ABANG BULE ITU JODOHKU

ABANG BULE ITU JODOHKU
Cinta Jajar Genjang


__ADS_3

Kini mereka semua tengah duduk di sofa dengan tenang setelah perdebatan dan pertempuran antara Jack dan Ranveer yang saling adu jotos.


Kedua pria dewasa itu saling menatap penuh amarah dan emosi satu sama lain sembari meringis ketika luku di wajah dan bibir kedua nya di obati.


FLAASBACK..


"JAWABBB..!!!"


"JACK..!"


Deg...


Ranveer melayang kan tatapan nya ke arah Dom, Jack dan Basstian.


"Siapa diantara kalian yang bernama Jack!" Dengan reflek Deva langsung menujuk wajah Jack yang tengah berdiri di belakang nya. Dominic dan Basstian hanya menggaruk pelipis nya melihat ke konyolan Deva.


Sedangkan Jack hanya terlihat tenang saat pria yang mengaku ngaku sebagai calon suami Yushika itu melangkah mendekat padanya.


"Oh jadi kau , pria yang telah membuat calon istriku membatalkan pertunangan kami huh."


"Apa maksud..."


Bugh...


Belum sempat Jack membalas ucapan Ranveer satu bogeman mentah mendarat di rahang nya.


"Sialan kenapa kau memukul ku!"


Bugh...


Satu pukulan balasan Jack berikan di hidung Ranveer hingga mengeluarkan darah segar.


Mereka saling serang dan saling pukul meluapkan emosi masing masing. Pertengkaran mereka berhenti saat Deva menjerit kuat karena sudah tidak tahan, bahkan Dom dan Basstian malah duduk santai melihat perkelahian itu membuat Deva menggelengkan kepalanya


"STOPPPPPPPPP..!!!! KALIAN PIKIR RUMAH NENG INI ARENA TINJU HUH!!! KALAU MAU ADU JOTOS SANA DI LUAR!! DAN KALIAN,KENAPA KALIAN MALAH CARICING BAE LAIN DI PISAH KEUN( Diem aja bukan nya di pisahin)."


Mereka berdua akhir nya berhenti saat melihat Deva mencak mencak gak karuan.


FLASSBACK OFF...


"Aku akan membawa mu pulang ke India Yushika."


Degh...


Yushika yang tadi tertunduk langsung mengangkat wajahnya menatap Ranveer yang tengah di obati oleh salah satu bawahan nya.


"Kau pikir kau siapa Veer, pernikahan kita sudah batal. Aku tidak mau menikah denganmu."


Ranveer tersenyum sinis pada Yushika


"Kau yakin ingin membatalkan pernikahan kita huh! Kau dengar Shika keluarga Malhotra berhutang banyak pada keluarga ku. Bahkan Ayah mu sendiri yang menyerahkan dirimu pada ku , ingat itu."


Yushika menatap tajam pada Ranveer yang sedang memandang remeh padanya. Ingin sekali dia mencabik cabik wajah tampan pria itu saat ini.


"Aku tidak peduli tuan Singh , Kau punya urusan dengan keluargaku bukan dengan ku. Kau pikir keluarga Malhotra hanya keluarga ku saja huh, kenapa kau tidak memilih sepupuku saja. Bukan nya Tina menyukai mu."


Yushika membalas tatapan remeh Ranveer pada nya


"Karena aku menyukai mu bukan sepupu murahan mu itu."


Yushika hanya bedecak, 'MURAHAN HUH' sama sama murahan kenapa saling menjelekan. Yushika tau betapa brengsek nya seorang Ranveer Singh di belakang nya saat mereka masih bertunangan dulu. Ranveer bahkan diam diam menjalin kasih dengan sepupunya, Tina.


"Mereka pada ngomongin apa sih Bang, Neng mah teu ngarti." Deva menatap heran pada kedua manusia berbeda gender itu. Yushika dan Ranveer memang berbicara dalam bahasa India, namun Dom masih bisa mengerti apa yang mereka bicarakan.


