You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 50 S2


__ADS_3

Kedua pasangan istri itu keluar rumah sakit dengan perasaan bahagia. Setelah mendapatkan vitamin dan juga hasil USG, Angel tak hentinya mengelus perutnya. Pantas saja dia berubah akhir-akhir ini. Ternyata ini penyebabnya.


Kaylo menuntun Angel masuk mobil dengan hati-hati. Dia tak mau terjadi hal yang tak di inginkan terhadap Angel.


"Sayang..! Kita langsung pulang saja. Kau istirahat di rumah. Aku akan menemanimu."


Angel mengangguk. Dia sangat senang Kaylo memperhatikan dirinya.


Kaylo melajukan mobil dengan perlahan. Dia sesekali melirik Angel yang sedang menatap jalanan.


"Sayang berhenti."


ckit


Kaylo mengerem mobilnya mendadak. Dia menatap Angel.


"Ada apa sayang? Kenapa minta berhenti?"


"Ada penjual sate di sana tadi. Putar balik sayang."


Kaylo menuruti Angel. Dia tak ingin nanti Angel marah kepadanya. Dia langsung putar arah menuju tempat penjual sate.


Kaylo menatap penjual sate bergerobak itu. Dia bergidik jijik melihat sate di jual di pinggir jalan. Kaylo kira penjual sate yang Angel maksud adalah warung makan penjual sate.


"Sayang...Kita cari tempat lainnya. Ini pasti tidak higenis."


"Aku mau yang ini. Ini pasti enak. Pokoknya yang ini." ucap Angel sambil melipat kedua tangannya.


"Nanti kalau sakit perut gimana? Kan kasihan yang ada di perutmu sayang." bujuk Kaylo lagi.


Angel sudah meneteskan air matanya. Dia hanya ingin makan sate itu sekarang. Kenapa Kaylo malah mendoakannya sakit perut.


"Kau mendoakanku sakit perut. Hiks...Hiks."


Kaylo gelagapan. Dia tak ingin Angel menangis. Kaylo menepuk jidatnya. Dia lupa pesan dokter tadi. Dia harus menjaga dan menuruti keinginan Angel agar yang bayinya nanti tidak meneteskan air liurnya.


"Maafkan aku sayang. Oke...Kau boleh makan sate itu."


Angel langsung mengusap air matanya. Dia tersenyum kepada Kaylo. Dia kemudian langsung keluar mobil bersama Kaylo. Semua orang yang ada di sana menatap Angel dan Kaylo. Mereka kaget melihat Tuan Beltran menghampiri penjual sate pinggir jalan.


"Bang.... Satenya 20 tusuk. Makan di sini ya!"


"Iya non. Silahkan di tunggu satenya."


Angel duduk di tempat yang telah di sediakan. Sedangkan Kaylo mengikuti Angel dan duduk di sampingnya.


Kaylo melirik jam yang ada di tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Perut Kaylo mulai keroncongan. Dia ingin makan. Tapi dia tidak ingin makan sate itu.

__ADS_1


Pesanan Angel sudah jadi. Angel makan dengan lahab, sedangkan Kaylo hanya melihat saja. Angel menghentikan makannya. Dia tahu Kaylo sangat lapar. Dia menyuapi Kaylo. Kaylo awalnya menolak. Tapi karena lapar, dia terpaksa membuka mulut untuk menyantap sate itu.


"Rasa satenya lumayan." gumam Kaylo.


Angel tersenyum. Dia sangat senang mendengar Kaylo memuji sate yang dia makan.


"Bang 10 tusuk lagi buat di bawa pulang."


Tukang sate mengangguk tanda setuju. Tak lama kemudian Angel sudah menghabiskan semua sate yang telah dia pesan. Dia juga sudah menerima satu bungkus sate untuk di bawa pulang.


Angel sangat senang. Dia mengelus perutnya perlahan dan masuk mobil. Kaylo memberikan uang kepada penjual sate.


"Rasa satemu lumayan. Besuk akan ada seseorang yang datang kesini. Karena istriku sangat senang. Kau akan aku berikan hadiah." ucap Kaylo kemudian pergi.


Penjual sate menangis haru. Dia tak menyangka akan mendapatkan hadiah dari Tuan Beltran.


"Terimakasih Tuan. Semoga anda bahagia selamanya." teriak penjual sate itu.


Kaylo masuk mobil. Dia tersenyum melihat Angel yang sudah tertidur pulas.


"Astaga...Cepat sekali dia tidurnya." gumam Kaylo.


Kaylo langsung menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobil tersebut. Sampai di tempat parkir apartemen. Kaylo menyentuh pipi Angel. Angel langsung terbangun. Dia kemudian turun dari mobil dan pergi begitu saja.


