ABANG BULE ITU JODOHKU

ABANG BULE ITU JODOHKU
Rujak Bebeg


__ADS_3

**MAKASIH PARA PENGGEMAR NENG DEVA YANG SELALU SETIA NANTIIN CERITANYA.


JANGAN LUPA VOTE,LIKE,KOMENNYA YA


HATUR NUHUN SADAYANA**....


Cleeekkk...Deva baru saja keluar dari kamar mandi, dia baru saja membasuh wajah nya. Entah kenapa akhir akhir ini dia selalu merasa pusing dan agak lelah.


Dia mengedarkan pandangan nya ke semua sudut kamar untuk mencari seseorang, namun orang yang dia cari tampak nya tidak ada padahal tadi masih ada di sini.


" Abang kamana nyak ( Abang kemana ya)". Demi apapun Deva paling malas untuk mencari suaminya kesetiap sudut rumah yang luas ini , Bisa bisa dia kesasar kayak kemarin.


Deva menelan air liurnya,saat rasa mual dan pusing menyerang nya kali ini.


" Huuueeekkk....!" Deva menutup mulut nya segera dan berlari kembali ke kamar mandi.


Deva tidak tahu apa yang terjadi pada tubuhnya saat ini, apa dia masuk angin? atau jangan jangan bibit unggul si Mr.Cau Boma sudah tumbuh dan berkembang di dalam sana. Tapi mana mungkin Deva berfikir saat ini dia masih priode haid gak mungkin lah hamil.


Saat ini Deva merasakan mulutnya terasa asam, dia malah sedang memikirkan cemilan segar . Apa itu ? Rujak Bebeg.


Rujak yang di bebeg di dalam lesung, berbahan mengkudu setengah mateng, jambu biji yang masih hijau, tongtolang nangka ( nangka kecil) , di kasih terasi bakar ,cabe rawit dan gula merah serta asem jawa heeemmm air liur Deva hampir menetes di buatnya. Seakan makanan itu sudah melambai lambai minta di segera di proses.


" Abang mana Abang...ABAAANGGG......!" Deva berteriak keras sembari keluar dari kamar itu, dia merasa sudah tidak kuat membayangkan rujak bebeg nya.


Deva menyusuri setiap anak tanga dengan tergesa gesa sampai sampai dia hampir saja terpeleset.


"Astaga hati hati nyonya." Seorang pelayan yang seusia Dorothi terkejut saat melihat Deva hampir terjungkal dari tangga.


" Neng gak papa Aunty Carol, lanjutkan saja pekerjaan nya." Deva malah tersenyum saat dia hendak terjungkal karna kecerobohan nya. Sedangkan pelayan yang di panggil oleh Deva dengan sebutan aunty Carol itu hampir saja terkena serangan jantung ringan kalau sampai sang nyonya benar benar terjungkal dari lantai 3.


Deva segera melanjutkan langkah nya kini dia lebih hati hati.


" Abang di mana sih, Abanggg....!" Suara cempreng Deva menggema di ruangan lantai 2.


" Nyonya mencari Tuan." salah seorang pelayan mendekat pada Deva yang terdengar seperti sedang memanggil seseorang. Deva yang melihat itu segera memperbaiki letak earpiece nya.


" Eemmm iya."


" Tuan sedang ada di ruang baca nyonya, silahkan lewat sini. Nanti ada pintu berwarna coklat nyonya langsung saja masuk ke sana." Deva menggangguk dan tidak lupa dia mengucapkan terimakasih.


seluruh pelayan di rumah ini begitu menyukai Deva, Deva tidak pernah menyuruh nyuruh mereka,membeda bedakan mereka, Deva menganggap seluruh penghuni rumahnya adalah keluarga. Itulah yang menjadikan para pelayan nya amat sangat menyayangi Deva sebagai nyonya rumah ini.


Deva melangkah kan kaki nya lebih cepat,dan tidak lama dia melihat pintu besar berwarna coklat.


Krrriieeettt....Terdengar suara pintu terbuka,Deva semakin memasukan tubuhnya ke dalam ruangan yang sangat besar dengan semua isi nya yang berupa lemari lemari buku yang menjulang tinggi.


