
Hello! Im an artic!
Suara Lu Shijin sedikit rendah, “Kamu tahu, aku selalu menanti hal itu. Tapi sebelum kamu siap, aku tidak akan menyentuhmu, karena, aku bukan hanya menginginkan tubuhmu, tapi juga ini…”
Dia menunjuk bagian jantungnnya, dan melanjutkan, “…Aku mau, ketika kamu menyerahkan semuanya kepadaku, kamu melakukannya dengan suka rela dan tanpa memiliki keraguan sedikitpun.”
Hello! Im an artic!
Tatapan Pria ini, tidak pernah seserius ini, ia serius dengan setiap kata-kata yang baru saja ia ucapkan.
Tang Ruochu langsung terdiam.
Saat ia memutuskan untuk menikah dengan Lu Shijin, dia tidak mengira ia akan menikmati kehidupan suami istri layaknya orang normal, dia mengira mereka hanya akan sekedar menjadi suami isteri di atas kertas saja, saling menguntungkan satu sama lain, tapi ia salah.
Sekarangm saat Tang Rouchu membuka atau menutup mata, ia tak lagi memikirkan Ji Yinfeng, melainkan memikirkan bagaimana caranya untuk menjadi seorang istri yang layak, yang bisa menjaga Lu Shijin dengan baik, menikmati penghormatannya, kepercayaannya, termasuk kasih sayangnya.
Hello! Im an artic!
Tang Ruochu tidak tahu apakah dirinya sudah membuka hati untuk Lu Shijin atau belum, tapi dia rasa, harusnya tak lama lagi, ia akan membuka hatinya sepenuhnya untuk pria ini.
“Aku berpikir, kali ini aku tidak akan membuat kamu menunggu terlalu lama.”
Tang Ruochu tersenyum kepadanya, senyuman itu, seperti bunga bermekaran, begitu indah.
“Iya, aku akan menunggunya.”
Lu Shijin tersenyum, dan di dalam matanya terlihat penuh kelembutan.
Kali ini, nafas mereka kembali tenang, Tang Ruochu berbaring di atas pahanya, satu tangan merangkul pinggangnya, sambil berkata, “Hari ini pengambilan video Gu Ruoruo tidak berjalan baik, beberapa hari lagi harus melihat dia, benar-benar menyebalkan.”
__ADS_1
Mendengar suara keluhannya, Lu Shijin tersenyum pelan, “Besok cari waktu untuk kabur, aku akan membawa kamu ke tempat lain.”
“Hmm?”
Tang Ruochu yang mendengarnya, langsung membesar matanya, “benar-benar?”
Lu Shijin merapatkan bibirnya, “Aku sejak kapan pernah membohongi nyonya.”
“Hehe, kalau begitu janji ya, besok aku akan mencari kesempatan untuk kabur.
Wajah yang sedikit kesal tadi, langsung tersenyum kembali, Tapi belum senang dua detik, dari luar pintu langsung terdengar orang mengetuk pintu.
Mereka saling bertatapan, Tang Ruochu menggerakkan bibirnya, kemudian berdiri dan berkata, “Aku buka pintunya.”
Dia kemudian pelan-pelan pergi membuka pintu, ketika pintu terbuka, dia melihat Gu Ruoruo dan kedua asistennya.
Tang Ruochu mengerutkan kening melihat mereka berdua, dengan pelan berkata, “Sudah malam, kenapa?”
Gu Ruoruo memerintahkan kepada Tang Ruochu, tapi emosinya itu membawa sedikit rasa iri, terutama ketika melihat interior mewah di dalam kamarnya yang melebihi tempat mereka tinggal, mata irinya semakin panas.
Wanita ini…kenapa dia berhak tinggal di kamar yang lebih bagus darinya?
“Kenapa aku harus membiarkan kalian masuk? Katakan ada urusan apa, kalau tidak mau silahkan pergi.”
Dengan emosi Gu Ruoruo yang begitu sombong, tang Ruochu sepertinya tidak peduli, dia juga tidak sungkan dengannya.
“Kamu…”
Wajah Gu Ruoruo berubah, ketika ia hendak meledak, Xiao Ai menariknya, dan mengingatkannya tentang tujuannya datang mencari Tang Ruochu.
__ADS_1
Gu Ruoruo cemberut itu terlihat menarik nafas dalam-dalam, dan menahan emosinya, “Tang Ruochu, kamu sudah melihat berita hari ini bukan?”
“Sudah, kenapa?” Tang Ruochu bersandar di samping pintu dan berkata dengan pelan.
“Tidak, hanya ingin memberitahu, perusahaan meminta kamu mengirimkan sebuah pernyataan klarifikasi di Weibo, isi pernyataannya kurang lebih adalah kamu dan aku sudah berbaikan, dan kamu melakukan ini semua atas kemauanmu sendiri, bukan karena dipaksa oleh perusahaan, dan bukan aku yang memaksamu dengan kekuataanku, dengan begini, perusahaan baru bisa terlepas dari komentar buruk.” Gu Ruoruo berkata dengan nada memerintah, seakan Tang Rouchu harus mendengarkannya.
Tang Ruochu tercengang, matanya terlihat sedikit tidak percaya.
Ternyata!
Ia sudah berencana untuk menyerang Rouchu lagi setelah berita itu keluar!
Sekarang di dunia maya banyak netizen yang kecewa dengannya, dan bahkan memarahinya, kalau dia benar-benar melakukan apa yang diertinahkan Gu Ruoruo, mungkin seluruh dunia akan merendahkannya.
Tapi Tang Ruochu juga tidak bodoh, perusahaan bisa melakukan hal ini, pasti karena Gu Ruoruo.
Wanita ini benar-benar mau ingin menjadikannya kambing hitam!
Tang Ruochu menarik nafas dalam-dalam, menahan emosi dalam hatinya, kemudian tersenyum dingin, “Kamu ternyata jago membuat perhitungan, tapi tidak mungkin aku akan mengambil langkah bodoh ini! Gu Ruoruo, kamu pikir kamu ini siapa? Kenapa aku harus menghancurkan masa depanku sendiri demi dirimu? Kamu ingin berdiri tegak di dunia entertainment, itu urusan kamu, perusahaan ingin mengambil kembali nama baiknya, itu urusan perusahaan, tapi jangan pernah bermimpi untuk menginjakku! Keluar kalian!”
Selesai berkata, tanpa basa-basi Tang Ruochu mendorong mereka keluar, dan langsung menutup pintunya dengan keras, dan meninggalkan mereka di luar.
Pong…
Melihat pintu kayu yang terbanting di depannya, Gu Ruoruo dan para asistennya tercengang, kemudian wajah Gu Ruoruo menjadi semakin marah.
“Wanita ****** ini!”
Dia menendang pintunya dengan keras, tapi karena terlalu bertenaga, kakinya kesaikan, membuat wajahnya semakin jelek.
__ADS_1
Xiao Ai dan Xiao Mei berdiri di sana dengan takut, tidak berani mengucapkan sepatah katapun.
Gu Ruoruo menggigit giginya berkata, “Bagus, bagus, Tang Ruochu, berani-beraninya kamu memperlakukanku seperti ini, jangan salahkan jika aku membalasmu dengan kejam, aku ingin melihat, di bawah paksaan perusahaan, kamu bisa sekeras kepala apa!”