You Are My Angel

You Are My Angel
Episode 39 S2


__ADS_3

Setelah aktivitas panas mereka, kini Kaylo dan Angel sedang duduk menatap jendela dan menikmati Menara Eiffel di siang hari. Starlo menikmati momen kebersamaannya dengan Angel


"Baby.. Terimakasih sudah memberikan semuanya untuk ku." ucap Kaylo.


"Kau jangan bahas itu lagi. Aku jadi malu mengingatnya." ucap lirih Angel.


"Bukan kah bagus kau mengingatnya, artinya penyatuan kita berkesan." sambung Kaylo.


Angel tersenyum. Dia menatap Kaylo lekat-lekat. Kaylo menoleh dan menatap Angel juga.


"Aku baru menyadari. Ternyata suami ku sangat tampan." ucap Angel.


Starlo kaget mendengar perkataan istrinya. Apakah Angel sedang menggodanya? Angel sungguh sangat imut. Kaylo ingin sekali melahapnya lagi.


"Jangan menggodaku baby, kau tahu, yang dibawah sana berteriak ingin mencari kehangatan." Kaylo berbisik.


Angel sangat malu mendengar perkataan suaminya. Dia tidak bermaksud menggoda Kaylo. Dia hanya berkata jujur kepada Kaylo. Angel berpikir, pantas saja para wanita di luar sana memuja Kaylo. Ternyata bila di lihat secara seksama Kaylo sangatlah tampan. Semua sempurna. Apa lagi aktivitas ranjangnya?


(Waduh! Kayaknya Angel tak menyadari pesona Kaylo)


"Kenapa kau hanya diam saja baby? Lihat! Wajahmu memerah. Aku sangat suka itu." Kaylo mencium pipi istrinya.


Cup


Cup


Cup


"Hei... Berhenti mencium ku." ucap Angel.


"Kau menggemaskan, aku sangat suka. Dan tak pernah bosan bila bersama mu." Kaylo mencubit pipi istrinya.


Angel memekik kaget. Kenapa suaminya suka sekali mencubit pipinya? Dia menatap tajam Kaylo. Kaylo pun keheranan melihat Angel menatap tajam dirinya.


Tiba-tiba Angel tersenyum miring. Sepertinya suaminya harus di beri hukuman.


"Ada apa baby, jangan tersenyum seperti itu! Kau membuatku merinding." Kaylo bergidik ngeri.


Angel mengangkat tangan nya keatas. Dia menggerakkan semua jarinya. Kemudian dia menurunkan tangan nya. Dan memeluk perut Kao. Tangan Angel yang kiri melingkar di perut Kaylo kemudian tangan kanan meraba dada bidang milik Kaylo. Sedangkan Kaylo hanya pasrah saja. Dia menikmati sentuhan Angel sambil memejamkan mata.


Angel mendorong tubuh Kaylo perlahan. Dia duduk diatas perut Kaylo. Kaylo masih tetap menutup matanya. Ingin rasanya Angel tertawa melihat Angel seperti ini. Mungkin Kaylo menanti adegan berikutnya. Tiba-tiba saja Angel menggelitik perut Kaylo. Kaylo langsung tertawa, dia sangat geli. Tangan Kaylo menghalangi tangan Angel yang sedang bergerak bebas di area perut dan pinggangnya.


"Ha..Ha..Ha..Sudah hentikan baby, kau menang." ucap Kaylo.


"Aku tak mau berhenti sebelum kau membuang pikiran mesum mu itu."


Kaylo langsung duduk. Dia membalik kan posisi Angel. Sekarang Angel berada dibawahnya dan kedua tangan nya dipegang erat oleh Kaylo.


"Dengar.. ! Aku tak mau bertindak lebih jauh lagi baby. Hais.. Kenapa kau penuh kejutan?" Sambil mencium istrinya.

__ADS_1


Angel mendorong tubuh Kaylo pelan. Dia duduk dan tersenyum.


"Aku bosan." ucap Angel.


"Hari ini, kita akan di kamar saja baby. Aku tahu kau lelah. Bagaimana kalau kita menonton televisi" bujuk Kaylo.


Angel mengangguk tanda setuju. Dia pindah ke sofa depan televisi dan memutar televisi. Kaylo mengikuti Angel. Lagi pula Kaylo ingin berduan saja di kamar tanpa ada yang mengganggu mereka.


Tanpa mereka sadari, siang hari berubah menjadi malam hari. Waktu pergantian yang begitu cepat.


Kruyuk


Perut Angel berbunyi. Kaylo menatap wajah Angel.


"Baby kau lapar, kita pisan makanan ya." tanya Kaylo.


Angel menggeleng. Dia sungguh bosan.


"Kita ke restauran saja, dan setelah itu pergi ke jembatan harapan." ucap Angel.


"Jembatan harapan." gumam Kaylo lirih.


"Ayo siap-siap." ucap Angel sambil berdiri.


"Tunggu dulu baby, aku belum menyetujuinya."


"Oke kita kesana."


Angel langsung lari menuju kamar. Dia akan berganti pakaian. Sedangkan Kaylo berjalan gontai kearah kamar mandi.


"Sial, aku tak ingin pergi. Pasti nanti semua orang menatapnya lapar. Aku tak rela jika dia di tatap oleh pria lain." gumam Kaylo.


Angel sudah siap untuk pergi, dia menunggu Kaylo di depan pintu hotel. Angel melihat jam di tangan nya. Sudah 15 menit Angel menunggu. Dia sangat kesal dengan suaminya.


