You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 26


__ADS_3

Malam telah tiba, hiruk pikuk suasana resort semakin ramai. Banyak mitra bisnis yang bekerja sama dengan Maheswari telah tiba. Tidak hanya itu, jajaran para artis tanah air ikut memeriahkan perta tersebut. Mereka semua penasaran siapa keluarga baru Maheswari yang akan di perkenalkan kepada para publik.


KAMAR INAP DION


"Jadi, malam ini kita ubah rencana kita."


"Tapi, bukankahkah rencana kita sudah direncanakan dengan matang," ujar Ivanka.


"Aku berubah pikiran karena itu terlalu lama. Aku sudah tak sabar."


"Dasar kau! Hanya itu yang ada di pikiranmu."


"Masukkan obat ini kedalam minuman Angel. Sisanya, serahkan padaku," titah Dion.


"Aku mengerti." Ivanka mengambil obat itu dan memasukkan ke dalam tas.


Sebenarnya, mereka berencana untuk menculik Angel. Lagi pula, Angel yatim piatu. Pasti tidak ada yang tahu jika Angel di culik. Karena dia tak punya keluarga.


Namun, rencana mereka di cium oleh Baitu. Karena mereka bekerja sama dengan salah satu orang kepercayaan Baitu. Sebelum mereka melakukan tindakan itu, Baitu lebih dulu maju untuk menggagalkankanya.


Baitu berpikir pasti Dion memiliki rencana cadangan untuk Angel. Dia meminta Sandra untuk lebih mengawasi kedua orang itu.


DI PESTA


Kaylo menunggu Angel dengan gelisah. Pasalnya Angel sangatlah lama. Namun tiba-tiba ponselnya berbunyi.


Kring


Kring


"Halo Mom."


"Dasar anak nakal. apa kau tidak merindukanku? Kenapa tak menghubungiku."


"Maaf Mom. Kaylo lupa."


"Kaumelupakanku..."


"Bukan begitu, Mom. Aku masih mengurusi sesuatu. Menaklukkan Maheswari menyebalkan itu sungguh sangat sulit."


"Dengar Sayang, berjuanglah."


"Terima..."


Tiba-tiba saja, keluarlah ah dua sosok yang sangat mempesona. Angel datang dengan digandeng oleh Baitu. Angel memakai dres yang menjuntai kebawah. Rambutnya di biarkan terurai. Dresnya berwarna merah vanta polos berlengan sebahu. Kerlap kerlip dresnya menambah aura kecantikannya. Sedangkan Baitu memakai setelan Jas berwarna hitam. Tampilannya yang cool membuat siapa saja meleleh.


Para undangan yang melihat itu berdecak kagum. Ada yang iri, ada yang memuji kecocokan pasangan tersebut.


Kaylo pun dibuatnya melongo.


"Halo Sayang, hei... "


"Maaf Mom. Aku tutup telponnya."

__ADS_1


Tut


Kaylo memandangi Angel tanpa berkedip. Meski baju dan riasannya sederhana, mampu membuat Angel sangat terlihat cantik. Apa lagi saat tersenyum. Angel tambah mempesona. Sadar dengan keterpakuannya, Kaylo mendengar bisik-bisik dari tamu undangan.


Para pria menatap lapar diri Angel. Ingin rasanya dia menghajar semua pria yang menatap miliknya.


Namun tiba-tiba, ada seseorang yang mendekati Kaylo.


"Selamat malam, Tuan Beltran."


Kaylo hanya menoleh dan kembali menatap Angel.


Cih... dasar jalan* itu sudah berani menarik perhatian semua pria tampan di sini. Termasuk Tuan Beltran. Kau sudah punya Tuan Maheswari, Angel. Aku akan buktikan kalau aku bisa mendapatkan Kaylo Fendaz Beltran," batin Ivanka.


"Tuan tidak mengenaliku. Aku adalah Ivanka Larina. Kita pernah bekerja sama." Vanka sedikit mendekat kepada Kaylo.


Kaylo hanya diam tidak bergeming. Namun, Ivanka tidak menyerah.


"Apa Tuan tertarik dengan Angel? Saya temannya Angel. Saya tahu siapa Angel. Dia punya sugar dady." Provokasi Vanka kepada Kaylo.


Kaylo yang mendengar itu mengepalkan tangannya. Dia mencoba menahan emosinya. Andai saja pesta ini bukan pesta pertama Angel, pasti Kaylo sudah membuang wanita tidak tahu malu itu ke lautan. Karena tidak tahan, tanpa suara Kaylo memilih pergi meninggalkan Ivanka.


"Dasar jalan* menyebalkan," gumam Kaylo.


Ivanka yang di tinggalkan oleh Kaylo sangatlah kesal. Apa dia kurang mempesona? Kenapa menaklukan Tuan Beltran sungguh sulit?


Kaylo mencari keberadaan Angel. Dia ingin menghampiri Angel, tapi dia urungkan. Karena di sana banyak para wanita yang mengelilingi Angel. Dia jijik bila berurusan dengan wanita kecuali gadisnya, Angel.


Akhirnya, dia mencari Frans. Dia melihat Frans sedang berbicara dengan Maheswari.


Mau tidak mau, dia menghampiri keduannya.