"Ini mah bukan perpustakaan di dalam rumah atuh namanya, harus nya jadi perpustakaan umum. Gelo saha nu daek ngabeakeun ngabaca buku sakie loba na ( gila siapa yang mau ngabisin membaca buku segini banyak nya)" . Deva terus menyelusuri lemari lemari yang menjulang tinggi di hadapan nya.


Sampai dia bisa melihat sosok yang sedang di carinya. Sosok itu tengah membaca sebuah buku tebal, dengan kaca mata baca bertengger indah di hidung bangir nya.


Deva segera mempercepat langkah kaki nya untuk segera mengikis jarak dengan suaminya.

__ADS_1


" Abanggg....". Panggil nya manja setelah dia sudah berada di sisi Dominic.


Dom yang mendengar panggilan sayang itu pun segera menoleh lalu menutup buku dan melepaskan kacamatanya.


" Hei...Dari mana kamu tau Abang di sini." Dom hendak bangun dari duduk nya namun segera di tahan oleh Deva. Dengan berani Deva mendudukan dirinya di pangkuan Dominic dengan secara langsung menghadap wajah suaminya itu.


" Abangggg...". Deva memanggil Dom dengan manjanya, entah kenapa dia hari ini sangat ingin bermanja dengan suami bule nya itu .


Dom sedikit terkejut melihat kelakukan istri imutnya, tumben dia manja biasanya juga tidak. Apa lagi Dom tahu Deva sedang masa haid tidak mungkin Deva tiba tiba berubah jadi kucing jinak menggemaskan dalam priode bulanan nya.


" Kenapa hem." Dom melingkarkan kedua tangan nya di pinggang ramping Deva supaya istrinya tidak terjatuh.


" Eemm...Neng boleh minta sesuatu." Dom tersenyum lebar mendengar penuturan Deva. Tumben Deva meminta sesuatu padanya.


"Kamu mau apa sayang, Tas baru, sepatu baru, perhiasan baru, atau baju baru." Deva menggelengkan kepalanya berkali kali saat Dominic menyebutkan barang barang tersebut.


" Neng gak mau itu semua, Tas Neng udah banyak sampe bingung gimana make nya, sepatu neng juga" Deva berdecak sembari memainkan kancing kemeja Dominic.


" Lalu apa yang kamu mau sayangku, mobil baru hem." Dom dengan gemas menguel nguel hidung bangirnya ke kehidung minimalis Deva.


" Eemmm...Neng...Eeemm..Neng mau...". Deva ragu untuk mengatakan nya, dia takut suaminya tidak bisa mewujudkan keinginan nya kali ini. Karna Deva tahu pasti susah nyari nya.


" Mau apa sayang , ayo bilang." Deva malah menggigit bibir bawah nya yang mana malah membuat Dominic bernafsu untuk segera melahap bibir tebal sexy itu.


"Eeemm...Neng mau rujak bebeg." Deva memelankan suaranya di kata rujak bebeg membuat Dom mengangkat sebelah alisnya.


" Mau apa sayang."


" Rujak bebeg." Deva menekan dan memperjelas ucapan nya.


" Hem..Tuh kan Abang gak tau." Deva mulai merajuk.


" Ya kasih tau dong biar Abang jadi tau." Dom menyabarkan dirinya saat ini sesabar sabarnya. Ingin kalau wanita sedang berada dalam mode bulanan nya setiap apa pun yang di lakukan dan di ucapkan oleh laki laki dmana pun dab kapan pun akan selalu salah di matanya.


Ingat ! kalau wanita terlahir untuk menjadi makhluk paling sexy di dunia, berbeda dengan pria. Pria akan menjadi makhluk paling serba salah di dunia kalau sedang berhadapan dengan wanita sedang haid.


" Rujak bebeg itu , rujak yang terbuat dari mengkudu setengah mateng, jambu biji yang masih ijo, tongtolang nangka, terasi gula merah cabe rawit sama asem jawa. Terus di tumbuk jadi satu di dalam lesung." Dom mengerenyitkan keningnya sampai berkerut.


Makanan jenis apa itu, Dom belum bisa membayangkan nya.


" Ih tuhkan Abang mah malah diem." Deva memukul pelan dada bidang Dominic. Deva kesal karna Dom malah terlihat melamun.