"Biarkan saja itu bukan urusan kita sayang." Dom membelai lembut pucuk kepala Deva


"Ih Abang mah pelit sama neng, masa gak mau ngasih tau sih. Koret ngopet buntut kasiran."


Deva mengalihkan pandangan nya kearah Jack yang tengah di obati oleh Ina. Jack terlihat meringis kesakitan ketika Ina memgoleskan alkohol dan obat anti septik pada sudut bibir Jack. Tapi lain Jack lain juga Ina, gadis itu terlihat menahan senyum nya saat dia berdekatan dengan Jack. Mesam mesem , sura seri jiga sero( senyam senyum kayak berang berang).


"Sstt...Kau bisa pelan pelan tidak." Suara sentakan Jack mengalihkan pandangn mereka untuk menatap nya.

__ADS_1


"Ma-maaf tuan, saya akan lebih pelan pelan lagi." Ina sedikit tersentak saat Jack meninggikan suara di depan wajahnya


"Ck.."


Jack mengalihkan pandangan nya ke arah Ranveer dan Yushika yang terlihat sedang berbicara serius.


"Abang kayak nya di sini sedang ada cinta jajar genjang."


Dom menoleh pada wanita mungil yang ada di samping nya


"Cinta jajar genjang." Deva menganggukan kepalanya semangat, dia sedikit terkekeh saat melihat wajah bingung suaminya


"Abang liat dan dengarin neng mau jelasin, Yushika kan suka sama Jack, terus si inspektur ladusingh suka sama Yushika. terus Abang liat itu liat, si Ina kayak nya suka sama Jack dari tadi sura seri weh hayuh kayak orang jatuh cinta."


Dom langsung memperhatikan Ina dan Jack yang sedang duduk berhadapan


"Abang kira mereka bukan terlibat cinta jajar genjang, tapi cinta trapesium." Kini giliran Deva yang menatap aneh pada sang suami


"Udah ah malah makin ngelantur kemana mana, kenapa malah jadi ngebahas bangun datar. Perasaan neng gak lagi belajar matematika."


Dom malah terkekeh sembari membelitkan kedua lengan nya ke pinggang Deva dan memberikan kecupan di atas pucuk kepala Deva.


Ting Tong....


Terdengar suara bell berbunyi. Dengan cepat Dorothi melangkan menuju pintu utama.


"Ada tamu lagi, siapa ya ." Dominic mengangkan kedua bahu nya saat Deva bertanya padanya


terdengar suara langkah kaki mengarah ke ruang tengah di mana mereka tengah berkumpul.


"Selamat siang semuanya."


Yushika langsung berdiri saat melihat siapa yang datang


"A-Ayah..!" Cicit nya


"Selamat siang tuan Vins, maaf atas ketidaknyamanan nya.Saya kemari hanya ingin menjemput putri saya."


"Anda Tuan Malhotra bukan, pembisnis sukses dari India."


Malhotra tersenyum bangga saat Dominic memuju nya


"Tapi tidak bisa menjaga putri satu satunya. Bahkan tega menukar nya demi uang huh, miris bukan." Senyuman di bibir nya sirna saat mendengar ucapan sarkas dari Dominic.


"Maaf tuan Vins ini hanya kesalah pahaman saja." Dom hanya menganggukan kepalanya, dia tidak ingin memperpanjang pembahasan yang tidak berfaedah ini.


"Ayah aku tidak mau menikah dengan dia." Pandangan tuan Malhotra mengarah pada sang putri. Dia melangkah mendekat padanya dan..


Plakkk...


Satu tamparan dia berikan oleh Malhotra pada Yushika membuat Yushika terkejut. Tidak hanya Yushika bahkan Deva dan yang lain nya di buat terkejut juga.


"A-ayah.."


"Kau membuat keluarga kita malu Yushika, kami sudah mencari mu ke mana mana. Bahkan ayah mencarimu ke Indonesia , tapi kau tidak berada di negara itu malah berada di negara ini. Apa yang kau cari di sini hm, apa kau tengah menemui pria lain di sini hingga kau membatalkan pernikahan mu dengan Ranveer, JAWABB!!"


