You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 32 Season 1 Ending


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang telah di nanti Angel. Dia mengingat jelas di setiap ulang tahunnya ayah dan ibunya selalu ada, meskipun itu hanya pesta sederhana. Tapi semenjak kematian orang tuannya, dia tak pernah lagi merayakan ulang tahunnya.


Sekarang dia berdiri di balkon kamarnya menatap indahnya mentari yang mulai menampakkan diri. Angel menghirup kuat-kuat udara sejuk yang masih terasa segar itu.


"Menikmati mentari pagi." Baitu menghampiri Angel


"Iya, sudah lama tidak menikmati ke indahan ini om"


"Salah sendiri pergi ke Paris."


"Om menyalahkan ku."


"Kau terlalu gegabah sayang."


"Walaupun menyesal, tapi setidaknya kedudukan ku hampir setara dengannya, aku tak mau di hina karena cuma lulusan SMA."


"Hei...siapa yang bilang seperti itu, kau lebih dari Beltran. Mereka tak ada apa-apanya." ucap Baitu sombong.


"Jika aku tidak menyandang keluarga Maheswari, mungkin aku cuma butiran debu yang harus di hapus om."


Baitu termenung mendengar kata-kata Angel.


"Aku ingin di hargai, bukan karena aku dari keluarga Maheswari, tapi karena diriku sendiri."


Angelnya kini sudah tambah dewasa. Baitu tak menyangka. Kepergian Angel ke Paris membawa perubahan banyak pada Angel.


"Om... sangat bangga padamu sayang." Baitu merangkul bahu Angel.


"Bi.. mana?"


"Siapa Bi." tanya Baitu


"Brama om."


"Kau memanggilnya dengan Bi."


"Hei... nama itu jauh lebih gampang dan keren." Angel mengacungkan jempol."


"Om cemburu." Baitu memelas kepada Angel


Angel pun tertawa melihat tingkah konyol Baitu. Betapa tidak, sungguh tidak cocok sekali om nya bertingkah seperti itu.


"Bersiaplah, kau akan jadi ratu malam ini."


"Tapi ini masih pagi, dan acara masih malam nanti."


"Waktu bergerak cepat sayang."


"Cepat mandi dan setelah itu makanlah."


Angel mau tak mau menuruti perintah om nya ini. Lagi pula malam ini adalah malam yang spesial baginya.


--------


Mension Beltran


Kaylo masih bergulat dengan selimut dan gulingnya. Tadi malam dia benar-benar tak bisa tidur. Pikirannya melayang merancang kata-kata yang indah untuk melamar Angel nanti malam.


"Astaga.... kau masih belum bangun sayang." sambil membuka selimut.


"Aku masih ngantuk mom, biarkan aku tidur lagi."


"Kau tidak kerja, Max ada di bawah. Dia menunggumu dari tadi."


"Biarkan saja dia, lagi pula tak ada yang mengundangnya." Kaylo menarik selimutnya lagi.


Tiba-tiba Max menerobos masuk.


"Sampai kapan kau akan seperti ini?"


"Benar apa yang di katakan Max, kau harus bangun. Ini sudah jam 11."


"Mom, jangan bohong, aku baru saja tidur."


"Anak ini, benar-benar membuatku jengkel, kita tinggalkan saja Max. Biar dia tidur sampai jadi mumi sekalian."

__ADS_1


"Mom .... jangan mengutukku." Kaylo berteriak.


Jenifer dan Max keluar kamar Kaylo. Sedangkan Kaylo mulai membuka matanya. Sungguh dia masih sangat mengantuk sekali. Dia melirik cincin di atas meja samping ranjangnya.


"Angel, tunggu aku. Malam ini kupastikan kau jadi milik ku." gumam Kaylo


Kaylo langsung pergi ke kamar mandi dan melakukan aktivitas mandinya. Dia akan bersantai sejenak di gazebo. Menenangkan diri dan pikirannya. Yang jelas menyiapkan semuanya. Karena dia tak mau kehilangan Angel lagi.


--------


Mension Maheswari


Acara Ulang Tahun Angel.


