
Kaylo berlari mengejar Angel, dia mengedarkan seluruh pandangannya ke segala arah. Dia mengusap rambutnya kasar tanda frustasi. Sampai akhirnya, dia sampai di pantai. Capek juga pasti, ngos-ngosan juga iya. Angel badannya kecil larinya cepat.
Dari kejahuan, Kaylo melihat Angel sedang berdiri di pinggir pantai. Kaylo sangat senang. Dengan perlahan, dia menghampiri Angel.
Semua yang ada di pantai memandangi Kaylo yang berjalan bagai pangeran yang sedang menghampiri seorang putri. Kaum hawa yang melihat Kaylo menatap tidak berkedip. Melihat Kaylo yang telanjang dada, perut enam kotaknya, tangan yang kekar, rahang yang kokoh, hidung mancung. Pokok wajahnya sangatlah tampan. Apa lagi di tambah dengan telanjang dada membuat kaum hawa meleleh dan merelakan diri mereka untuk merangkak ke atas ranjang untuk memuaskan Kaylo.
Kaylo yang merasa di tatap membalas tatapan mereka dengan tatapan intimidasi. Tidak ada yang takut. Mereka malah semakin histeris ingin mendekati Kaylo.
"Enyalah kalian para hama terkutuk! Pergi dari sini!" bentakan Kaylo membuat mereka lari seketika.
Angel yang mendengar suara Kaylo dari kejahuan menoleh seketika.
"Oh astaga... dia sudah sampai. Lebih baik aku pergi. Dasar kutu kupret menyebalkan," gumam Angel.
Kaylo yang melihat Angel sedang bersiap pergi langsung lari seketika. Karena jarak yang tidak begitu jauh, Kaylo berhasil menangkap Angel dari belakang. Angel kaget ada tangan yang melingkar di perutnya. Padahal, Kaylo di kerumunin banyak wanita. Tapi kenapa dia bisa melihatnya?
"Lepas."
"Tidak!" Kaylo menghirup kuat aroma tubuh Angel.
"Lepaskan aku." Angel meronta-ronta agar Kaylo melepaskan dirinya.
Karena Angel meronta-ronta, Kaylo semakin mempererat pelukannya.
"Aku merindukanmu," bisik Kaylo di telinga Angel.
Angel sangat bahagia mendengar hal itu. Suara Kaylo terdengar merdu dan indah.
Aku juga merindukanmu. Tapi kau membuatku kesal, batin Angel.
"Ikutlah pulang bersamaku, Angel."
"No...!" tolak Angel.
Angel tidak akan dengan mudah mengiyakan ajakan Kaylo. Laki-laki itu, harus di beri pelajaran. Yang benar saja, dia saja di peluk oleh wanita dan tidak menolaknya. Eh tunggu, kenapa Angel peduli? dirinya belum resmi menjadi kekasih Kaylo. Walaupun belum resmi, tetapi dia sangatlah cemburu.
"Ayolah! hem...!" rayu Kaylo sambil membalikkan badan Angel.
Angel hanya menunduk. dia tidak mau menatap wajah Kaylo. Pasti Angel akan tergoda dan tidak bisa menolak ajakan Kaylo. Karena merasa di abaikan, Kaylo mengangkat dagu Angel. Mata mereka saling beradu. Terlihat rindu dan cinta jadi satu. Mereka tidak bisa memungkiri bahwa mereka saling memuja.
Dengan senyum mengembang, Kaylo menatap lekat Angel. Kaylo merindukan wajah yang beberapa hari ini tidak dia lihat. Angelnya sangat cantik dengan dres putih lengan panjang selutut yang membuat Angel bagaikan malaikat.
Angel yang di tatap langsung bersemu merah. Karena baru kali ini Angel melihat Kaylo tersenyum tulus kepadanya. Namun setelah diamati, ada aneh dengan Kaylo.
Astaga...! batin Angel dan langsung berbalik jongkok menyembunyikan wajahnya.
Kaylo yang melihat itu merasa terheran.
"Hei, apa yang kau lakukan? Kenapa duduk jongkok seperti itu?"
"Em... kau tak memakai baju. Lihat, semua kelihatan," ucap Angel dengan malu-malu.
__ADS_1
Kaylo akhirnya sadar. Dia telah membuang bajunya. Pantas saja tadi para wanita menatap lapar dirinya.
"Tunggu di sini! Jangan kemana-mana! Aku akan membeli baju di dekat sini."
Kaylo meninggalkan Angel sendirian di tepi pantai. Dia harus cepat. Kalau tidak cepat. Dia pasti kehilangan Angel lagi.
Lima belas menit adalah waktu yang singkat. Tapi sangat lama bagi Kaylo. Dia berusaha secepat kilat kembali ke pantai untuk menemui Angel.
Sampai di pantai, dia melihat Angel duduk di bibir pantai dan berbicara dengan seseorang. Sontak saja Kaylo mengepalkan tangannya. Dia menghampiri pria itu dengan penuh emosi dan memukulnya.
Bug
Angel kaget dan langsung berdiri.
"Apa yang kau lakukan? jangan memukulnya!"
"Dia mendekatimu." Kaylo menahan emosinya.
"Kau milikku. Hanya milikku," ucap Kaylo sambil memegang tangan Angel.
"San, kau boleh pergi. Maafkan dia. Lihat, wajah cantikmu jadi biru gini."
Cantik, pria di depannya katanya cantik. Masak dia waria. Bukannya dia laki-laki tulen.
"Tak apa, Nona. Saya sudah biasa." Sandra mengelap sudut bibirnya.