Tiba-tiba ada seorang pria menghampiri Angel.


"Hai... Sepertinya aku pernah melihat mu." tanya pria itu.


Angel hanya diam, dia tak menjawab pertanyaan orang asing di depan nya.


"Benar..Aku pernah melihatmu. Di berkas ayah ku." ucap pria itu.


Angel menoleh kearah pria itu. Dia menatap pria itu penuh tanda tanya.


"Kau Angel kan? Tanya pria itu. "Aku Kris Tyler." Kris mengulurkan tangan.


Kris Tyler adalah satu-satunya putra Rony Tyler. Rony merupakan kolega bisnis Kaylo. Rony pernah membantu Kaylo untuk mencari Angel. Maka dari itu, Rony memiliki berkas-berkas yang berhubungan dengan Angel.


Cklik

__ADS_1


Kaylo membuka pintu kamar hotel. Kedua orang itu langsung menoleh. Kaylo menatap tajam pria yang ada di samping istinya. Belum keluar saja, istrinya sudah di dekati oleh pria lain. Kenapa istrinya seperti madu yang menarik semua kumbang jantan?


"Siapa kau?" Tanya Kaylo penuh selidik.


"Bukan kah anda Kaylo Fendaz Beltran?" tanya Kris sambil menurunkan tangan nya.


"Baby, kau mengenalnya." tanya Kaylo kepada Angel.


Angel hanya menggeleng. Dia kemudian pindah posisi di samping kanan suaminya.


"Oke, saya akan memperkenalkan diri, saya Kris Tyler." Kris mengulurkan tangannya lagi "Ngomong-ngomong nona Angel, saya tak menyangka anda jauh lebih cantik dari pada di foto." ucap Kris.


Kaylo langsung menatap tajam Kris dengan pandangan menusuk. Kris bergidik ngeri melihat tatapan tajam Kaylo.


"Berani sekali kau memuji istriku di depan ku."


"Istri." gumam Kris lirih sambil menurunkan tangan nya kembali.


Kris langsung melotot kaget. Angel adalah istri Kaylo Fendaz Beltran yang terkenal dingin dan cuek. Bahkan kabar Kaylo gay pun telah menyebar. Dan Kaylo tak pernah dekat dengan wanita mana pun. Tapi bagaimana bisa dia menikah dengan Angel yang sangat cantik seperti malaikat.


Sebenarnya, Kris menaruh hati kepada Angel saat dia melihat bebagai macam foto Angel yang di miliki oleh ayahnya. Dia ingin sekali bertemu dengan Angel dan menyatakan perasaan nya. Namun ternyata itu hanya mimpi. Semua sirna ketika dia tahu Angel sudah menikah dengan Kaylo Beltran.


Kaylo menatap lekat Kris. Dia tahu arti pancaran wajah kecewa kris.


"Dia milik ku, kau tak boleh merebutnya. Aku berbaik hati memperingatkan mu. Karena mengingat kebaikan ayahmu." ancam Kaylo. " Baby ayo pergi. Bukankah kau lapar?" Kaylo menggandeng lengan istrinya dan pergi begitu saja.


Angel menoleh ke arah Kris. Dia tersenyum lembut kepada Kris. Kris hanya bisa menatapnya dari jauh.


"Sungguh senyum yang manis. Mampu menarik hatiku yang sudah lama mati. Sayang dia sudah menjadi milik orang lain. Dan lebih disayangkan lagi. Kenapa orang itu harus Kaylo Fendaz Beltran?" gumam Kris


Kaylo berjalan cepat meninggalkan Angel. Dia sangat kesal dan cemburu melihat Angel berbicara dengan pria lain.


Angel menghela napas kasar. Setelah makan di restoran pun, Kaylo tetap merajuk tak jelas. Apa salahnya? Dia tak menanggapi pria itu. Tiba-tiba Angel berhenti. Dia lelah mengikuti Kaylo yang berjalan cepat.


Angel berputar arah. Dia akan pergi ke taman dekat hotel untuk menikmati indahnya bintang di kota paris.


"Huh...Dasar pemarah. Marah saja sampai tua." gerutu Angel.


Sedangkan Kaylo terus berjalan tanpa henti. Dia merasa ada yang janggal. Kemudian dia menoleh. Angel tak ada. Kaylo bingung sekali. Dia mengacak rambutnya tanda frustasi. Kenapa dia sangat bodoh sekali? Rasa cemburu yang kuat mematikan otak nya. Dia tak bisa berpikir logis jika rasa cemburu itu menyerang.


Kaylo langsung lari berbalik arah. Dia menuju hotel tempatnya menginap. Dia masuk kedalam hotel dengan tergesa-gesa untuk mencari keberadaan Angel. Namun Angel tak ada di kamar. Kaylo sangat cemas sekali.


"Sial...! Seharusnya aku tak meninggalkan nya tadi." gumam Kaylo


Kaylo mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Angel.


Angel melihat ponsel miliknya yang bergetar. Dia melihat siapa yang menghubunginya. Kemudian dia menaruh ponselnya kembali.


"Siapa suruh meninggalkan ku? Aku capek harus mengikuti langkah kakinya yang panjang itu. Lebih baik di sini dan menikmati indah nya bintang di kota Paris." Angel menatap langit untuk melihat bintang

__ADS_1


__ADS_2