Yushika sedikit tersentak saat sang Ayah membentak nya


"Mohon maaf pak, bisa tidak anda jangan kasar sama anak sendiri." Deva membuka suara di saat semua orang terdiam dan hanya melihat peristiwa itu. Untung nya Malhotra berbicara dalam bahasa inggris jadi Deva bisa sedikit mengerti apa yang tengah di bicarakan.


"Kau siapa? berani sekali mengatur saya. Kau hanya pelayan di sini,menjauhlah!"


"Ayahh!!!" Kali ini Yushika tidak tinggal diam saat Deva di hina oleh Ayah nya. Yushika tidak akan membiarkan itu terjadi, Deva sudah terlalu baik padanya selama ini.


"Berani sekali kau membentak Ayah demi membela pelayan murahan ini huh!! Ayah tidak mau tahu kau harus pulang ke India dan segera menikah dengan Ranveer. Kalau tidak...".


"Kalau tidak apa Ayah." Yushika memotong ucapan Ayah nya


"Kalau tidak keluarga Malhotra akan hancur dan jatuh miskin. Jadi Ayah mohon padamu menurutlah,nasib keluarga kita ada di tangan mu. Kecuali kau bisa membayarkan hutang hutang kita pada keluarga Singh."


"Ja- Jadi Ayah menjual ku begitu, menjual putri mu ini demi uang." Yushika tertawa hambar menertawakan nasib nya sendiri

__ADS_1


"Ya begitulah, kecuali ada pria yang lebih kaya dari Ranveer yang mau menikahi mu dan mau membantu kita untuk membayar hutang pada keluarga Singh, bukan begitu tuan Vins."


Semua orang yang ada di sana terkejut mendengar ucapan Malhotra.


"Apa apaan ini Malhotra, kau akan menyerahkan Yushika pada orang lain bukan padaku. Begitu maksud mu huh." Ranveer langsung membuka suara karena geram


"Maksud situ apa." bukan itu bukan Dominic atau pun yang lain nya. Itu adalah suara Deva, dari tadi dia sudah berusaha menahan emosinya namun saat suami nya di bawa bawa akhirnya dia meledak juga.


Maksud nya apa coba si manusia samosa ini. Apa dia ingin menjodohkan Yushika dengan suami nya. Hei hei hei maaf saja ya anda tidak akan bisa selama Deva madih hidup dan bernafas.


"Kau siapa ikut berbicara huh." Malhotra menuding langsung di depan wajah Deva


"Turunkan tangan kotor mu itu dari wajah istriku."


Deg...


Ucapan Dominic membuat Malhotra menegang seketika. Istriku ? Apa perempuan mungil yang berhijab ini adalah istri dari seorang Vins yang menjadi pemimpin tertinggi di klan itu, tidak mungkin kan ini pasti salah.


"Ma-maksud Tuan Vins istri... Istri yang mana ya, wanita ini istri anda? tidak mungkin kan." Malhotra menatap remeh pada Deva yang tengah mengatur nafas nya


"Kalau Neng memang istri nya Abang kenapa heh, Masalah buat kamu. Apakah status neng sebagai istri sah pemimpin klan Vins mengurangi jatah beras di rumah mu!" Deva tidak memperdulikan yang nama nya sopan santun pada orang ysng lebih tua.


Mota Deva adalah 'anda menghargai saya, saya juga menghargai anda. Anda menghormati saya, saya juga menghormati anda. Anda injak kaki saya ,saya injak balik kepala anda.'


"Sayang." Dominic segera memeluk tubuh mungil itu agar tenang


"Apa memang neng gak pantes ya buat jadi istri Abang." Tangis Deva tumpah dalam dekapan Dominic. Hormon kehamilan sangat mempengaruhi perasaan nya yang sangat sensitif


"Ssstt...Enggak! kamu sangat sangat pantas buat jadi istri Abang. Jadi jangan di dengar apa pun lagi okey." Deva mengangguk lesu didalam dekapan Dominic. Sedangkan mata safir itu tengah menatap nyalang pada pria parubaya yang telah membuat sang istri menangis.


