
Kebersamaan kedua pengantin baru itu, pasti membuat semua yang melihat nya iri. Mereka sungguh mesra sekali. Kaylo sangat mencintai Angel. Yang kini berstatus istrinya. Tingkah Kaylo yang sangat manja kepada Angel pasti membuat orang keheranan. Pasalnya Kaylo tak pernah bersikap demikian. Hanya kepada Angel lah dia menunjukkan kelembutan dan kehangatan sikapnya.
Kini, Vila yang semula sepi berubah menjadi Vila yang sangat rame. Banyak orang di sana yang sudah menikmati berbagai macam hidangan yang telah di sajikan. Gemerlap lampu dan hiasan ruangan menambah keindahan dan suasana ruangan itu.
Malam ini, adalah perayaan pesta pernikahan Kaylo dan Angel. Para tamu undangan yang hadir dari kalangan artis dan juga rekan bisnis Baitu. Tak hanya itu saja. Max, Karina, Leo dan juga istrinya juga sudah berada di sana.
Kedua pengantin baru itu akhirnya muncul juga. Kaylo sangatlah tampan menggunakan tuxedo yang senada dengan Angel. Gaun Angel berwarna putih menjuntai ke bawah. Gaun yang sangat sederhana namun berkesan elegan. Angel nampak cantik mengenakan gaun itu. Semua orang tak henti-hentinya menatap sang pengantin baru. Balutan Make up yang tipis menambah kecantikan alami Angel.
Mereka turun dari tangga. Kaylo memeluk pinggang istrinya posesif. Karena dia tahu banyak para kaum adam menatap istrinya dengan penuh minat. Ini lah sebab nya Kaylo tak mau merayakan pesta pernikahan mereka.
Suara tepuk tangan menggema di seluruh ruangan. Jenifer dan Frans tersenyum melihat putra nya bisa mendapat kan istri secantik dan sebaik Angel.
Beda hal nya dengan Max. Dia sangat cemburu melihat kemesraan mereka. Karena dia tak punya pasangan malam itu.
Karina menatap Angel penuh senyuman. Dia tahu kalau perjuangan Angel dalam menjalani hidup tidaklah mudah. Tetesan tangis bahagia menghiasi mata Karina.
Pengantin baru itu langsung mendapatkan sambutan dari para tamu undangan. Banyak ucapan selamat yang di lontarkan untuk Angel dan Kaylo. Satu persatu kolega bisnis dan para artis antusias memberi selamat atas pernikahan mereka.
Baitu tersenyum dari jauh. Dia sangat bahagia melihat keponakan nya sudah berstatus istri Beltran. Meski statusnya berubah. Dia tidak akan menjauh dari keponakannya.
Max, Karina, Leo dan Liana mendekati kedua pasangan itu.
"Kalian...! Terimakasih sudah datang, aku sangat merindukan mu Karina." Angel memeluk Karina.
"Berbahagialah dengan tuan Beltran Angel!"
"Terimakasih, Karina." Angel meneteskan air mata.
"Jangan menangis Angel, lihat! Kecantikan mu pudar jika kau menangis."
Kaylo yang mendengar perkataan Karina langsung menoleh ke arah sang istri.
"Don't Cry baby, ini hari bahagia buat kita." ucap Kaylo sambil menatap tajam Karina.
Astaga... Pandangannya yang menusuk membuat Karina ketakutan. Langsung saja dia meminta maaf kepada Kaylo.
"Maafkan saya tuan Beltran. Saya tidak bermaksud membuat Angel menangis."
Angel menatap Kaylo. Betapa tidak! Kaylo melotot kepada Karina. Dia hanya menggelengkan kepalanya.
"Hei... sayang! Berhenti menatap Karina seperti itu. Aku menangis bahagia. Bukan karena sedih." ucap Angel.
Kaylo langsung menoleh. Dia tersenyum lembut dan mengusap air mata Angel. Karina yang melihat itu bernapas lega. Dia selamat. Mod tuan Beltran berubah dengan cepat karena Angel.
"Wah... sepertinya kau sedang melakukan hal yang tak pernah kau lakukan Kay!" sela Max.
Kaylo menoleh ke arah Max, dia mendengus kesal.
"Hai.. Angel. Selamat atas pernikahan kalian." sambil merentangkan tangan untuk memeluk Angel namun di cegah oleh Kaylo.
__ADS_1
"Jangan sembarangan memeluk istriku Max!" Ucap Kaylo.
"Aku cuma memeluknya, aku tak akan melakukan hal lebih. Bolehkan Angel."
Angel hanya mengangguk tanda setuju. Kaylo menatap Angel. Dia sangat kesal apabila hal itu terjadi. Ingin rasanya Kaylo menendang Max keluar. Karina hanya menatap interaksi kedua pria itu.
Karena mendapat persetujuan dari Angel. Max langsung memeluk Angel erat dan berbisik.
"Ku pastikan sebentar lagi, Kay akan meledak. Lihat lah Angel!" Max tersenyum.
