You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 37 S2


__ADS_3

Angel dan Kaylo sudah berada di dalam kamar hotel. Mereka menempuh perjalanan kurang lebih 20 jam. Sungguh sangat melelahkan. Tapi sebanding dengan pemandangan indah kota paris. Angel sedang menatap menara Eiffel. Dia mengaggumi menara itu. Gemerlap lampu menambah keindahan menara tersebut. Kaylo merasa senang. Karena istrinya sangat bahagia. Dia tak rugi memesan kamar suit di Pullman Paris Tour Eiffel Hotel.


Hotel ini sangat cocok untuk pasangan pengantin baru. Keindahan menara Eiffel dapat di lihat dari jendela kamar. Hal ini menambah kesan romantis untuk berbulan madu.


Kaylo mendekati istrinya, dia memeluk Angel dari belakang.


"Apa kau senang?" tanya Kaylo.


"Iya... Aku sangat senang. Aku tak menyangka kau memesan hotel ini untuk bulan madu kita."


"Tentu saja! Aku ingin bulan madu kita berkesan baby." ucap Kaylo.


"Kau memang bisa membuatku bahagia di atas awan sayang." ucap Angel sambil tersenyum. "Bagaimana kalau kita jalan-jalan? Tanya Angel. "Walaupun aku sudah lama di Paris. Aku tak sempat kemana pun. Bi selalu mengawasi ku dengan ketat."


"Jangan bawa nama pria lain saat kita berdua baby." Kayli mencubit hidung Angel.


"Ugh... Sakit sekali! Jangan mencubit hidungku."


"Apa kau tidak capek? Hem!" Lebih baik kita tidur." bujuk Kaylo.


"No sayang. Ku mohon! " Aku ingin melihat menara Eiffel dari dekat.


Kaylo menghirup aroma Angel kuat-kuat. Dia tersenyum.


"Baiklah, kita pergi kesana."


"Sayang, kau memang yang terbaik." Sambil mencium pipi Kaylo.


Angel langsung pergi ke kamar mandi untuk siap-siap. Sedangkan Kaylo masih setia di tempat sambil mengelus pipinya. Dia tak beranjak sedikit pun dari tempat itu.


"Aku bisa gila, kapan dia bebas. Aku harus melahap nya habis kalau dia sudah bebas nanti." gumam Kaylo.


Angel sudah selesai merias diri. Dia memanggil Kaylo yang masih menatap menara Eiffel dari jendela.


"Kenapa masih berdiri disana? Ayo berangkat." Angel mendekati Kaylo.


Kaylo menoleh. Dia tersenyum melihat istrinya yang sangat cantik. Kaylo tak pernah bosan dengan Angel Apa pun yang di kenakan Angel, selalu tak mengurangi kecantikannya. Semakin lama berada di samping Angel. Semakin bertambah pula kecantikan Angel.


"Kau selalu membuat hati ku meleleh baby. Jika kau cantik seperti ini, seharusnya aku mengurungmu di dalam kamar. Aku tak rela jika ada orang yang menatap dirimu." ucap Kaylo.


Angel mengerucutkan bibir nya. Dia tak setuju jika di kurung di dalam kamar sepanjang hari. Angel langsung pergi meninggalkan Kaylo yang sedang menatap nya.


Kaylo melongo melongo melihat Angel pergi. Karena belum ada persiapan dia berlarian mengambil ponsel, dompet dan jaket. Setelah itu dia lari mengejar Angel.


"Sial! Apa aku salah bicara." gumam Kaylo sambil berlari.


Sedangkan Angel sudah berada di luar hotel. Dia sangat kesal kepada Kaylo. Dia tak mau di kurung di kamar. Andai itu terjadi pasti dia akan jadi boneka hidup. Memikirkan hal itu saja membuatnya bergidik ngeri. Tiba-tiba ada seseorang yang menabraknya.


Bruk


Angel pun jatuh tersungkur


"Sorry." ucap orang itu. "Astaga! ternyata kau Angel.


Angel pun mendongak ke atas. Dia berdiri dan menatap sang penabrak.

__ADS_1


" Lily Sandres." ucap Angel.


"Wah..! Kau baru pulang ke Indonesia, dan sekarang sudah kembali ke Paris lagi."


Lily Sandres adalah salah satu teman Angel saat kuliah. Dia juga berasal dari Indonesia. Dia sangat menyukai Brama. Lily selalu cemburu ketika Brama dekat dengan Angel.


"Sepertinya kau sudah menikah! Brama mau kau kemanakan? Ternyata kau penggoda banyak pria." ucap Lily.


"Jaga mulut pedas mu itu Lily! Aku bukan penggoda. Kau salah besar." Sambil melipat tangan.


"Cih.. Tak usah membela diri Angel. Lagi pula semua orang tahu kalau kau dekat dengan Brama."


"Bi dan aku tak ada hubungan apa pun." jawab Angel.


"Aku tak percaya pada dirimu." Lily menatap tajam Angel.


Kaylo melihat Angel berdebat dengan seseorang. Dia segera menghampiri Angel


"Baby! Apa yang terjadi?" Kaylo memeluk pinggang istrinya posesif.


Angel menoleh ke arah Kaylo. Dia masih sangat kesal pada nya. Dia hanya diam tak menanggapi pertanyaan suaminya.


Lily terpesona melihat Kaylo. Dia sampai melongo dan tak berkedip sedikit pun. Kaylo menatap tajam Lily, sehingga Lily jadi salah tingkah.


"Ehem.. Kau seharusnya pilih-pilih dalam memilih istri." ucap Lily kepada Kaylo. "Kau sangat tampan. Tapi sifat Angel yang seperti penggoda itu tak cocok dengan mu."


