Wanita 500jt

Wanita 500jt
Bab 79


__ADS_3

"Kita mau kemana?" Tanya Hana saat Elang mengatakan untuk bersiap-siap.


"Ke tempat di mana hanya ada aku, kamu dan Zakira."


"Dimana?"


"Biar jadi kejutan. Sekarang bersiap-siaplah. Kita akan menginap semala di sana."


"Baiklah."


Hana lalu berkemas. Mengemasi barang yang akan di persiapkan selama semalam di tempat yang sama sekali belum ia ketahui.


"Zakira. Papa mu ingin membawa kita kemana? Semoga tempat itu aman yah." Ucap Hana sambil sesekali melirik Zakira yang sibuk bermain.


Sedangkan Elang, ia sibuk menyiapkan keperluan Zakira. Mulai dari susu, minta telon, pempers dan bahkan mainan Zakira ia bawa. Padahal Roy, sudah menyiapkan semuanya di sana sesuai dengan perinta yang ia telah berikan.


Satu jam kemudian.


"Bagaimana sudah siap?" Tanya Elang saat Hana keluar dari dalam kamar sambil menggendong Zakira.


"Iya. Bajuku dan baju Zakira ada di dalam tas yang berada di kamar."


"Baiklah, aku akan mengambilnya. Tunggu aku di mobil." Kata Elang.


Tapi Hana bukannya berjalan ke depan rumah, namun ia berjalan menuju dapur, mencari Atira yang sudah sejak lama menjadi temannya saat tinggal di rumah ini.


"Atira."

__ADS_1


"Hana,Zakira. Kalian mau kemana?" Tanya Atira.


"Atira, aku ingin pergi bersama dengan Elang. Dan aku minta maaf jika selama tinggal di rumah ini membuat mu kesulitan."


"Tidak! Jangan katakan itu. Kau sama sekali tidak membuat aku kesulitan. Justru aku senang karena kau bisa menjadi temanku."


"Terima kasih Atira." Ucap Hana dengan tulus.


"Aku akan pergi. Jaga dirimu baik-baik."


"Iya. Kau juga, bersenang senanglah bersama Zakira dan juga tuan Elang."


Hana tersenyum mendengar perkataan Atira. Lalu kemudian melanjutkan langkahnya menuju keluar rumah di mana mobil sudah terparkir dengan rapi.


"Ku kira kau sudah ada di mobil. Ternyata belum." Ucap Elang yang dengan sigap membukakan Hana pintu mobil.


"Oh, jadi bagaiman kau sudah siap?" Tanya Elang saat dirinya sudah masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi di belakang kemudi mobil.


"Ya."


"Zakira sayang, bagaimana apa kau sudah siap?" Tanya Elang dan memajukan kepalanya ke dekat Zakira yang duduk tepat di depan Hana.


Hana sponta memundurkan kepalanya karena terlalu dengan dengan wajah Elang. Sehingga Elang langsung merasa tidak enak dan salah tingkah.


"Zakira. Papa akan memberikanmu kejutan, jadi bersiap-siaplah." Kata Elang memecah kecanggungan dirinya.


Lalu Elang menginjak pedal gas dan memulai perjalanan ke tempat di mana vilanya berada.

__ADS_1


Satu jam berlalu..


Elang menghentikan mobilnya di rest area.


"Lebih baik kita istirahat dulu. Biar aku yang menggendong Zakira." Kata Elang saat membuka pintu dan mengulurkan tangannya untuk mengambil alih Zakira dari Hana.


"Mau minum apa? Biar aku pesankan." Tanya Elang yang sudah berjalan masuk.


"Biar aku saja. Kau mau minum apa? Dan mau makan apa?" Tanya Hana.


"Air mineral saja. Dan roti, karena aku belum terlalu lapar."


"Baiklah."


Lalu Hana mengambil air mineral dan meninggalkan Elang dan Zakira yang kini sedang duduk.


"Aku bisa." Batin Hana.


Lalu beberapa saat kemudian Hana, kembali duduk di samping Elang.


"Ini." Ucap Hana sambil menyerahkan air mineral di hadapan Elang yang tutupnya sudah di buka oleh Hana.


"Rotinya sudah aku buka, tinggal kau makan saja." Kata Hana,


"Biar aku yang menggendong Zakira." Pinta Hana.


"Terima kasih Hanaya." Ucap Elang

__ADS_1


__ADS_2