You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 33 S2


__ADS_3

Satu hari setelah pernikahan, Angel dan Kaylo harus ke Bali. Mereka ingin mengadakan pesta pernikahan. Sebenarnya ini adalah permintaan Baitu. Kaylo tak mau repot-repot mengadakan pesta pernikahan. Angel pun juga berharap demikian.


"Kita harus berangkat sekarang Angel."


"Apa tidak bisa di tunda paman, sungguh aku sangat lelah."


"Tidak bisa."


"Ayolah... jangan memaksa istriku Maheswari."


"Dia keponakan ku, terserah padaku."


"Istri ku lelah. Aku juga lelah."


"Angel, ada hal yang harus ku urus. Setelah pesta pernikahanmu. Kau bebas mau kemana saja."


Mendengar hal itu Angel sangat senang. Dia bisa kemana saja bersama Kaylonya. Itu hal yang sangat di inginkannya.


"Oke....Kita berangkat sekarang sayang." Sambil menggeret lengan Kaylo.


"Baby... ayolah.. kenapa kau mudah sekali di bujuk." rengek Kaylo.


"Dengar..... sayangku, ini kesempatan kita. Lagi pula apa kau tak ingin berduaan denganku."


"Maksudnya."


"Udahlah.. bahas nanti di kamar. Sekarang kita berangkat."


Tanpa basa-basi mereka bertiga berangkat menuju bali menggunakan jet pribadi. Angel dan Kaylo duduk berdua di belakang sambil berpegangan tangan. Mereka bercanda satu sama lain.


"Dasar... Seperti dunia milik sendiri saja. Aku heran kenapa juga Angel ku suka dengan Beltran." gumam Baitu.


Baitu semakin kesal melihat kemesraan mereka. Ingin rasanya dia membuang Kaylo ke bawah sana. Angel yang melihat raut wajah pamannya pun bertanya padanya.


"Paman kenapa?"


"Lagi PMS kali baby." ledek Kaylo.


Angel hanya tersenyum mendengar ejekan Kaylo pada pamannya. Namun tidak dengan Baitu. Mukanya sudah merah padam.


"Sayang ... jangan begitu. Ingat aku belum seutuhnya milikmu.


Kaylo melotot. Memang benar, mereka belum melakukan malam pertama sebagai pasangan suami istri. Pasalnya saat hendak melakukannya istrinya tercinta lagi datang bulan. Bayangkan udah buka-buka. E... tak tahu nya ada selai merah. Jadi tertunda deh. Sungguh nasib Kaylo harus menunggu.


Sore sudah menjelang. Mereka sampai di Vila Maheswari. Angel berlari menuju taman. Dia ingin bertemu dengan Brama. Karena setelah pernikahan nya Brama langsung pergi melaksanakan tugas dari Baitu.


"Bi......" teriak Angel.


Brama menoleh dan tersenyum ke pada Angel. Brama tak berani memeluk Angel karena Angel sudah menjadi istri orang.


Tanpa basa basi Angel langsung memeluk Brama.


"Aku rindu padamu Bi."


Kaylo yang melihat itu langsung bertindak cepat. Dia lari seperti kesetanan.


"Suamimu kemari princes."


"Sebentar saja." Angel memeluk erat Bram


Dengan gerakan cepat Kaylo melepas pelukan Angel dan Brama. Dia merangkul pinggang Angel dengan sangat posesif.


"Kau...." Kaylo menunjuk Brama.


"Bi tak salah, jangan menghukumnya."


"Baby... sudah ku bilang, jangan peluk pria lain."


"Bi sudah seperti kakak ku, aku merindukannya."


"Iya tahu, tapi tak ada acara pelukan."


"Udah ah... pusing mau tidur." Angel meninggalkan Brama dan Kaylo.

__ADS_1


Kaylo yang melihat Angel pergi begitu saja membuat dia sangat frustasi. Kenapa tiba-tiba Angel berubah. Sebentar manis, sebentar lagi marah. Brama yang melihat itu hanya tersenyum.


"Wanita kalau gampang marah tanda dia datang bulan."


"Dari mana kau tahu?"


"Hei... setiap wanita memang seperti itu bung." Brama menepuk bahu dan pergi.


Sialan, Kaylo harus mencari informasi mengenai ini. Dia tak mau Angelnya marah. Tiba-tiba saja ada yang menepuk pundaknya.


"Ha...Ha.. Sepertinya kau harus memahami wanita lebih dalam lagi. Mengingat kau tak pernah dekat dengan gadis mana pun. Kecuali Angel. Bergurulah padaku. Aku ahlinya."


"Cih.... aku tak mau."


"Sifat Angel hampir mirip dengan Diana, tapi dia tetaplah Angel." Baitu pergi meninggalkan Kaylo sendirian di taman.


Kaylo langsung pergi menuju kamar Angel. Dia membuka ingin membuka pintu tapi di kunci.


Shit...


"Baby... buka pintunya." Kaylo menggedor pintu.


Tak ada jawaban.


"Sayang.... ayolah..Buka pintunya."


Sungguh nasib Kaylo tragis. Tidak bisa masuk kamar Angel.


"Ini kunci cadangannya. Jangan berisik. Buat ku pusing. Ha...ha.. kasihan di kunci tidak bisa masuk." ejek Baitu


Kaylo hanya mendengus kesal. Dia sangat marah pada Baitu. Persetan pada Baitu. Dirinya nanti pasti bisa balas dendam. Tunggu saja. Pasti ada hari yang cocok nantinya.


Cklik...


Pintu terbuka.


Terlihat gundukan besar di balik selimut. Kaylo tahu itu pasti Angel. Dia membuka selimut itu. Dan isinya bukan Angel, melainkan guling dan tumpukan bantal. Kemana perginya Angel.


