You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 43 S2


__ADS_3

Mereka sudah berada di dalam mobil, namun bertiga. Karena Max tidak membawa mobil. Dia meminta Kaylo mengantarnya. Awalnya Kaylo menolaknya. Akan tetapi Angel yang menyetujui.


Kaylo sangat kesal dengan Max. Seharusnya dia bermesraan dengan istrinya. Kalau Max ada yang terjadi malah perdebatan kecil yang tak berguna.


Angel menoleh kearah suaminya. Dia tahu kalau Kaylo marah. Nanti dia akan memberikan hadiah pada Kaylo. Agar Kaylo tak marah lagi.


Ckit


Rem mobil Kaylo berbunyi. Kaylo berhenti di depan apartemen yang di tinggali Max. Tanpa sepatah kata pun Max langsung pergi begitu saja.


"Dasar tak tahu terimakasih." gumam Kaylo sambil menjalankan mobilnya kembali.


Angel hanya diam. Dia tak mau merusak suasana marah suaminya. Karena jarak antara apartemen Kaylo dan Max dekat, mereka pun sampai. Angel langsung turun dari mobil. Dia berlari menuju apartemen milik Kaylo.


Kaylo hanya melongo. Dia bingung melihat tingkah Angel. Kaylo kemudian berjalan gontai ke apartemennya. Rasa kesalnya masih tertuju pada Max. Kalau saja Max tak datang, pasti dia dan Angel bisa berduan dan bermesraan. Bukan di tinggal lari seperti ini.


"Sungguh menyebalkan." Kaylo membuka pintu apartemen.


Kaylo langsung menuju ke kamar nya. Dia ingin bermanja dengan Angel. Kaylo pun langsung membuka pintu kamar. Disana dia tak melihat Angel. Tiba-tiba ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Dia langsung berbalik dan menoleh. Kaylo tahu tangan itu adalah tangan milik Angel.


Kaylo kaget melihat Angel berpakaian seksi. Baju tidur milik Angel sangat tipis sekali. Sepertinya Angel tak memakai apa pun di dalam nya. Kaylo menelan salivanya kasar. Dia tak menyangka Angel begitu menggoda.


Bau harum tubuh Angel yang tak pernah pudar menambah hasrat Kaylo saat ini.


"Baby... Kau menggodaku." Kaylo memegang pipi Angel.


Angel hanya tersenyum. Sebenarnya dia malu melakukan ini. Tapi dia ingin menyenangkan hati Kaylo.


Karena tidak tahan, Kaylo langsung memeluk pinggang Angel dan melumat bibirnya. Desahan-demi desahan menggema di kamar itu. Pasangan suami tersebut melakukan pelepasan berkali-kali.


Kaylo sangat senang. Dia tak pernah bosan dan puas dengan Angel. Angel ternyata sangat pintar memanjakannya.


Kedua nya roboh tak berdaya. Kaylo mencium lembut kening Angel. Kaylo kemudian berbaring dan memeluk pinggang Angel


"Baby... Aku ingin tahu, sebenarnya kau memakai parfum apa? Kenapa aroma tubuhmu sangat wangi?" tanya Kaylo serak.


"Aku tak memakai apa-apa. Sayang! Kau tahu kan, aku tak pernah memakai parfum apa pun. Bahkan make up pun jarang kupakai." jawab Angel sambil memejamkan mata.


Angel sangat lelah dan mengantuk. Dia tak bisa menahan kantuknya. Akhirnya Angel tertidur.


"Baby...." Panggil Kaylo pada Angel namun tak ada jawaban.


Kaylo tersenyum mendengar napas teratur milik Angel. Tandanya Angel sudah tidur. Kaylo tahu kalau Angel sangat lelah. Karena mereka melakukan penyatuan berkali-kali.


"Baby.... Tanpa kau menggoda pun aku sudah tergoda. Aku sangat senang hari ini. Karena kau berinisiatif memulainya. Baby..I Love You." Kaylo menghirup aroma tubuh Angel yang sudah menjadi candu untuknya.


Kaylo ikut memejamkan mata. Besuk dia akan mulai bekerja. Lagi pula dia akan mengurus anak Tyler yang menyebalkan itu.

__ADS_1


---------


Pagi-pagi sekali Kaylo sudah berada di kantor. Dia mengadakan rapat dadakan untuk anggota dewan. Karena dia akan memasukkan anak Tyler ke perusahaan nya. Semua orang setuju. Lagi pula tuan Tyler adalah rekan bisnis terlama di perusahaan Beltran.


Sekarang Kaylo berada di ruang kebesaran nya. Tadi pagi dia tidak pamit dengan Angel. Karena Angel masih tidur. Kaylo tak tega jika harus membangunkannya.


Max duduk di sofa depan meja kerja Kaylo. Max sedang mengerjakan proyek rumah elit yang akan di bangun oleh perusahan milik Kaylo.


Sementara itu Angel berkutat di dapur. Hari ini dia akan ke kantor suaminya. Dia akan membawa bekal untuk suaminya. Anton dan Ali ingin membantu nyonya nya tapi di larang oleh Angel.