"Bawa putri mu pergi dari kediaman ku. Aku sudah muak melihat kalian semua." Dom berbicara tanpa melepaskan dekapan nya dari Deva


"Tuan Vins, apa tawaran saya tidak menggiurkan untuk anda. Anda bisa menikahi putri saya tanpa harus menceraikan istri anda itu." Rahang Dominic mengeras ,air muka nya berubah tidak bersahabat. Sebelah tangan nya mengepal, ingin sekali dia merobek mulut pria tua bangka itu .


Bughh....


satu pukulan Malhotra dapatkan , tapi bukan dari Dominic melainkan dari Basstian.


"Jangan pernah kau menyakiti perasaan kakak ipar ku pak tua. Atau kau akan menyesal." Malhotra memegangi rahang nya yang mungkin agak geser karena onde onde mentah dari Basstian.


"Ayah kau membuat ku seperti barang murahan yang kau tawarkan kesana kemari. Aku benar benar kecewa pada mu." Yushika tidak dapat membendung lagi air matanya dia bosan berlagak sok kuat.


"Kau memang barang murahan Yushika, kau tidak dengar Ayah mu bahkan menawarkan mu pada pria kaya itu. Padahal pria itu sudah punya istri, benar benar gila!" Yushika menatap sinis pada Ranveer yang tengah menyindirnya terang terangan.


"Jack..!" Suara panggilan bariton milik Dominic membuat Jack langsung mendekat ke arah nya. Jack terkejut saat melihat Deva tidak sadarkan diri di dalam pelukan Dominic.


"Ya Boss!"


" Urus mereka! dan jangan biarkan para sampah busuk ini masuk lagi kekediaman ku. Ini salahmu kenapa kau membawa wanita itu ke penthouse ku. Kalau terjadi apa apa pada istri dan bayi ku, kau orang pertama yang aku lenyapkan!"


Jack hanya menunduk, dia memang salah tidak seharus nya dulu dia membawa Yushika kemari. Bukan hanya dia yang terluka tapi juga kakak ipar nya, walaupun bukan luka fisik tapi Deva mendapatkan luka hati karena omongan ayah Yushika apa lagi saat ini Deva tengah mengandung pasti perasaan nya sangat sensitif.


Dom menggendong Deva menuju lift, sedangkan mereka masih menatap satu sama lain.


"Sebaiknya kau pergi dari sini tuan Malhotra. Dan bawa putri murahan mu itu dari kediaman Boss ku secepatnya. Aku sungguh menyesal sudah menolong nya dulu. Dan kau harus tau Yushika, aku tidak pernah menyukaimu dan tidak akan pernah. Aku tidak pernah menyukai barang milik orang lain seperti dirimu." Entah ada perasaan sesak saat Jack mengatakan semua itu tapi dia menepis nya.


Deg...


Sakit, sesak, perih itulah yang saat ini Yushika rasakan. Cinta nya bertepuk sebelah tangan, tidak terasa air mata nya ikut turun. Senyum miris dia tampilkan, Yushika menertawai nasib hidupnya yang tak pernah jauh dari kata kesedihan. Apa kah dia tidak berhak bahagia,apa saat tuhan memberikan kebahagian dia tidak hadir.


Namun ada seseorang yang bahagia di balik air mata Yushika. Hati nya bersorak gembira saat mendengar Jack tidak menyukai wanita cantik bak boneka itu.


"Akhirnya aku yang akan jadi pemenang nya Yushika"


**AA JACK AWAS NYESEL LOH NANTI, NENG OTHOR GAK BAKALAN KASIH JODOH LAGI LOH BUAT KAMU KALO KALU GAK MAU BERJUANG SENDIRI SOALNYA NENG OTHOR CAPE NGETIK NYA NIH JEMPOL SAMPE ASEM URAT.


JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN NYA SAYONG AKOHHHH


BABAYYYY SAMPE KETEMU DI BAB SELANJUTNYA....


HATUR NUHUN SADAYANA**....

__ADS_1


__ADS_2