-------


Angel kini sedang menikmati makanan. Dia memilih makanan kesukaannya. Sungguh Baitu sangat penuh kasih sayang. Hampir semua makanan kesukaannya di hidangkan. Dia tidak menyia-nyiakan makanan itu.


"Sungguh enak sekali.l," gumam Angel.


"Seperti tak makan tahunan. Dasar orang miskin," ejek Vanka.


"Bukan urusanmu?"


"Dengar, orang yang tak tahu malu sepertimu harus diusir dari sini."


"Coba saja."


Sabar, aku harus baik-baik padanya," batin Ivanka.


Tidak lama kemudian, Dion datang. Dia memberi isyarat kepada Ivanka untuk melencarkan aksinya.


"Jangan mengoloknya, Vanka. Lebih baik cepat ambilkan minum untuk kita semua."


"Baiklah," jawab Vanka lesu

__ADS_1


Kalau bukan untuk rencana ini, dia tidak mau mengambilkan minuman untuk gadis miskin itu.


Ivanka ergegas menuju tempat minuman. Dia meminta pelayan untuk mengantarkan minumannya.


"Berikan minuman ini pada gadis yang memakai dres merah fanta itu. Ingat, jangan sampai tertukar," titah Ivanka sambil menaruh serbuk obat itu kedalam salah satu minumannya.


Karena sudah melakukan tugasnya, Ivanka bergegas pergi mengambil minuman sendiri. Karena sedang asyik dengan pikirannya sendiri, Ivanka tidak tahu bahwa rencanannya sudah di hadang di jalan.


"Kau tau kan... apa yang harus kau lakukan," bisik Sandra.


Tanpa pikir panjang, pelayan yang tidak lain adalah salah satu dari pengawal keluarga Maheswari menukar minumannya. Dia akan memberikan minuman yang mengandung obat itu kepada Dion.


Sandra menghampiri Ivanka dan mendekatinya. Dia berencana untuk memasukkan obat perangsang kepada Ivanka.


"Nona sedang menikmati pemandangan."


"Tidak juga. Aku hanya ingin melihatnya terakhir kali," jawab Ivanka tanpa sadar.


Vanka tidak tahu bahwa orang disampingnya adalah orang kepercayaan Maheswari. Sambil tersenyum karena umpan sudah di tangkap, Ivanka meletakkan minumannya. Dia ingin menikmati momen dimana Angel meminum habis minumannya. Tanpa di sadari, Sandra menaburkan bubuk obat itu dengan cepat. Dan segera pergi.


"Cepat habiskan minumannya," gumam Ivanka sambil meraih minumannya dan menghabiskannya.


Dion yang melihat itu tersenyum puas. Sebentar lagi, Angel akan berada di genggamannya. Sambil tersenyum semirik dia menatap Angel lapar. Karena tidak tahan, Kaylo datang menghampiri mereka.


"Kau menatap milikku penuh nafsu, Bung." Kaylo mendekati Angel dan Dion.


Angel yang mendengar itu langsung tersenyum dan menatap Kaylo. Dion yang mendengar itu hanya bingung. Milik Tuan Beltran. Bukankah Angel punya sugar dady. Dan sugar dadynya itu adalah Tuan Maheswari.


"Tak disangka. Tuan Beltran ada di sini." Dion menatap Kaylo.


"Tentu saja, karena ini adalah pesta kekasihku."


"Kekasih...."


"Apa ada yang salah?"


"Tidak."


Dion tidak mau menyinggung Kaylo. Karena dia paham betul, siapa Kaylo Fendaz itu. Karena tidak ingin berlama-lama, dia berniat untuk pergi. Lima menit lagi obatnya akan bereaksi. Ketika Angel pergi ke toilet. Dia akan mengajak Angel ke kamar tempatnya menginap.


Sambil menikmati minumannya, Dion terus mengamati interaksi antara Angel dan Kaylo. Dion mengepalkan tangannya. Namun tiba-tiba, lampu seluruh ruangan padam.


"Selamat malam para tamu undangan. Kita sambut keluarga baru Maheswari. Angelica Vanesa Maheswari. Beri tepuk tangan!" sambut pembawa acara.


Sontak semua melihat ke arah sorot lampu dan bertepuk tangan. Dion dan Ivanka kaget mendengar itu.


Angel berdiri di temani oleh Baitu Maheswari.


"Dia adalah keponakanku. Anak dari kakakku. Diaz Maheswari," ujar Baitu.


Semua orang melongo mendengar perkataan Baitu. Ternyata, Baitu Maheswari masih memiliki saudara. Mereka kira Baitu Maheswari anak tunggal. Kaylo yang mendengar itu tersenyum. Dia lega, karena Angel bisa bertemu keluargannya. Tapi sialnya, kenapa harus Maheswari?


Dion dan Ivanka kaget mendengar pengumuman itu. Mereka tidak percaya bahwa Angel adalah keturunan Maheswari. Namun, tiba-tiba tubuh mereka panas. Mereka pergi meninggalkan acara tersebut.

__ADS_1


Baitu yang melihat keduanya pergi tersenyum devil. Dia mengambil ponselnya dan menulis pesan.


"Jalankan rencana kedua." Isi pesan yang di tulis Baitu.


__ADS_2