Kaylo hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Angel. Dia mengikuti Angel yang sedang berjalan menjauh darinya. Tiba-tiba Kaylo menggendong Angel. Angel memekik kaget. Dia sangat malu karena di lihat oleh semua orang.


"Astaga....Sudah lama kau menungguku?" ucap Angel sambil duduk.


"Belum lama."


Karina sangat lesu. Angel bingung di buatnya.


"Ada apa? Kau sakit? Katakan padaku."


"Kris....Dia selingkuh di belakangku. Dia tidak memcintaiku. Dia bahkan tidur dengan wanita lain. Aku dapat kiriman foto dari seseorang."


Kaylo mendekati keduanya. Dia duduk di samping Angel.


"Kau sudah bertanya padanya?" tanya Kaylo.


"Dia tak menjawabnya. Dia malah memintaku untuk tidak percaya dengan foto ini." Karina mengeluarkan foto itu dan menyerahkan kepada Kaylo.


Kaylo mengamato foto itu. Foto yang dia pegang memang asli. Tapi foto itu sudah lama. Kris seharusnya menjelaskan semua kepada Karina.


"Ini memang benar foto asli. Tapi ini foto lama. Kemungkinan ada seseorang yang tidak menyukai hubungan kalian."


"Jika fotonya asli. Seharusnya dia berkata sejujurnya padaku." ucap Karina sambil menangis.

__ADS_1


Angel sangat emosi. Dia mengepalkan tangannya kuat. Kris harus di beri pelajaran. Karena membuat Karina menangis.


Tak lama kemudian seseorang menekan bel pintu apartemen Kaylo. Kaylo langsung berdiri dan membuka pintu itu. Dia melihat Kris yang tergesa-gesa.


"Aku tahu dia di dalam. Biarkan aku masuk." Kris menerobos pintu itu.


Karina kaget melihat Kris yang datang menghampirinya. Dia langsung duduk di samping Angel.


"Sayang.... Maafkan aku. Aku mohon kau dengarkan penjelasanku dulu mengenai foto itu. Foto itu tidak asli." ucap Kris.


Kaylo menghampiri Kris. Dia menatap tajam Kris.


"Kau harus jujur padanya. Kenapa kau berbohong?"


Kris menatap Kaylo. Dia merosotkan tubuhnya ke bawah.


"Maafkan aku Karina. Aku terpaksa melakukannya. Aku dan dia tak ada hubungan apa pun. Setelah kau menikah dengan Ken. Aku frustasi dan melakukan want night stand dengan beberapa wanita. Aku tidak ingin kau mengetahuinya. Jadi aku berbohong padamu." ucap Kris sambil menunduk.


Karina hanya diam. Dia kecewa dengan Kris. Tapi dia juga tak bisa menyalahkan Kris begitu saja. Angel ingin sekali menghajar Kris. Dia lngsung menghampiri Kris dan menjambaknya.


"Kau berani menyakiti Karina. Jangan harap kau bisa bertemu dengannya Kris." ucap Angel


Kaylo melongo. Dia menghampiri Kris yang sedang berteriak kesakitan. Karina pun juga menghampiri Angel dan Kris.


"Sayang...hentikan. Kris kesakitan." bujuk Kaylo.


"Aku tidak mau."


"Tolong lepaskan aku Angel. Kepalaku sampai pusing. Ini sakit sekali." ucap Kris sambil memegang tangan Angel.


"Angel lepaskan Kris. Aku mohon." bujuk Karina.


Angel menghela napasnya kasar. Dia melepaskan tangannya dari rambut Kris. Dia menggeret paksa tangan Karina untuk menjauh dari Kris.


"Aku tak akan membiarkan kau bertemu dengan Karina."teriak Angel menggema di seluruh ruangan dan pergi bersama Karina.


Kaylo menghampiri Kris yang sedang memegang kepalanya.


"Berdirilah Kris."


Kris langsung berdiri dan duduk. Kaylo pun menatap Kris dari atas sampai bawah.


"Apa ayahmu yang melarangmu berhubungan dengan Karina?"


"Iya....Dia sengaja melakukan semua ini Kay. Aku memang belum sempat bercerita dengan Karina mengenai masa laluku. Papa memanfaatkan keadaan ini supaya aku berpisah dengannya."


"Rony Tyler sungguh pemilih. Tenang saja. Aku akan membantumu."

__ADS_1


Kris menatap Kaylo penuh rasa senang. Dia bisa bernapas lega. Kris sangat mencintai Karina. Di matanya hanya ada Karina seorang. Dulu Rony menyetujui hubungan mereka. Namun karena Karina meninggalkan Kris, Rony tidak menyetujui hubungan mereka.


__ADS_2