You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 44 S2


__ADS_3

Keheningan terjadi di dalam ruangan kerja Kaylo. Angel sangat bosan jika hanya berdiam diri. Sudah 15 menit mereka diam tak berkata apa. Kaylo menahan rasa cemburunya ketika Kris menatap Angel.


Karena Angel tak tahan. Dia menyenggol bahu Max. Max menoleh ke arah Angel. Angel mendekati Max.


"Apa yang kau lakukan? Jangan mendekat!" bisik Max.


"Aku sungguh bosan Max, ayo kita pergi dari sini."


"Aku tidak mau, dan jangan dekat-dekat denganku. Menjauhlah! Lihat Kay sedang menatap kita."


Angel dan Max masih berbisik-bisik. Kris ingin tertawa melihat tingkah Angel. Namun dia tahan dan hanya tersenyum.


"Sialan kau Max... Dia sangat dekat dengan Angel. Dan si Tyler menyebalkan itu malah menatapnya. Kenapa juga senyum segala?" batin Kaylo sambil mengepalkan tangannya.


Angel sungguh tak tahan dengan keheningan ini. Tiba-tiba dia berdiri dan menarik paksa lengan Max. Max memekik kaget.


"Hais... Singa nya mulai mengamuk." batin Max sambil menatap Kaylo.


Kaylo memberi kode kepada Max, supaya Max melepaskan lengannya dari tangan Angel. Namun Angel semakin erat memeluk lengan Max.


"Aku tidak akan melepaskan mu kalau kau tak menuruti keinginan ku." ancam Angel sambil berbisik.


"Kau mengancamku." ucap Max.


Angel hanya acuh tak menjawab Max. Kris semakin tertarik ingin mengenal Angel. Karena Angel berbeda dengan wanita lain nya.


"Sayang...Aku dan Max akan pergi ke K Kafe. Aku sangat rindu dengan Karina." ucap Angel.


Kaylo paham dengan arah pembicaraan Angel. Ternyata Angel akan pergi dari kantor ini. Tapi, kenapa harus dengan Max?


Kris yang mendengar nama Karina dan K kafe kaget seketika. Tidak mungkin Karina yang di maksud adalah Karina cinta pertama nya. Karina Holden. Karena penasaran Kris pun bertanya pada Angel.


"Nona Angel, mohon maaf mengganggu. Apakah Karina yang ada maksud adalah Karina Holden?" tanya Kris.


Kaylo kaget mendengar Kris memanggil Angel dengan sebutan nona. Padahal status Angel sudah jadi Beltran.


"Jaga ucapanmu Tyler, kau seharusnya memanggil istriku dengan benar. Istriku sudah menyandang nama Beltran." ucap Kaylo sambil menatap tajam Kris.


Angel menghela napas kasar. Dia menghampiri suaminya. Dan mencubit perut suaminya. Kaylo menahan sakit kala istrinya mencubitnya.


"Maafkan perkataan suamiku Tuan Tyler." Angel tersenyum." Saya tak menyangka anda kenal dengan Karina." ucap Angel. "Sayang aku berangkat dulu. Jangan menyiksanya, aku tau kau merencanakan itu. Jatah mu akan berkurang jika kau melakukan itu" Angel berbisik dan pergi menggeret tangan Max


Kaylo melongo mendengar perkataan Angel. Jatahnya akan berkurang. Dia paham betul perkataan Angel. Batin Kaylo berteriak. Dia tak mau jatahnya berkurang. Sepertinya dia harus menyusun rencana lagi. Sedangkan Kris masih menatap Angel dengan pandangan Kosong.


Kaylo menoleh ke arah Kris. Dia heran dengan Kris. Kenapa pandangan matanya kosong? Jangan-jangan dia kerasukan hantu. Atau mendadak gila.


"Jika kau terus menatap pintu itu, lebih baik kau keluar saja." ucap Kaylo.

__ADS_1


Kris tersadar. Dia mendengar perkataan Kaylo.


"Terimakasih sudah mengijinkan saya keluar. Saya akan pergi ke K Kafe. Permisi!" Kris lari keluar ruangan.


Kaylo kaget mendengar perkataan Kris. Dia mengira Kris akan mengejar Angel.


"Sialan.. Kenapa aku berkata begitu? Aku harus menyusul mereka. Tapi pekerjaan ku. Hais... semua menyebalkan. Kenapa pekerjaan ku sangat banyak?" Kaylo mengacak rambutnya frustasi.


Jujur saja, Kaylo takut jika Kris merebut Angel darinya. Mengingat Kris melihat istrinya dengan tatapan kagum.


"Sepertinya aku harus minta bantuan Kevin." gumam Kaylo.


Kaylo mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi Kevin.


"Halo."


........


"Keruangan ku sekarang."


Tut


Sudah 15 menit Kaylo menunggu Kevin. Dia sungguh tak tahan. Semua pekerjaan nya di biarkan begitu saja. Dia tak konsen memikirkan kemungkinan yang terjadi saat Kris mengejar Angel.


Cklik


"Kenapa kau lama sekali Kev?" Sambil berdiri.


"Maaf bos, saya tadi masih mengurusi beberapa hal." jawab Kevin.


"Tunda semua agenda ku hari ini." titah Kaylo.


"Tapi bos, sudah hampir satu minggu agenda bos saya undur. Para investor mulai menanyakan keberadaan anda."