Suasana di Mension sangatlah ramai. Banyak para kolega bisnis dan para artis yang datang menghadiri acara tersebut. Kaylo, Max, Karina, Leo dan juga Liana berada di sana. Mereka semua berkumpul jadi satu. Tak lama kemudian ada dua sosok yang menuruni tangga. Mereka adalah Angel dan Baitu. Angel sangatlah cantik. Dres panjang berwarna merah memberikan kesan berani pada dirinya.


Baitu menggandeng Angel dengan penuh gaya elegan. Semua menatap takjub pada mereka. Namun ada seseorang yang sangat iri pada Angel. Dia adalah Vara.


Dari kejauhan Sandra dan Brama menatap setiap gerakan Vara.


"San arah pukul 9."


"Aku tahu."


"Jika dia akan bertindak, cegah dia sebelum melakukannya."


"Jangan memerintahku Brama."


"Cih... siapa yang memerintahmu?"


"Diam..fokus target."


Keduannya akhirnya diam mengamati kembali target. Tiba-tiba lampu mati. Dan MC memulai acaranya. Lampu pun fokus pada MC.


"Sebelum acara kita mulai, saya akan mengumumkan sesuatu. Saya di minta seseorang untuk mengumum...."


Tiba-tiba saja Mic MC direbut oleh seseorang. Seseorang itu adalah Kaylo.


"Angel, i love you."


Semua orang yang berada di sana sangat kaget, begitu juga Vara. Vara berteriak memanggil Kaylo. Namun sebelum suaranya keluar. Dia di bekap oleh seseorang sampai pingsan. Vara di bawa jauh dari acara tersebut.


Tiba-tiba ada baner besar di lantai dua yang tergantung besar dan bertulis. Angel, you will marry me. Sontak semua orang yang ada di dalam teriak histeris.


"Angel, aku mencintaimu, menikahlah denganku, jadilah ibu dari anak-anak ku." Kaylo menghampiri Angel perlahan. Tiba-tiba Kevin datang membawa berkas. Kaylo m.enerima berkas itu dan menyobeknya.


"Kau bebas dari kontrak itu Angel, kontrak itu akan ku ganti dengan janji suci pernikahan kita seumur hidup." ucap Kaylo


Angel hanya diam mematung melihat semua pergerakan Kaylo. Karena belum ada respon, Kaylo memegang tangan Angel dan memberikan MIC pada Baitu. Memang dasar Beltran tak sopan. Tapi tak apa, kali ini Baitu akan memaafkannya.


Angel masih belum sadar sepenuhnya. Dia masih kaget. Kaylo melamarnya. Tiba-tiba saja Kaylo jongkok dan melamar Angel sekali lagi.


"Angel, You are my Angel."


Masih tak ada respon


"Angel, you will marry me." Kaylo menyodorkan cincin berlian.


Angel masih menatap Kaylo tak percaya. Dia berharap ini bukan mimpi dan ini akan jadi hadiah paling indah bila momen ini adalah kenyataan. Tiba-tiba saja dia mencubit lengannya.


"Au... sttttt." Angel mengusap tangannya yang sakit.


Tunggu ini bukan mimpi. Itu artinya Kaylo benar melamarnya. Astaga ingin rasanya dia menangis tersedu-sedu. Tapi dia tahan. Akhirnya dia meneteskan air mata dan menjawabnya. Lagi pula dia tak ingin munafik. Berpisah dengan Kaylo sungguh menyakitkan baginya.


"Yes.. i will." ucap Angel


Kaylo merasa bahagia mendengar hal itu.


"Coba kau jawab sekali lagi."


"YES I WILL." teriak Angel.


Astaga dirinya sangat malu. Kaylo tersenyum puas. Dia kemudian berdiri dan memasangkan cincin itu ke jari manis milik Angel. Setelah itu Kaylo langsung memeluk Angel. Semua orang yang ada di sana bertepuk tangan. Para tamu undangan juga ikut bahagia. Mereka tak menyangka Kaylo Fendaz Beltran bisa takluk dengan Angelica Vanesa Maheswari.


