You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 46 S2


__ADS_3

Kaylo menatap Angel yang sedang marah. Dia akan membujuk Angel. Agar hukuman nya batal.


"Baby...! Kau tahu kan aku tidak bisa tidur kalau tidak tidur dengan mu." ucap Kaylo sambil mendekat.


Angel masih tak mau menatap suaminya, dia tetap membuang muka. Kaylo menepis jarak keduanya. Kaylo memegang dagu Angel, agar mau menatap nya. Mereka pun saling menatap satu sama lain.


"Dengar baby! Aku cemburu, kau di sana dengan Kris. Walaupun ada Max, pasti dia akan tetap menatap mu." Kaylo menatap lembut istrinya.


Angel menghembuskan napas kasar. Kaylo sangat cemburuan. Sifat ini yang tidak di sukai Angel dari Kaylo. Angel merasa Kaylo kurang percaya pada nya.


"Itu artinya, kau tak percaya padaku!" jawab Angel.


"Bukan begitu maksud ku baby, aku percaya padamu. Aku tak mau orang lain menatap mu. Hanya itu saja."


"Mereka punya mata Kay, kau terlalu berlebihan. Sepertinya kau harus intropeksi diri. Jadi hukuman mu bertambah." ucap Angel.


Kaylo kaget. Dia tak mau hukuman nya bertambah. Kenapa susah sekali membujuk istrinya ini? Tidak..! Semua tak boleh terjadi. Batin Kaylo meronta-ronta. Ingin Kaylo berteriak dan mengumpat sepuasnya. Semua gara-gara Kris sialan itu. Nanti dia akan membuat perhitungan dengan nya.


"Jangan menyalahkan orang lain. Di sini, kau yang salah." ucap Angel.


Angel pandai menebak jalan pikiran Kaylo. Bagaimana bisa dengan melihatnya saja, Angel tahu isi pikiran nya? Sepertinya Kaylo harus pintar-pintar dalam menyembunyikan ekspresi.


"Sebelum bertindak, kau seharusnya berpikir Kay. Rasa cemburumu itu menutup mata dan pikiranmu. Kris kesana karena Karina. Bukan untuk mengejar ku." jelas Angel.


"Apa?" Teriak Kaylo menggema di seluruh ruangan.


"Jangan berteriak. Telinga ku sakit." Angel memegang telinganya


"Maaf Baby, hanya saja aku kaget." Kaylo mengelus telinga Angel.


Kaylo menatap Angel dengan seksama. Wajahnya sangat cantik. Dia tak bisa berpaling dengan wajah Angel. Bahkan semua milik Angel. Jika dia tidak tidur bersama Angel, pasti dia akan tersiksa. Kaylo memeluk Angel. Dia menghirup aroma kuat-kuat milik Angel.


"Apa keputusan mu sudah bulat? Jangan menambah hukuman ku. Kau tidak kasihan kepada ku." bujuk Kaylo.


Sebenarnya, Angel tak tega melihat suaminya dengan tampang memelas seperti ini. Tapi suaminya harus di beri pelajaran. Supaya kedepan nya mau berubah.


"Oke aku tak akan menambah hukuman mu. Tapi Lepaskan pelukan mu, aku mau pulang. Hari sudah sore. Dan aku capek."


"Baby... Ayolah...! Maafkan aku. Aku janji tidak mengulangi nya lagi.

__ADS_1


Angel hanya diam. Dia melepaskan pelukan Kaylo dengan cara paksa. Kemudian pergi meninggalkan Kaylo sendirian. Sedangkan Kaylo mengacak rambutnya frustasi. dia berjalan gontai menuju ruang kerjanya.


Ceklik


Kris dan Max menoleh ke arah pintu kamar pribadi Kaylo. Max ingin tertawa melihat Kaylo dengan wajah suram itu. Sedangkan Kris merasa bersalah pada Kaylo.


"Lihat wajah mu! Kau jadi tambah tua Kay." ucap Max


"Tutup mulut mu Max, jangan buatku tambah pusing." Kaylo berjalan menuju sofa.


"Tuan Beltran, maafkan saya. Bukan maksud saya untuk pergi ke kafe itu." Kris menatap Kaylo dengan penuh rasa bersalaj


"Sudahlah, lagi pula kau tak salah. Jangan panggil aku Tuan Beltran. Aku akan menjadikan mu sebagai teman ku. Sama halnya dengan Max."


"Wow... Sepertinya otakmu kemasukan air Kay. Kau takut Angel marah padamu?" tanya Max.


Kaylo hanya mendengus kesal. Mengingat kejadian tadi dia tak mood untuk menjawab pertanyaan Max.


"Terimakasih banyak tuan, maaf maksudku Kay." ucap Kris


Kaylo hanya mengangguk saja. Lagi pula dia salah paham. Dia menyesal tidak menyelidiki dulu tadi. Kecemburuannya menguasai otaknya yang jenius.