Max sangat hobi menjahili Kaylo. Dia terhibur melihat Kaylo marah.
Kaylo mengepalkan tangan nya kuat. Belum ada satu menit, Kaylo sudah tak tahan. Dia memisahkan pelukan Max kepada istrinya.
"Berhenti memeluknya brengse*!" Sambil memisah nya secara kasar.
Max terhuyung ke belakang. Hampir saja dia jatuh. Namun di tangkap oleh Karina. Max pun tersenyum melihat tingkah Kaylo.
"Baby... Kau membuat darah ku mendidih." Kaylo menatap istrinya.
"Sayang... kau terlalu berlebihan." jawab Angel.
"Kau di peluk oleh pria lain, bagaimana aku tidak marah?"
"Max... hanya memberi selamat padaku sayang..!"
"Sekali lagi kau menyentuh istriku. Kupastikan kau ku buang ke pulau tak berpenghuni." ancam Kaylo.
"Dasar posesif." ejek Max.
"Kau mau ku pukul." Kaylo menghampiri Max.
Angel langsung menengahi kedua nya.
"Kalau kau memukul nya. Aku akan marah."
Kaylo langsung berhenti. Dia berbalik arah menuju istrinya. Kaylo menatap istrinya lembut. Dan memeluknya.
"Jangan marah. Aku tak akan melakukannya." ucap Kaylo sambil menaruh kepala nya di bahu sang istri.
"Hei... tak tahu malu. Kau bermesraan di depan semua orang. Efek jomblo akut." sela Max.
Kaylo melepaskan pelukan nya dari Angel. Dan menoleh ke arah Max.
"Bilang saja kau iri. Aku sudah punya istri. Sedangkan kau belum. Padahal sering gonta ganti pasangan." ejek Kaylo.
Max mendengus kesal mendengar perkataan Kaylo. Dia menghampiri Kaylo dan memeluk tubuh Kaylo erat.
"Selamat. Kau beruntung bung mendapatkan Angel. Andai saja aku yang menikah dengan nya pasti aku akan bahagia." Max melepas pelukan nya dan meninggalkan kedua pengantin itu.
__ADS_1
Kaylo tersenyum tipis melihat Max. Max adalah sahabat terbaiknya. Walaupun terkadang omongan nya sedikit kasar.
Leo dan Liana pun menghampiri Kaylo dan Angel. Mereka mengucapkan selamat dan langsung pamit pulang.
Karina juga demikian. Dia harus terbang ke Jakarta malam ini. Karena ada urusan pribadi yang tak bisa dia tunda.
Acara pernikahan berjalan dengan lancar. Semua orang sudah pergi dari pesta itu. Kini tinggal kedua pengantin itu bersama keluarganya. Mereka sedang duduk di sofa menikmati kebersamaan mereka.
"Princes... Kau terlihat cantik." puji Brama.
"Jangan memuji istriku Brama." sela Kaylo.
"Boy.. jangan berlebihan. Brama cuma memuji Angel. Seharusnya kau senang."
"Tapi aku tidak senang dad." jawab Kaylo ketus.
"Memang Beltran yang sulit diatur." ucap Baitu.
Kaylo mendengus kesal. Dia di pojok kan oleh semua orang.
"Om... sudahlah....! Kagi pula Kaylo suami ku. Wajar bila dia bersikap demikian." bela Angel.
Kaylo langsung senyum secerah matahari. Dia sangat senang istrinya membela dirinya. Dia bergelayut manja pada istri nya tanpa rasa malu.
"Astaga ... Kaylo! Mom tak pernah melihatmu seperti itu." Jenifer menutup mulut nya.
Semua orang di sana menatap Kaylo dan Angel. Mereka hanya menggelengkan kepala. Kaylo benar-benar tak mengenal tempat.
"Lebih baik kita pergi." ucap Baitu.
"Benar... itu lebih baik." jawab Jenifer.
Tanpa pikir panjang lagi mereka meninggalkan kedua pasangan baru tersebut. Angel hanya terbengong melihat kepergian mereka. Sedangkan Kaylo sangat acuh. Dia memilih untuk meneruskan kegiatan nya. Bermanja-manja dengan istri tercinta.
Tiba-tiba Angel berdiri. Dia langsung menuju kamar. Kaylo pun kaget melihat istrinya pergi. Dengan langkah cepat dia mengikuti istrinya.
Angel sangat lelah. Setelah dia masuk kamar. Dia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Cukup lama dia berada di kamar mandi.
Angel keluar dengan wajah yang segar. Dia melihat Kaylo yang murung.
"Ada apa, mukamu terlihat jelek."
"Kau marah pada ku?" tanya Kaylo
Angel tak mengerti. Mengapa Kaylo berkata demikian?
"Bersihkan dirimu dulu. Lihat! Wajahmu sangat kusut."
Dengan langkah gontai Kaylo menuruti permintaan Angel. Dia tak mau sang istri tambah marah.
__ADS_1