Kaylo menatap tajam Lily. Dia sangat marah istrinya di hina.


"Lalu siapa yang cocok? Apa kau pikir, kau cocok dengan ku. Sungguh cuma khayalan mu saja. Orang palsu seperti mu tak pantas bersaing dengan istriku." Ucap Kaylo pedas.


Lily kaget mendengar perkataan pria di di depan nya. Orang plastik. Apa maksud orang palsu itu? Sedangkan Angel hanya acuh saja melihat perdebatan mereka. Dia harus menghemat energinya untuk menikmati menara Eiffel.


"Itu kenyataan nya. Semua yang ada di tubuhmu itu bukan asli. Pasti kau tahu maksud ku. Jangan pura-pura tak tahu." ucap Kaylo.


Lily kaget. Seperti nya pria di depan nya tahu kalau dia operasi besar-besaran. Terutama bagian payudar* dan bokon*.


"Aku semakin tertarik untuk mengenalmu. Walaupun kau sudah beristri sekalipun." Lily menggoda Kaylo.


Angel melotot. Dia sangat marah. Bagaimana bisa Lily bicara kepada Kaylo yang sudah berstatus suami nya. Yang lebih parahnya lagi, dia bicara terang-terangan di depannya.


"Tutup mulut mu Lily. Kau mau menggoda suami ku. Jangan harap! Aku tak habis pikir. Ternyata kau yang penggoda bukan aku." Angel menatap tajam Lily.


"Aku melakukan nya karena kau mengambil Brama dariku."


"DIAM." Blbentak Kaylo.


"Kau membentak ku." ucap Angel.


"Baby, aku tak bermaksud membentakmu. Aku tak mau wanita itu membicarakan Brama. Lagi pula Brama tak ada hubungan apa pun denganmu."


Lily melotot mendengar perkataan suami Angel. Brama tak ada hubungannya dengan Angel. Apa dirinya salah sangka pada Angel. Jadi apa yang dikatakan Angel tadi itu benar.


"Apakah yang kau katakan benar? Brama tak ada hubungan apa pun dengan Angel."


"Kadang yang kau lihat bukan tentu itu adalah kebenaran nya. Sebaiknya kau memastikan nya terlebih dahulu." Ucap Kaylo.

__ADS_1


"Jadi.. Brama belum punya pasangan. Gosip itu tak benar." Sambil tersenyum.


Angel heran melihat tingkah Lily.


"Apa kau sangat menyukai Bi." tanya Angel.


"Tentu saja. Brama sangat tampan. Di samping itu dia juga baik. Aku pernah di tolongnya. Semenjak itu aku menyukainya. Angel aku mohon padamu. Buat aku dekat dengan Brama." rayu Lily sambil memegang tangan Angel.


Angel harus menyelesaikan semua masalahnya dengan Lily. Dia meminta pendapat kepada Kaylo. Namun hanya di beri senyuman oleh Kaylo.


"Baiklah....Karena kau mencintai nya dengan tulus dan Bi sudah ku anggap sebagai kakak ku. Maka aku akan membantu mu. Tapi Maaf, aku tak bisa membantu banyak."


"Terimakasih Angel. Maafkan aku yang selama ini sudah salah sangka dengan mu."


"Pergilah ke Bali. Sekarang Brama berada di Bali. Dia bersama dengan om ku. Kau bisa langsung menemuinya di Vila Maheswari." ucap Angel.


Lily mengangguk. Malam ini dia akan pulang ke Indonesia dan langsung mencari Brama di Bali.


Lily pun pamit kepada pasangan suami istri itu.


"Baby kau sungguh dewasa." puji Kaylo.


Tak ada jawaban


"Kau masih marah padaku. Oke! Aku minta maaf. Jangan marah." Kaylo mencubit gemas pipi istrinya


Angel masih tetap diam. Dia tak bersuara sedikit pun.


"Baby.. Kau tahu. Sebelum berangkat ke Paris aku sempat pamit dengan om mu yang menyebalkan itu. Dia sedang bersama seorang gadis.


Angel melongo mendengar cerita suaminya.


"Kau pasti bercanda."


"Akhirnya kau bicara juga baby." Sambil menggandeng tangan istri nya.


"Kita bicara tentang om mu itu, sambil berjalan santai menuju menara Eiffel."


Angel menatap suaminya, dia mengangguk tanda setuju.


"Sepertinya gadis itu sangat muda. Apa kau tahu. Dia bilang aku aneh. Dan dengan terang-terangan dia berkata kalau dia mencintai om mu itu."


"Apa?" teriak Angel.


"Baby.. Jangan berteriak!"


"Kenapa kau tak cerita dari tadi? Kalau ada gadis yang menyukai om ku. Aku harus tanya pada nya."


Tidak! Jika istrinya bertanya pada Maheswari, pasti Maheswari akan membuat rencana untuk membuat dirinya kesal setengah mati.


"Baby..Lebih baik urungkan niatmu. Biarlah mengalir apa adanya. Kau jangan mengurusi urusan om mu itu. Sekarang kita harus memikirkan kan masa depan kita." bujuk Kaylo.


"Sepertinya perkataan mu ada benarnya juga sayang." ucap Angel.


Batin Kaylo berteriak kegirangan. Istrinya sudah tak marah padanya. Terbukti dia memanggil Kaylo dengan sebutan sayang.

__ADS_1


Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di Menara Eiffel. Angel sangat kagum melihat keindahan menara tersebut.


"Wah...! Indahnya." gumam Angel.


__ADS_2