Kris menganggu, kemudian pamit dengan Kaylo dan juga Max.


"Jadi... Kau berdamai dengan Kris."


"Iya, karena dia bukan ancaman dalam kehidupan ku dan Angel." jawab Kaylo.


"Makanya, selidiki dulu. Main bertindak tanpa pikir panjang. Lihat kau yang susah kan. Pasti Angel melarangmu tidur bersamanya."


"Cih... Bagaimana kau bisa tahu? Kau menguping!" tanya Kaylo.


Max tertawa terbahak-bahak. Tentu saja dia bisa menebaknya. Lagi pula kebanyakan pasangan suami istri yang bertengkar pun seperti itu.


"Sialan kau Max." batin Kaylo sambil mengepalkan tangan nya.


Max menatap Kaylo yang sedang menahan amarahnya. Max pun langsung diam seketika. Dia tahu kalau Kaylo sedang marah.


"Hais.... Bodoh kau Max..Kau membangunkan singa yang sedang tidur." batin Max.

__ADS_1


Max langsung berdiri dan lari keluar ruangan Kaylo. Dia tak mau melihat amarah Kaylo yang sedang memuncak. Kaylo berteriak meneriaki Max yang sedang berlari keluar ruangannya.


"Awas saja, besuk akan ku buat kau menderita." gumam Kaylo sambil tersenyum devil.


--------


Sekarang, Angel berada di dalam kamarnya. Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Tapi Kaylo belum pulang juga. Apa dirinya keterlaluan sampai Kaylo belum pulang? Ada sedikit penyesalan dalam hati Angel.


Angel berbaring dan menatap langit-langit atap. Di atap itu di hiasi bintang-bintang. Angel tersenyum melihat bintang buatan itu. Ternyata Kaylo sangat menyanyanginya. Angel jadi ingat momen romantis mereka di Paris. Karena keasikan melihat bintang. Angel jadi tertidur dan melalang buana ke alam mimpi.


Ceklik


Kaylo membuka pintu kamarnya. Dia menghampiri Angel. Malam ini dia tidak tidur di kamar bersama Angel. Jadi dia memutuskan untuk melihat Angel terlebih dahulu.


Kaylo menghampiri ranjang. Dia naik keatas ranjang dan mencium kening Angelm


"Sepertinya malam ini aku tak akan bisa tidur dengan nyenyak. Kau saja sudah pergi ke alam mimpi." ucap Kaylo sambil mengelus rambut Angel.


Kaylo kemudian turun ranjang dan keluar kamar. Malam ini dia akan tidur di kamar tamu.


Kaylo bergerak gelisah kesana kemari. Berguling guling tak jelas. Matanya tak bisa di tutup. Dia butuh Angel. Ingin rasanya dia pergi ke kamarnya dan memeluk Angel yang sudah menjadi candunya.


Kaylo kemudian bangun dari tempat tidurnya. Dia berjalan ke arah pintu namun dia urungkan. Dia kembali lagi ke ranjang. Begitu seterusnya sampai hari menjelang pagi.


Kaylo benar-benar tak bisa tidur. Matanya mirip panda. Ada lingkaran hitam yang menghiasi kelopak matanya.


"Sial...Aku sungguh tak tahan. Aku harus mengampirinya." gumam Kaylo. Kaylo langsung beranjak dari ranjang dan menuju ke kamarnya.


Kaylo menghampiri Angel yang sedang tidur. Dia melihat jam, jam menunjukkan pukul 3 dini hari. Beberapa jam lagi pagi akan tiba.


"Baby... Aku tidur di sini ya? Aku sudah menerima hukuman ku." tanya Kaylo kepada Angel yang sedang tidur.


Angel merasa ada yang berbicara padanya. Dia membuka matanya perlahan. Angel kaget melihat Kaylo yang nampak aneh. Ada lingkaran hitam di kelopak matanya.


"Baby...Kau bangun. Ini sudah hampir pagi. Biarkan aku tidur disini."


Angel menghela napasnya halus. Dia tak kuasa melihat Kaylo seperti itu. Apa lagi ketika dia melihat wajah panda Kaylo. Wajah itu menunjukkan kalau Kaylo tersiksa dan tak bisa tidur.


Angel akhirnya mengangguk tanda mengiyakan. Kaylo sangat senang sekali. Akhirnya dia bisa tidur dengan tenang dan nyaman. Langsung saja Kaylo memeluk Angel dan menghirup aroma tubuh istrinya. Tak lama kemudian dia pun tertidur.

__ADS_1


"Maafkan aku, aku tak bermaksud menyiksamu." gumam Angel sambil mengelus tangan Kaylo yang memeluknya.


__ADS_2