terlalu membosankan, mau tambahkan yang lain?”


“Tambah?” Semua orang tertegun.


Tang Ruochu mengangguk dan tersenyum, “Iya, orang yang kalah, harus keluar dan menyatakan cinta kepada pria pertama yang mereka lihat, bagaimana?”

__ADS_1


__ADS_2