Acara, demi acara telah di lalui. Semua tamu undangan sudah pulang. Sekarang tinggal mereka berdua yang ada di ruangan itu. Mereka saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


"Dengar baby, aku tak mau kehilangan mu lagi, pernikahan kita akan di laksanakan dua hari lagi."


"Apa kau bilang, secepat itu. Kenapa bisa kau..?"


"Aku sudah menyiapkan semenjak kau pergi baby, dan satu hal lagi, panggil aku sayang mulai hari ini."


"Sayang." Angel tersenyum


"Nah... aku senang mendengarnya." sambil mencium kening.


"Hei... kau menciumku."


Cup..


"Kau.."


Cup


"Oke.. sayang."


Kaylo pun berhentin mencium Angel. Angel menghela napasnya lega. Namun tiba-tiba Kaylo kembali mencium Angel. Kali ini tentunya bukan ciuman biasa. Bisa di bayangkan sendiri lah. Tidak sampai ke tahap itu ya Soalnya belum menikah.


-------


Vara berada di tahanan bawah tanah milik Maheswari. Dia telah sadar. Stevara bingung kenapa dia bisa berada di sini.


"Sudah bangun rupanya." sapa seseorang.


Perlahan Vara membuka matanya.


"Kau siapa?"


"Lupa."


"Anda."


"Iya, aku tak menyangka gadis yang pernah ku tolong malah menggerogoti bagian tubuhku."


"Maksud anda."


"Dengar Vara, kau sudah membuat Angel berpisah dengan Beltran selama 3 tahun. Aku berpikir kau bisa sadar, ternyata kau malah semakin menjadi jadi. Seperti lupa daratan." ucap Berto.


"Saya benar-benar tak paham."


"Percuma kau jelaskan kepadanya Berto." sela Baitu.


"Tuan Baitu, maafkan kelancanganku datang dulu kemari."


"Kau ingin aku mengampuninya."


Vara mencoba memelas kepada Berto, namun Berto hanya diam. Dia tak bisa melawan Baitu.


"Tidak tuan."


"Dengar jalan*, kau pernah dengar keluarga Maheswari kan. Kau sekarang bisa lihat aku adalah keturunan Maheswari. Beraninya jalan* sepertimu merusak hidup keponakan ku."


Vara tak berkutik, dia sangat takut pada Baitu. Dia tak berani menatap Baitu. Orang ini seperti singa. Dengan wajah yang banyak dan badan yang besar.


Kemarahan Baitu saat ini sudah berada hampir 100%. Baitu meyuruh anak buahnya membawa Vara pergi ke ruang penyiksaan.


Vara di bawa ke ruang penyiksaan. Dia memberonta meminta tolong pada Berto tapi tak di tolong. Dia meminta pengampunan tapi tak kunjung di ampuni. Di ruangan itu ada sebuah kaca besar berisi ratusan ribu kecoak. Sontak Vara teriak histeris. Dia langsung di masukkan ke dalam sana dan berteriak-teriak meminta pertolongan hingga pingsan. Itu salah satu hukuman psikis tahap awal kas Baitu Maheswari.


--------


Pesta Pernikahan


Sungguh Angel tak menyangka sebentar lagi dia akan resmi jadi istri Kaylo. Angel sangat bahagia.


"Sudah siap, ayo ku dampingi." ucap Baitu


Angel hanya mengangguk. Dia di dampingi Baitu menuju Altar pernikahan. Angel melihat Kaylo sangatlah tampan dan gagah. Pipi Angel bersemu merah kala Kaylo tersenyum padanya. Acara pemberkatan berlangsung dengan hikmat dan lancar. Sebagai acara penutup Kaylo mencium Angel. Kaylo membuka penutup wajah Angel.


"Terimakasih Baby."


kaylo pun mencium Angel. Orang yang ada di sana tersenyum bahagia. Baitu pun meneteskan air mata.

__ADS_1


"Lihat kak, Angel mu sudah bahagia. Tenanglah di surga." gumam Baitu.


ENDING SEASON 1


__ADS_2