" Eh iya, Abang gak diem tapi Abang lagi bayangin gimana bentuk nya makanan seperti itu." Dom masih belum dapat bayangan nya.


" Jangan di lihat dari bentuk nya, tapi dari rasanya. Ah udah lah pasti bahan bahan nya juga gak ada di sini mah." Deva semakin menekuk wajahnya semakin masam saja untuk di lihat.


" Ok ok sekarang kita bakalan cari bahan bahan nya, coba lihat apa kita bisa dapetin semua itu di Ottawa." Dom tidak tahan melihat wajah masam istri imut nya itu. Dom meraih ponsel yang ada di sakunya, dia mencari semua bahan bahan yang di sebut Deva tadi


" Mengkudu..Mengkudu...". Dom terus saja menggumamkan nama mengkudu sembari dia sibuk pada ponselnya. Sedangkan nyonya besar masih setia memainkan kancing kemeja Dominic.


" Dapat...Mengkudu."

__ADS_1



"Jambu jambu biji...". Dom melanjutkan pencairan nya



setelah mendapat gambar jambu biji Dom segera menyimpan nya.


"Tadi apa namanya bahan bahan rujak be..bebeg." Deva menatap langsung manik safir suaminya.


"Mengkudu, Jambu biji ijo, tongtolang nangka, ter....." Dom memotong ucapan Deva sebelum dia menyelesaikan ucapan nya.


" Nah itu, tong..tolang nangka, apa itu?"


" Tongtolang nangka itu nangka muda yang masih kecil, coba abang cari deh." Deva kembali memainkan kancing kesukaan nya dan kali ini dia malah sengaja membuka 3 kancing kemeja Dom hingga dada bidang nya terlihat.


Setelah berlama lama mencari gambar gambar bahan bahan rujak yang di inginkan oleh sang istri, Dom segera menghubungi seseorang dengan mengirimkan beberapa gambar.





📲📤 Bass : "Carikan benda benda ini Bass, jangan sampai ada yang ketinggalan satu pun. Ini permintaan kakak ipar mu, kalau sampai ada yang ketinggalan bersiaplah saja kau akan kehilangan restu dari nya untuk mendekati Qilla."


Sedangkan sesorang yang mendapat pesan itu tengah sibuk dengan setumpuk kertas yang di limpahkan pada nya oleh Boss yang tidak berperike Basstian nan.


Ting...


📲📩 Boss : 'Carikan benda benda ini Bass jangan sampai ada yang tertinggal satu pun. Ini permintaan kakak ipar mu, kalau sampai ada yang tertinggal bersiaplah saja kau akan kehilangan restu darinya untuk mendekati Qilla.'


pesan yang di kirimkan oleh Dom besarta gambar gambarnya sontak membuat Basstian kebingungan.


📲📤 : ' Sorry Boss, itu yang berbentuk persegi sama bulat apa ya, terus yang sepeti buah nangka apa itu." Basstian menggaruk kepala nya yang tidak gatal


beberapa saat kemudian


Ting...


📲📩 : ' Itu namanya terasi dan gula merah, lalu yang bentuk nya seperti nangka yang kau maksud memang nangka. Tapi nangka muda. Pokok nya kau cari sampai ketemu aku tidak peduli kau mencarinya kemana. Keluar Kanada sekalian kalau bisa, kalau tidak ingat restu untuk mu.'


Basstian bangkit dari duduk nya,dan langsung menyambar kunci mobil serta jas nya. namun sebelum itu dia membalas pesan dari kakak sekaligus boss nya itu.


📲📤 : " Ayay...Kapten 👍👍👍👍 ". Basstian tidak ingin kehilangan restu berharga itu, dan Dom sangat pintar memanfaatkan nya.


***


Dominic meletakan kembali ponselnya saat mendapat pesan balasan dari Basstian.


Dia membelai punggung Deva seduktif saat Deva tengah membalai lembut dada bidang nya.

__ADS_1


" udah dapet belum bahan nya." Deva dengan polos nya bertanya disaat Dom tengah memejamkan matanya karna menikmati sentuhan Deva.


" Sudah, sebentar lagi bahan bahan yang kamu inginkan akan segera datang sayang." Dom mengeratkan pelukan nya lalu menyambar bibir tebal sexy Deva dan menikmati bibir milik Deva itu seperti biasanya


__ADS_2