Will You Merry Me

Will You Merry Me
Ucapan Selamat


__ADS_3

"Ada apa ini?" Tanya kakek Nicko.


"Ni ke, elayan aat asa ita iat eleta alu acun i inum tu(ini kek, pelayan jahat masa kita liat mereka taruh racun di minuman itu)" ucap Galih mengadu pada sang kakek.


"Apa benar yang di katakan oleh cucuku?" Tanya Daddy Nicko.


"Itu tidak benar tuan, mereka pasti salah lihat," ucap pelayan itu mengelak.


"Alo ita oong, oba aku inum ni(kalau kita bohong, coba kamu minum ini)" ucap Galih mengambil segelas minuman dan memberikan pada pelayan itu.


Pelayan itu terlihat gelagapan, entah apa yang harus ia lakukan sekarang.


"Ia epat inum, alo eman ita oong(iya cepat minum, kalau memang kita bohong)" ucap Galah juga.


"Sudah-sudah boy, petugas bawa pria itu dan amankan dia," ucap kakek Nicko.


"Baik tuan," ucap dua petugas.


Kakek Reza lalu meminta para pelayan untuk mengantikan minuman yang ada di meja itu.


"Ke, Ita tan lum asi ajalan Ama olan aat tu(kek, kita kan belum kasih pelajaran sama orang jahat itu)" ucap Galih berkacak pinggang.


"Udah biarkan saja dia, nanti kakek yang urus oke," ucap Daddy Nicko melihat kedua cucu kembar nya.


"Ga asit ni akek(gak asik nih kakek)" ucap Galih mengajak kawan-kawannya pergi.


Kakek Nicko hanya menggeleng kepala melihat kedua cucu kembarnya.


"Hey, kalian mau ke mana?" Tanya Marvel memanggil si kembar.


"Man enapa ucel(emang kenapa uncle)" ucap Galah.


"Gak uncle cuma nanya aja," ucap Marvel.


"Ita au atan, apel ni (kita mau makan, laper nih)" ucap Galih kesal.


"Oohh, uncle kira mau ke mana," ucap Marvel.


"Yo ais abut Ita ali atan(ayo guys cabut kita cari makan)" ajak Galih yang mendapat anggukan dari kawan-kawan.

__ADS_1


Marvel, Raffa dan yang lain hanya tersenyum dan menggeleng kepala.


"Sayang kamu butuh sesuatu gak?" Tanya Brian.


"Gak kak," ucap Sheila.


"Hay sayang, selamat yah atas pernikahan kalian," ucap mommy Nisa memeluk kedua anaknya.


"Makasih mom, Daddy mana kok gak ada sih?" Tanya Brian.


"Daddy kamu lagi ada urusan, tuh di sana sih kembar dan yang lain baru saja melihat seorang pelayan mencurigakan," ucap mommy Nisa.


"Terus sekarang mereka ke mana mom?" Tanya Brian.


"Tuh lagi makan," ucap mommy Nisa menunjuk ke arah meja yang di duduki si kembar dan kawan-kawan nya.


Marvel, Raffa, Rasya dan Ilham pun memberikan selamat untuk Brian dan Sheila.


"Selamat men, semoga cepat dapat momongan," ucap Raffa memeluk Brian.


"Makasih yah," ucap Brian.


"Selamat yah, gue ikut bahagia," ucap Rasya.


"Iya sama-sama," ucap Rasya.


"Selamat yah, semoga bahagia selalu," ucap Ilham.


"Makasih Ham," ucap Brian.


"Wih yang udah jadi suami, dan bentar lagi mau malam pertama, selamat yah," ucap Marvel memeluk sahabat sekaligus sepupunya itu.


"Iya makasih, cepat nyusul kalian biar nanti anak-anak kita jodohkan," ucap Brian terkekeh geli.


"Selamat yah dek," ucap Marvel bersiap memeluk adik iparnya itu, tapi di tahan oleh Brian.


"Jangan peluk-peluk istri gue," ucap Brian memperingati Marvel.


"Yah elah posesif banget kaya sih kembar," ucap Marvel mencibir.

__ADS_1


Semuanya tertawa, lalu mereka mengambil momen sesi foto bersama, dengan gaya kocak masing-masing.


Mami Ambar dan papi Gilang terlihat sedang mengendong beby Galuh dan beby Gisel.


"Sayang sini mommy gendong Beby Gisel," ucap mommy Nisa.


"Nih mom," ucap Ambar.


"Mi, Ita au ambah agi ayam dolen ya (Mi, kita mau nambah lagi dong ayam gorengnya)" ucap Galih melihat sang mommy.


"Bentar mami ambilkan yah sayang," ucap mami Ambar.


"Iya mi," ucap Galih dengan senang.


"Adit Aluh uga au atan ayam dolen ya(adik Galuh juga mau makan ayam goreng yah)" tanya Galih melihat sang adik.


"Adit Atil(adik Aqil)" panggil Galah.


Maura dan Jovian mendekat dan bergabung bersama si kembar dan yang lain, beby Aqil yang ada di gendongan sang papa hanya diam saja.


Melatih terlihat sedang menaiki pelaminan, dan memberikan selamat pada Brian dan Sheila. Hal itu tak luput dari pandangan Raffa, Marvel yang melihat arah pandang Raffa pun hanya menyenggol lengan Raffa dengan pelan.


"Kenapa?" Tanya Marvel.


"Gak papa," ucap Raffa meminum sisa minumannya.


"Kalau seandainya dia adalah gadis yang loh cari-cari gimana?" Tanya Marvel melihat Raffa.


"Gue gak akan lepasin lagi," ucap Raffa melihat ke arah Marvel.


"Gimana sama tunangan loh?" Tanya Marvel.


Raffa diam sejenak, ia baru ingat kalau sudah memiliki tunangan di Paris, Marvel menepuk pundak Raffa dengan pelan.


"Loh pasti bisa ngambil keputusan yang tepat men," ucap Marvel.


"Shel selamat yah, aku ikut bahagia," ucap Melatih memeluk Sheila.


"Makasih Mel udah mau datang," ucap Sheila membalas pelukan Melatih.

__ADS_1


Pesta pernikahan Brian dan Sheila berlangsung sangat meriah, dengan di hadiri oleh para sahabat dan rekan bisnis.


Next...


__ADS_2