You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 55 S2


__ADS_3

Kaylo merasa bersalah telah menutupi semuanya dari Angel. Dia menatap Angel dan memegang tangan Angel.


"Aku mengaku bersalah. Tapi, aku melakukan itu karena tak mau melihatmu berpikir berat, sayang."


"Jangan pernah lagi menyembunyikan apapun dariku. Aku tak suka."


Kaylo memeluk Angel dengan lembut. Dia sangat senang. Karena, Angel memaafkannya.


"Kau membawa ponselku?" tanya Angel.


Kaylo mengangguk. Dia mengeluarkan ponsel milik Angel. 


"Aku harus minta maaf pada Om Baitu. Pasti, dia sangat terpuruk."


Angel langsung menerima ponsel itu. Dia menghubungi Baitu dengan perasaan cemas.


"Halo."


"Halo om, maafkan Angel karena telah menyakiti hati om. Om jangan marah ya?"


Angel bingung karena Baitu tidak menjawab permintaan maafnya.


"Om, Kenapa diam saja? Angel sayang om. Angel tahu om melakukan itu semua demi Angel. Angel terlalu bodoh karena tak menyadarinya om."


"Kau sudah tak marah pada ku?"


"Iya om. Om kenapa tak cerita semua nya kepada Angel?" ucap Angel lega.


Angel ingin bertanya lebih banyak kepada Baitu. Tapi, dia tidak berani menanyakan kejadian yang menimpa Baitu.


"Om...Harus kuat. Jangan menyerah. Angel sayang om."


"Om juga sayang Angel."


"Jangan menutupi apa pun dari Angel, om! I love you. Selamat malam."


Tut


Hati Angel sangat lega setelah mendengar suara Baitu. Dia langsung bersandar di bahu Kaylo.


Kevin melirik aktivitas Angel dan Kaylo di kaca depan. Dia sangat senang melihat pasangan suami istri itu berbaikan. 


"Maaf mengganggu, bos."


"Katakan."


"Nyonya Jenifer, meminta saya untuk mengantar anda dan Nyonya Angel ke Mansion Beltran."


Deg


Kaylo langsung diam. Jenifer pasti akan marah besar setelah tahu apa yang terjadi kepada Angel.

__ADS_1


"Kau tidak membocorkan kejadian hari ini kan?"


"Nyonya sudah tahu, bos."


Kaylo langsung mati kutu. Tubuhnya kaku dan membeku. Jenifer pasti akan mengoyaknya hidup - hidup.


"Jangan kesana? Ke apartemen. Putar balik."


"Mungkin, mama ingin bertemu kita, sayang," sahut Angel.


"Ini sudah malam, sayang. Lebih baik kita pulang dan istirahat.


Kevin bingung harus menjelaskan apa lagi kepada Kaylo.


"Bos, barang - barang anda semuanya sudah kosong di apartemen."


"Apa!" teriak Kaylo.


Angel kaget dan langsung duduk dengan tegap. Dia sampai mengelus dada dan perutnya.


"Maafkan aku, sayang," ucap Kaylo sambil mengusap perut Angel.


Kaylo tidak sadar jika mobil yang dia tumpangi bersama Angel sudah sampi di Mansion Beltran.


"Kenapa berhenti, Kev?"


"Kita sudah sampai, bos."


Pintu mobil Kaylo di buka oleh Jenifer dengan tiba - tiba. Kaylo sampai kaget dibuatnya. Jenifer langsung menarik tangan Kaylo. Supaya Kaylo keluar mobil dengan cepat.


"Mom, hentikan!" 


"Minggir sana!" ucap Jenifer sinis sambil menyenggol bahu Kaylo agar bergeser.


Jenifer masuk ke dalam mobil. Dia menatap Angel dari atas sampai bawah. Angel hanya tersenyum melihat Jenifer yang menatapnya khawatir.


"Kau tidak apa -apa kan, sayang." 


Angel menggeleng. Ada rasa senang ketika Jenifer khawatir kepadanya.


"Ayo masuk ke dalam. Keluarlah dari mobil."


Jenifer keluar mobil. Sedangkan Angel mengikutinya dari belakang.