Kaylo memijat kepala nya karena berdenyut nyeri. Dengan berat hati dirinya duduk kembali dan meneliti berkasnya lagi.


"Aku sungguh sangat tersiksa!" batin Kaylo berteriak.


----------


Angel dan Max sudah sampai di depan K Kafe. Keduanya tak sadar jika di ikuti oleh seseorang. Mereka berdua pun masuk Kafe.


Karina sangat bahagia melihat kedatangan Angel. Dia langsung memeluk Angel.


"Kau tak memeluk ku." sela Max.


"Aku tak sudi memeluk playboy cap buaya sepertimu Max." ucap Karina.

__ADS_1


Max mendengus kesal. Dia meninggalkan kedua sahabat itu dan memilih duduk di dekat kaca. Sedangkan seseorang yang mengikuti mereka menatap interaksi antara Angel dan Karina. Orang itu adalah Kris.


Kris menatap sendu Karina. Karina adalah cinta pertama Kris. Mereka dulu bersahabat dan berencana untuk mendirikan Kafe. Namun tiba-tiba Ken datang ke kehidupan mereka berdua. Sampai akhirnya Ken melamar Karina. Awalnya Karina menolak. Kris sangat senang karena Karina menolak lamaran Ken. Dia berencana untuk menyatakan perasaannya pada Karina. Namun tiba-tiba, seminggu setelah lamaran itu Karina dan Ken melangsungkan pernikahan.


Kris sangat kecewa. Semenjak kejadian itu hidupnya berubah dan dia memilih pergi meninggalkan Karina. Tanpa tahu apa yang terjadi.


Kris kemudian keluar dari mobil. Dia harus menyelesaikan masalah nya. Karena sudah 5 tahun dia menahan rasa sakit hati nya. Setidaknya dia harus jujur mengenai perasaan nya, meski Karina sudah menjadi milik orang lain.


Dengan langkah mantap Kris menuju Kafe itu. Dia menatap Kafe itu dari luar. Dia berpikir Kafe ini seperti desain miliknya. Bahkan konsepnya pun sama.


Kris membuka pintu Kafe itu. Karina yang semula berbicara dengan Angel langsung diam seketika. Angel pun heran menatap Karina. Karena penasaran Angel pun menoleh kebelakang. Angel kaget, karena melihat Kris masuk ke Kafe ini.


Kris menghampiri wanita yang sedang menatapnya. Ada rasa rindu dan cinta jadi satu. Kris ingin sekali memeluk Karina. Baginya Karina adalah segalanya. Karina yang lembut, Karina yang cantik dan Karina yang penyanyang.


"Apa aku mengganggu kalian?" Ucap Kris


Angel menggeleng. Kemudian dia menatap Karina. Ekspresi Karina telah berubah menjadi sendu.


"Sebaiknya kita duduk. Ayo Karina! Aku tahu kalian sepertinya butuh waktu untuk berbicara." Angel menuntun Karina ke meja yang di tempati Max.


Kris mengikuti kedua wanita itu. Dia melihat Max yang sudah duduk di meja nomer 20.


"Hei.. Kenapa dia ada di sini?." Ucap Max


"Jaga ucapan mu Max. Atau aku akan melempar mu ke laut." ucap Angel.


"Astaga.. Kau sama kejam nya dengan Kaylo." sambung Max.


Angel menatap tajam Max. Max pun bergidik ngeri. Dia langsung menatap Kris.


"Oke maafkan aku duduklah." perintah Max pada Kris.


Kris langsung duduk, begitu juga Angel dan Karina.


"Aku dan Max tak akan pergi. Jadi kau bicaralah Tuan Tyler." ucap Angel.


Karina dan Kris saling bertatapan. Karina meneteskan air mata. Dia berpikir pasti Kris marah padanya. Maka dari itu Kris meninggalkan dirinya.


"Karina, tatap mataku. Jawab jujur. Apa kau mencintai Ken?" tanya Kris.


Karina hanya menunduk. Apa ini saatnya dia untuk jujur. Dia tak mau Kris meninggalkannya kembali. Akhirnya Karina menatap Kris.


"Maafkan aku Kris. Waktu itu aku tidak punya pilihan lain selain menikah dengan Ken. Orang tua Ken datang menemui ku. Mereka memohon agar aku menikah dengan nya. Karena umur Ken tidaklah panjang. Ken mengidap kanker otak Kris. Dan Ken sangat mencintaiku. Setelah pernikahan ku dengannya berjalan 2 minggu, Ken meninggal. Aku di usir oleh keluarga mereka. Karena harta yang Ken punya di berikan semuanya kepadaku." Karina menahan isak tangisnya.


Karina tak mau semua orang melihatnya menangis. Maka dari itu dia sedikit menahan suara tangisannya.


Kris sangat kaget mendengar hal itu. Begitu juga Angel dan Max. Kenapa Karina tak pernah bercerita mengenai dirinya? Dia hanya bercerita kepada Angel bahwa perjuangan mendirikan Kafe ini semata-mata untuk orang yang di cintai Karina

__ADS_1


Angel mengira, orang yang di cintai Karina adalah suami Karina. Tapi ternyata orang lain. Dan Angel baru sadar kalau yang di cintai oleh Karina adalah Kris Tyler.


__ADS_2