Sandra Verika adalah salah satu pengawal setia Baitu Maheswari. Dia mengabdikan diri seumur hidup kepada keluarga Maheswari. Berkat tuannya, Sandra bisa hidup. Waktu itu Sandra sudah sekarat. Sandra adalah korban penculikan. Orang tua Sanda sudah meninggal sejak kecil. Dia di tolong oleh Baitu. Sejak saat itu dia berjanji akan mengikuti Baitu selamanya.
Kaylo hanya terbengong. Pria di depannya ternyata wanita. Setelah mendengar suara itu Kaylo yakin bahwa dirinya salah paham. Dia malu karena tidak bisa membedakan pria dan wanita.
Sandra kemudian pergi untuk menemui tuannya. Siapa tuannya? Siapa lagi kalau bukan Baitu Maheswari. Sandra di suruh Baitu untuk memberi tahu Angel bahwa Baitu akan pergi mengurus beberapa pekerjaannya.
"Lepaskan tanganku."
"Tidak akan."
"Bisa-bisanya kau memukul Sandra. Kasihan dia. Wajahnya jadi biru."
"Aku tak tahu dia perempuan. Kalau aku tahu, aku tak akan melakukannya. Menyentuhnya saja tak mau," ucap Kaylo sambil membasuh tangannya dengar air laut. posisi Kaylo tetap memegang tangan Angel.
"Aku tak mau tahu. Kau harus minta maaf padanya," teriak Angel dengan menunjuk Kaylo.
"Tidak akan."
"Dasar keras kepala."
Angel sangat marah. Sepertinya ,dia harus mendidik Kaylo agar merubah sifatnya ini. Dengan sigap, Angel menjewer telinga Kaylo.
"Astaga... sakit, Angel. Lepaskan. Kau mau memutuskan telingaku?"
"Kau harus minta maaf padannya."
__ADS_1
Karena tidak tahan, Kaylo akhirnya mengiyakan permintaan Angel. Angel tersenyum puas.
"Dengar, aku belum memaafkanmu."
"Apa yang kau lihat tadi, tidak seperti yang kau pikirkan."
"Maksudmu?"
"Aku tahu kau cemburukan...." Kaylo tersenyum.
Oh My lord, tampannya. Aku tak boleh jujur kalau aku cemburu. Bisa besar kepala dia, batin Angel.
"Jangan mimpi," sanggah Angel.
Mendengar hal itu, mendadak senyum Kaylo memudar. Angel tidak cemburu. Apa jangan-jangan hanya dia yang mencintainya? Berbagai pertanyaan timbul di benak Kaylo. Tapi bagaimana bisa? Sepertinya, Angel juga memiliki perasaan yang sama dengan dirinya. Lantas, kenapa dia lari tadi?
"Apa kau tak menyukai ku walau sedikit pun." Karena tidak tahan, akhirnya Kaylo tanya mengenai perasaan Angel padannya.
"Kau hanya Tuanku. Bahkan kau menjadikan aku pelayan. Kau menindasku setiap harinya. bukankah kau membenciku? Kenapa kau bertanya tentang aku menyukaimu?"
Angel ingin mendengar bagaimana penjelasan Kaylo.
"Dengar, Angel. Awalnya aku tidak ingin membuatmu ganti rugi atas jasku. Aku hanya ingin membuatmu dekat denganku dengan insiden itu. Karena kau berbeda Angel. Semua yang ada di dirimu aku menginginkannya. Bahkan setelah pertemuan pertama kita, aku selalu memikirkanmu."
"Apa kau tak salah bicara? jangan-jangan kau sakit." Angel menyentuh kening Kaylo.
"No, Angel. Ini benar. Aku terjerat olehmu. Kau beda dengan wanita di luar sana. Kau istimewa bagiku dan kau adalah segalanya dalam hidupku." Kaylo mengecup tangan Angel
Angel merasa terharu. Tapi di masih belum yakin. Karena Kaylo tidak menyatakan perasaannya padanya.
" Maafkan aku." ujar Kaylo lirih.
"Apa?"
"Maafkan aku. Aku menggunakan segala kekuasaanku untuk memaksa kehendakmu atas diriku."
Seorang Kaylo Fendaz Beltran meminta maaf padanya. Ini di luar dugaan. Kaylo merendahkan dirinya di hadapan seorang Angelica Vanesa Maheswari.
"Aku mencintaimu, Angel. You are My Angel. Tetaplah bersamaku dan jadi ibu dari anak-anakku. Kau canduku Angel. Hanya kau yang bisa menghilangkan mimpi buruk yang bersarang di tidurku selama bertahun-tahun." Kaylo memeluk Angel dengan erat.
Angel menangis dengan sedikit terisak. Pria yang memeluknya ini ternyata mencintainya.
"Don't cry baby. I love you." Kaylo mengusap air mata Angel.
Angel sungguh tidakk mengira. Dia terharu, senang dan juga kaget atas pernyataan cinta Kaylo.Memang benar, dia sangat mengharapkan ungkapan cinta Kaylo. Tapi tak menyangka saja bisa terjadi secepat ini.
"Jawablah, Angel. Kenapa kau hanya diam saja?" Kaylo menatap Angel.
"Aku juga mencintaimu," jawab Angel lirih.
Sebenarnya, Angel tidak ingin menjawabnya sekarang. Tapi karena dia tidak bisa mengendalikan perasaannya, akhirnya dia jujur juga.
__ADS_1
Kaylo yang mendengar jawaban Angel langsung menggedong Angel dan berputar-putar. Kaylo sangat bahagia. Angel kini jadi kekasihnya. Tahap awal sudah finis. Tinggal tahap kedua. Akhirnya, dua sejoli itu bersama.
Dari kejahuan, terlihat empat pasang mata yang sedang mengawasi Angel dan Kaylo. Mereka adalah Frans dan Baitu. Diam-diam, mereka melihat semua kejadian itu. Momen bahagia itu tidak akan pernah mereka lupakan.