Kaylo mencari Angel ke seluruh ruang kamar tapi tak ada. Dia kebingungan dan akhirnya memutuskan untuk keluar. Namun tiba-tiba Angel berada di depan pintu. Tanpa pikir panjang Kaylo memeluknya. Ada rasa kelegaan hatinya. Dia takut Angel menghilang.


"Baby kau dari mana? Aku sangat mengkhawatirkanmu."


"Aku disini, aku tadi menemui Sandra sayang. Bahkan aku belum masuk kamar."


Ini pasti ulah Maheswari itu. Benar-benar menyebalkan. Kaylo sangat jengkel di buatnya. Baitu yang melihat kejadian itu dari jauh, tertawa terbahak-bahak.


"Baby... ayo masuk." Kaylo mengunci pintunya rapat dan merangkul pundak Angel.


Angel hanya pasrah menerima perlakuan manis Kaylo.


"Baby... kita bulan madu kemana?" tanya Kaylo antusias.


"Bagaimana kalau ke Paris?"


"Bukankah kau baru saja ke Paris."


"Ayolah... tempat lain." Kaylo memainkan rambut istrinya dan mencium harumnya.


"Paris aja. Aku ada urusan di sana."


"Baby... Kau kan sudah di sana 3 tahun. Kita ke Eropa ya?" bujuk Kaylo lagi.


Angel hanya diam. Dia tampak berpikir. Tapi kali ini dia harus tetap pergi ke Paris untuk menyelesaikan urusan yang tertunda dengan seseorang.


"Kita tetap akan ke paris sayang."


"No... Baby... ke Eropa."


"Paris sayang."


"Ke Eropa." Angel berdiri menuju balkon kamar


Angel menghela napasnya kasar. Dia harus membujuk Kaylo. Angel pun memeluk Kaylo dari belakang. Kaylo yang mendapat perlakuan seperti itu sangat kaget. Soalnya Angel tak pernah berbuat demikian.

__ADS_1


"Kita akan tetap ke Paris ya! Aku mohon."


Kaylo membalikkan badan nya dan melihat Angel dengan seksama. Dia sedikit luluh. Tapi dia tepis.


"Kita ke Eropa. Ini sudah keputusanku Baby." Kaylo mencubit gemas hidungnya.


"Kita ke Paris." Angel berjinjit mencium pipi Kaylo.


Kaylo pun melotot. Dia di cium oleh Angel. Walaupun cuma ciuman pipi. Dirinya bagai tersihir. Tanpa sadar dia menyetujui permintaan Angel.


"Baiklah." jawab Kaylo tanpa sadar.


"Terimakasih sayang. Kau memang yang terbaik."


Angel menari-nari kegirangan. Kaylo masih diam belum sadar sepenuhnya. Akhirnya Kaylo memukul kepalanya sendiri.


"Sial....Apa yang kau lakukan Kaylo, kenapa menyetujuinya." b.atin Kaylo.


Kaylo meratapi kebodohannya. Dengan ciuman saja dia bisa luluh dan mencair. Sungguh Angel luar biasa baginya.


Kaylo pun tersenyum melihat Angel yang sedang bernyanyi-nyanyi karena permintaannya di setujui.


"Aku lapar." gumam Angel sambil memegang perutnya.


"Kita turun kebawah untuk makan Baby." Ajak Kaylo.


Angel mengangguk tanda mengiyakan ajakan Kaylo. Mereka berdua bergegas menuju ruang makan. Disana sudah ada Baitu yang sedang menunggu.


"Jika kau tidak datang. Aku pastikan makanan ini akan ku berikan pada anjing."


"Kata-katamu kasar sekali Maheswari."


"Sudah ...Kita yang salah karena tak turu-turun. Paman... maaf ya."


Baitu hanya diam. Sejukurnya kata-kata itu dia tunjukkan pada Beltran bukan pada Angelnya.


Keheningan terjadi di ruang makan tersebut. Hanya dentingan sendok yang menemani mereka. Angel terlihat buru-buru. Baitu dan Kaylo mengernyit heran. Tak lama kemudian Angel selesai dengan makanannya.


"Terimakasih atas makanannya." Angel berlari menuju kamar.


Baitu dan Kaylo melongo di buatnya. Ada apa dengan Angel.


Kini tinggal mereka berdua. Suasana canggun menyelimuti keduannya.


"Ehem.. 2 hari lagi, Aku dan Angel akan bulan madu ke Paris."


"Kenapa kau memberitahuku?"


"Karena kau omnya. Jika kau membenciku. Setidaknya jangan terlalu terlihat di depan Angel. Permisi."


Sejujurnya Baitu tak pernah sedikitpun membenci Kaylo. Terkadang dia hanya sedikit kesal dengan muka dingin Kaylo.


------


Di Kamar Angel dan Kaylo


"Sayang.... lebih baik kita tidur sekarang."


"Benar, besuk adalah hal yang melelahkan."


Tanpa pikir panjang mereka berbaring di atas kasur. Kaylo memeluk pingang Angel dan menghirup aroma tubuh Angel yang sudah menjadi candunya. Tak hanya itu. Dia juga menciumi wajah Angel.


"Aku tak pernah puas dengan dirimu baby."


"Kau berlebihan." Sambil menutup wajahnya karena malu.


"Hei... jangan di tutup. Kau terlihat menggoda."


"Maafkan aku, kau harus menahannya."


"Tak apa, cuma beberapa hari saja."


"Sudah... jangan bicara lagi. Ayo kita tidur." Sambil memejamkan mata.

__ADS_1


Tak lama kemudian mereka tidur. Masuk ke alam mimpi masing-masing.


__ADS_2