
Kaylo dan Angel sekarang sudah berada di taman samping Vila. Pagi-pagi sekali dia membangunkan Angel untuk olah raga pagi agar badan mereka segar dan bugar.
Angel sangat marah saat Kaylo membangunkan nya pagi-pagi buta. Dia ingin sekali tidur lebih lama lagi. Karena tadi malam mereka tidur malam. Karena bujuk kan yang menggiurkan, akhirnya Angel mau melakukan olah raga itu.
"Baby... Jangan marah lagi." Kaylo menatap istrinya.
"Aku tak marah, asal kau berjanji melakukan semua keinginan ku saat tiba di Paris nanti."
Kaylo berpikir keras. Semoga saja permintaan sang istri tidak aneh-aneh.
"Oke... Aku setuju, tapi jangan minta aneh-aneh."
"Belum minta saja sudah kau larang." Sambil manyun kan bibirnya.
Kaylo yang melihat tingkah istrinya, dibuat gemas sendiri. Pagi-pagi seperti ini dia sudah menggoda. Astaga... Batin Kaylo berteriak. Dia ingin melahap habis sang istri. Terutama bibir berwarna pink alami itu. Karena tak tahan Kaylo mencium sekilas bibir milik istrinya.
Angel pun kaget melihat perilaku mendadak Kaylo.
"Apa yang kau lakukan? Ini di luar!" Sambil menutup muka nya.
Angel sungguh sangat malu sekali.
"Jangan kau tutup mukamu, kau semakin menggodaku bila tingkah mu seperti ini." Kaylo menaruh kepala di bahu istrinya.
Namun tiba-tiba Kaylo menoleh ke belakang. Dia menatap tajam ke arah Vila Mahendra. Tatapan yang menusuk sehingga membuat sang empu yang melihat nya bergidik ngeri. Angel melihat ada yang aneh dengan suami nya.
"Ada apa? Apa yang kau lihat." tanya Angel.
"Ada seseorang yang melihat kita dari jauh."
"Jangan bercanda, apa kau punya mata di belakang kepala mu sayang, Hi.... Aku jadi merinding. Sebaik nya kita masuk." Sambil berdiri.
"Tunggu dulu." Kaylo menarik tangan istri nya.
Angel jatuh di pangkuan Kaylo.
"Kau merasakan nya bukan." tanya Kaylo dengan suara serak.
"Aku... Itu..Emm." Angel diam kaku tak bergerak.
"Kapan kau akan bebas baby. Dia ingin di manjakan oleh mu." bisik Kaylo.
"Tunggu 2 hari lagi, jangan seperti ini. Aku sangat tak nyaman." Angel meronta.
"Hai.. Jangan meronta. Kau tambah membangunkan nya."
"Maafkan aku." Angel berdiri
Angel langsung lari masuk dalam Vila nya. Dia harus mandi untuk menyegarkan tubuh nya. Dan membuang pikiran mesumnya.
Kaylo hanya tersenyum melihat tingkah Angel. Seperti nya dia harus mandi air dingin pagi ini.
Setelah mereka melakukan aktivitas paginya. Angel duduk di sofa kamar nya. Begitu juga Kaylo.
"Aku kenyang sekali, nasi goreng nya benar-benar enak. Kau pandai memasak sayang." ucap Angel.
"Haha.. Kau pasti ketagihan kan baby!"
__ADS_1
"Sepertinya iya, aku jadi mengantuk. Kapan kita akan ke Paris."
"Kau tak sabar untuk kesana?" tanya Kaylo.
Angel hanya mengangguk dengan tersenyum. Tiba-tiba dia menguap.
"Aku harus tidur. Mengingat tadi kau membangunkan ku pagi-pagi sekali."
"Tidurlah."
"Oh iya.. Mom and Dad kenapa tak pamit padaku kalau mereka pulang?"
"Mereka sedang sibuk sayang." Kaylo mengusap lembut rambut Angel.
"Huftt... lebih baik aku tidur, Nyaman nya." Angel berbaring di atas ranjang.
Kaylo pun menghampiri Angel. Dia memeluk Angel Angel pun tersenyum dan membalik kan tubuh nya ke arah badan suami nya. Dia mencari kenyamanan di dada bidang suaminya.
Kaylo mengelus surai hitam milik Angel Dia mencium kening Angel. Tak lama kemudian dengkuran halus terdengar. Tanda istrinya sudah tertidur pulas.
"Dia benar-benar tidur." gumam Kaylo.
Kaylo kemudian bangkit. Dia menuruni tangga. Dia melihat Baitu yang sedang berbicara dengan seorang gadis. Karena penasaran Kaylo menghampirinya.