"Kau, ikut mom," ucap Jenifer dengan nada dingin


Kaylo hanya pasrah mengikuti kedua wanita yang sangat dia cintai. Dia berjalan dengan langkah gontai. Malam ini, dia akan mendapatkan ceramah panjang lebar. Kalau bukan ceramah, pasti sebuah pukulan.


Kevin tersenyum melihat tingkah Kaylo. Dia langsung pergi meninggalkan Mansion Beltran.


-----

__ADS_1


Frans duduk di sofa. Dia menunggu Kaylo dan Angel. Dia sesekali melirik pintu utama. Namun, mereka tak muncul juga. Tidak lama kemudian, mereka masuk. Frans langsung berdiri memeluk Kaylo. Setelah itu, dia menatap Angel.


"Untunglah, kalian selamat."


"Karena Baitu yang datang menyelamatkan mereka," sahut Jenifer.


Jenifer menatap tajam Kaylo. Dia ingin sekali memukuli Kaylo. Karena tidak tahan, Jenifer memukul kepala Kaylo.


Plak


"Sakit mom," teriak Kaylo.


"Hampir saja aku kehilangan menantu dan calon cucuku," teriak Jenifer sambil menangis.


Seandainya Angel tak selamat, pasti seumur hidup, Jenifer akan menyalahkan dirinya sendiri.


"Mom, aku selamat. Jangan menangis," ucap Angel sambil memeluk Jenifer dan meneteskan air mata.


Jenifer sangat menyayangi Angel melebihi Kaylo. Dia tidak mau Angel terluka sedikit pun.


Frans langsung memeluk kedua wanita yang sedang berpelukan itu. Sedangkan Kaylo hanya mendengus kesal. Dia merasa diabaikan oleh kedua orang tuanya.


Kaylo pergi dengan perlahan. Dia meninggalkan ketiga orang yang sedang menyalurkan kasih sayang itu.


Hari ini, adalah hari yang sangat membekas dalam diri Kaylo. Hari di mana dia takut kehilangan orang yang sangat diacintai dan juga sayangi


Kaylo sangat takut ketika Angel hilang dari pandangannya. Rasa takutnya sampai menembus jantungnya. Bagi Kaylo, Angel adalah penerang hidupnya. Jika Angel pergi, bagaimana dengan dirinya? Dia sangat tidak sanggup menanggung beban itu. 


Kaylo berjalan ke dalam kamarnya. Dia menuju balkon kamar dan menatap langit. Hiasan bintang dan bulan terlihat sangat indah saat langit berubah menjadi hitam karena malam. 


Kaylo mengingat segala perkataan dan tingkah laku Angel saat di Paris. Kaylo tersenyum mengingat hal itu. Namun, dia tanpa sadar meneteskan air mata.


"Aku beruntung, masih bisa memilikinya, Tuhan," gumam Kaylo lirih.


Tiba - tiba, ada tangan yang melingkar di pinggang Kaylo. Dari aroma tubuhnya, Kaylo tahu orang itu adalah Angel.


Angel memeluk erat Kaylo. Dia sangat paham situasi Kaylo. Angel yakin, Kaylo merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Angel.


"Jangan memikirkan kejadian hari ini, sayang," ucap Angel lembut.


Kaylo langsung berbalik arah dan memeluk erat Angel. Dia menghirup aroma tubuh Angel yang sudah menjadi candu baginya.


"Kemana pun kau pergi, aku akan selalu ikut bersamamu, sayang." ucap Kaylo sambil mengecup kening Angel.


Angel tersenyum lembut, dia menatap Kaylo dan mencium bibirnya singkat. 


"Terimakasih, kau memang suami terbaik. Dan juga, maafkan aku. Karena aku selalu menyusahkanmu."


Kaylo menggelengkan kepala. Dia tidak merasa di susahkan oleh Angel. 


"Jangan berpikir seperti itu, kau segalanya bagiku, sayang."

__ADS_1


Mereka saling berpelukan kembali. Kaylo sangat lega karena Angel masih bisa di peluknya. Dia bersyukur, tidak terjadi apapun pada Angel. 


__ADS_2