"Akhirnya selesai juga. Ali...Tolong bawa ini ke mobil." Angel menyerahkan tas besar berisi makanan.


Angel memasak tumis kangkung, ayam rica-rica dan capcay. Angel belum tahu makanan kesukaan Kaylo. Kadang Angel berpikir, Angel seperti Angel yang tak berguna. Karena tak pernah tahu selera Kaylo.


Angel pun bersiap-siap menuju kantor suaminya. Hari ini dia memakai dres selutut lengan pendek berwarna putih tulang. Dres ini bermotif bunga. Dres yang di pakai Angel ini tak begitu mewah. Namun bisa di pastikan harganya selangit. Baju dan semua kebutuhan Angel, Kaylo lah yang mengurusnya. Semua baju yang di belikan Maheswari tak di bawa satu pun.


Angel sudah berada di lokasi. Semua karyawan menatap nya. Para Karyawan sudah tahu kalau Angel adalah istri dari bos mereka. Rambut panjang yang tergerai menambah pesona Angel. Apa lagi Angel sekarang sedang tersenyum. Sehingga menampilkan lesung pipinya. Para Karyawan pun melongo di buatnya. Mereka seperti melihat malaikat yang sedang berjalan.


Angel langsung masuk ke pintu kerja suaminya. Dia membuka pintu tanpa suara. Angel melihat Kaylo yang serius dalam memeriksa berkas-berkasnya sedangkan dia juga melihat Max yang masih berkutat dengan laptopnya.


"Kay... Lokasi ini sangat strategis sekali. Kau sangat pintar memilih lokasi."


"Tentu saja, aku ingin menambah taman nantinya. Taman itu ku buat untuk Angel. Sepertinya dia suka melihat bintang."


Angel tersenyum mendengar perkataan Kaylo. Kaylo memang mengerti dirinya.


"Baby...Sejak kapan kau berada di sini." Sambil menghampiri Angel.


Max mengangkat kepalanya. Dia melihat Angel berdiri di depan pintu masuk.


"Belum lama." jawab Angel.


"Max..Pindah lah ke sana! aku akan duduk berdua dengan istriku disini." titah Kaylo.


"Konsentrasi ku buyar Kay." Max menutup laptopnya dan pindah ke sofa sebelahnya.


"Baby...Kau membawa apa?" tanya Kaylo.


"Aku membawa makanan untuk mu. Ku harap kau menyukainya." Angel membuka bekal yang telah dia bawa.


Kaylo sangat senang Angel membawa bekal untuknya. Lagi pula dia sangat lapar. Dan jarang makan masakan rumahan. Dia selalu makan di luar. Kadang kala dia makan masakan Ali.


Kaylo melongo melihat masakan Angel Baunya harum sangat harum dan menggunggah selera. Max hanya menatap makanan itu dari jauh.


"Apa kau tak mau berbagi dengan ku? Sepertinya sangat enak. Angel aku mau!" Max memasang wajah memelas.


"Kita makan bersama-sama. Sayang aku ambilkan untukmu." ucap Angel.

__ADS_1


Max yang mendapatkan lampu hijau langsung menyerbu masakan Angel.


"Ini semua milik ku, ayam itu milik ku. Jangan mengambilnya! Max... kembalikan!." Kaylo melotot ke arah Max.


Max hanya acuh menikmati masakan Angel. Masakan Angel sangat enak sekali.


"Sudahlah! Jangan berebut." Sambil menyuapi Kaylo.


"Baby... Kau pandai memasak, masakan mu sangat enak, tambah capcay nya lagi." ucap Kaylo.


Angel tersenyum senang. Ternyata Kaylo sangat menyukai masakan nya. Mereka pun makan bersama dengan lahap dan tak tersisa.


"Astaga... ! Aku sampai kenyang begini." ucap Max.


"Kau makan seperti **** Max." ejek Kaylo.


"Diam lah! Angel saja tak keberatan." Kaylo menatap Angel.


"Jangan menatap istriku." Kaylo memukul kepala Max. Max meringis kesakitan.


Angel sangat bahagia melihat interaksi keduanya. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.


Tok tok


"Masuk." ucap Kaylo.


Ternyata yang mengetuk pintu adalah Kris Tyler. Kaylo mendengus kesal. Kenapa kedatangannya tepat saat Angel di sini.


"Maaf menunggu lama tuan Beltran." Sambil melirik Angel dan Max.


Angel dan Max hanya menatap Kris. Mereka tahu siapa Kris.


"Duduk lah." perintah Kaylo.


"Sepertinya kedatangan saya mengganggu kebersamaan anda." ucap Kris sambil duduk.


"Memang benar." sahut Max sinis


Plak


Plak


"Astaga... ! Angel kau memukul kepala ku. Sakit sekali."


"Kalau kau tak bisa bersikap sopan. Akan ku pastikan kau ku kirim ke gunung Amazon." Angel berbisik ke telinga Max.


Kris ingin tertawa melihat perilaku Angel. Angel sangat berbeda dengan wanita lainnya. Kris bisa merasakan itu.

__ADS_1


__ADS_2