"Sepertinya ini kesempatan ku untuk menjahili nya." batin Kaylo.
"Tak ku sangka kau suka gadis belia." ejek Kaylo kepada Baitu
Gadis itu menoleh dan langsung duduk kembali ke sofa.
"Pengganggu." jawab Baitu sinis.
"Aku hanya mengatakan sebenarnya." Sambil duduk di sofa.
"Oh... Astaga! Sky bisa mati duduk nih!" Gumam gadis itu.
Kaylo yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya. Dia mengamati gadis itu. Kaylo bisa menilai bahwa gadis itu sangat berbeda.
Kaylo melirik ke arah Baitu. Perubahan wajah Baitu terlihat jelas. Dia semakin tertarik dengan keadaan seperti ini.
"Lova jujurlah!" perintah Baitu.
"Jujur apa paman?" Masih tetap menunduk."
"Angkat kepalamu. Jangan menunduk."
"Sky tak mau, takut Beltran." ucap gadis itu cepat.
Kaylo yang mendengar itu cukup kaget juga. Kenapa gadis itu takut padanya.
"Kau tak takut padaku, tapi takut Beltran."
"Iya... Karena Sky cinta paman, dan karena Beltran aneh."
"Apa.?" teriak Kaylo.
Kaylo sangat kaget mendengar perkataan gadis itu. Dan yang lebih kaget lagi adalah gadis itu suka pada Maheswari. Astaga... Dunia macam apa ini? Apa pesona Maheswari? Kaylo benar-benar mendapat kejutan yang tak terduga.
__ADS_1
"Ups...Salah ngomong." Skylova menutup mulut nya.
"Ha..Ha..Dengar Beltran, kata nya kau aneh. Baru kali ini ada seorang gadis bilang kau aneh. Padahal belum pernah bertemu."
"Jangan bangga dulu."
Kaylo sangat jengkel mendengar ejek kan Maheswari.
"Maafkan Sky ya tuan Beltran." Skylova menatap Kaylo takut.
Kaylo yang ditatap pun tersenyum. Gadis ini harus jadi sekutu nya. Mengingat Baitu kerap sekali menjahilinya. Dia harus balas dendam besar-besaran.
"Keluarlah Beltran. Aku tak ingin melihat wajahmu."
"Aku dan Angel akan berangkat sekarang. Dia sedang tidur. Jadi aku akan tetap membawa nya."
"Terserah kau saja."
Kaylo beranjak pergi sambil melirik gadis itu.
"Gadis yang unik." batin Kaylo.
Kaylo menuju kamar istrinya. Dia melihat istri nya yang sedang tertidur pulas. Kemudian dia menghubungi seseorang.
"Halo."
"Apa semua sudah siap?"
.........
"Bagus!.. Aku akan membawa istri ku ke sana!"
Tut
Kaylo memutuskan panggilan sepihak. Dia menatap istrinya. Kaylo tersenyum hangat. Angel sungguh sangat cantik. Dia tidur seperti malaikat tanpa dosa. Polos dan cantik.
Kaylo menggendong Angel dengan cara bridel style. Dia keluar pintu kamar menuju ke halaman samping. Para maid yang melihat Kaylo pun tersenyum. Mereka salah tingkah melihat Kaylo melakukan hal romantis kepada nona nya.
Kaylo merasa risih di lihat oleh para maid tersebut. Dia menatap tajam ke arah mereka. Sontak mereka semua menunduk takut.
Kaylo pun cepat pergi ke arah pintu samping. Dia tak mau lewat depan. Lagi pula dia juga tak ingin berurusan dengan Maheswari.
Dengan gerakkan perlahan Kaylo masuk ke pesawat pribadinya. Pesawat itu sudah disiapkan oleh ayah nya. Dia membawa istrinya ke ruangan pribadi miliknya.
Kamar yang ada di dalam pesawat ada 3 kamar yang cukup besar. Di dalam pesawat itu ada berbagai fasilitas yang menakjubkan.
Setelah menaruh pelan tubuh Angel di atas ranjang. Kaylo mengelus surai hitam milik Angel
"Baby... Tidurmu sangat pulas, apa kau sangat lelah." gumam Kaylo.
Angel hanya bergerak pindah ke samping kanan. Setelah puas melihat istrinya, Kaylo menghampiri sang pilot.
"Kita berangkat sekarang, hati-hati! Jangan sampai istri ku bangun."
"Baik tuan."
Kaylo sudah tak sabar ingin berduaan dengan Angel. Tanpa ada yang mengganggu tentunya. Dia akan membuat momen bulan madu yang tak terlupakan sepanjang hidupnya.
__ADS_1