
Setelah kejadian penolakan hawa untuk menemuinya,membuat Adam menjadi lebih pendiam. Dia selalu memikirkan kesalahan apa yang telah dia perbuat selama ini , tapi seakan belum puas mempermainkan emosi Adam. Aurora datang sambil uring-uringan,dan makin menambah pusing kepala Adam.
Kalau bisa di gambarkan, mungkin kepala Adam sudah ada tanduk dan Asap keluar dari telinganya.
"Beb..! Kamu kenapa sih? Kok aku di cuekin terus? Aku kan lagi curhat sama kamu,kenapa kamu malah diem aja sih? Apa kamu udah nggak perduli lagi sama aku?" Aurora menumpahkan semua emosi kepada Adam. Dia merasa pacarnya tidak menanggapinya dan mengabaikan kehadirannya,membuat aurora menjadi marah.
Sementara itu Adam yang sedang pusing, langsung menatap datar kekasihnya. Menyadari Adam mulai menanggapi kehadirannya, membuat aurora langsung bahagia. Dari yang tadi marah ,kini Aurora langsung menunjukkan wajah imutnya. Sambil menyandarkan kepala di bahu Adam, Aurora makin menempelkan tubuhnya ke tubuh bagian samping Adam.
Aurora mengangkat wajahnya dan mencoba mendekatkan wajahnya dengan wajah Adam. Seakan tahu niat Aurora, Adam hanya diam saja saat bibir mereka bertemu. Adam ikut memejamkan matanya untuk menikmati setiap Pangg*Tan di bibirnya. Sesaat Adam ikut terbuai dengan kenikm*Tan yang mereka ciptakan.
Splash
Bayang-bayang wajah sedih hawa terlintas di pikiran nya, membuat Adam tidak sengaja mendorong tubuh Aurora dengan keras.
Aurora langsung terkesiap saat menyadari Adam dengan mendorong tubuhnya.
Untung gue nggak jatuh.
"Beb !! kamu kenapa sih dorong aku?" Tanya Aurora bingung.
"Aura !! Lebih baik kamu pulang sekarang. Sepertinya aku sedang tidak enak badan. Maaf.!!" Setelah mengatakan itu Adam pergi ke kamarnya dan meninggalkan Aurora yang kini sedang menahan amarah karena di tinggalkan oleh Adam.
Aurora langsung angkat kaki dari apartemen Adam dengan perasaan emosi, dia merasa Adam sedang menyembunyikan sesuatu darinya.
Adam yang sudah tidak mendengar suara Aurora lagi di luar, langsung mengusap wajahnya kasar.
Sebenarnya ada apa dengan dirinya? Kenapa dia selalu memikirkan hawa? apa yang sebenarnya terjadi?
Drrttt drrttt
__ADS_1
Getar ponselnya membangunkan Adam dari lamunannya, ia langsung melihat ponselnya dan setelah melihat nama ibunya memanggil, Adam langsung mengusap tombol hijau di ponselnya.
"Assalamualaikum Bun."
"Wa'alaikumsalam sayang. Bagaimana kabar kamu hmm?"
"Baik bun. Bunda sama ayah gimana kabarnya? Maaf yah Bun, Adam belum sempet pulang kerumah."
"Kabar kami baik sayang. Ya sayang nggak apa-apa kok, bunda ngerti. Tapi besok Minggu depan ada acara syukuran di tempatnya paman Fadil. Jadi kamu bisa hadir kan sayang?"
"Nanti Adam usahain datang Bun."
"Kamu kenapa sayang? Lagi ada masalah?" Seperti biasa, ibunya selalu mengerti apa yang sedang anak tampannya rasakan. Adam bisa membohongi semua orang, tapi Adam tidak pernah bisa membohongi ibunya.
Ibu Adam mendengarkan setiap keluh kesah yang di ceritakan oleh Adam, dia mendengarkan dengan seksama setiap permasalahan anaknya. ibu Adam bahkan menunggu Adam selesai bicara, barulah ia berbicara.
"Kalau boleh ibu tau, hawa itu sudah berapa lama menjadi fans kamu nak?" Mendengar pertanyaan ibunya tentang hawa, membuat Adam jadi mengingat pertemuan mereka terakhir kali.
"Kenapa Adam begitu yakin kalau dia adalah hawa?"
"Asal Bunda tahu..kenapa Adam bisa tahu jelas kalau dia adalah hawa tidak lain karena kostum yang hawa kenakan sangat mencolok di antara yang orang lain."
"Maksudnya gimana dam? Bunda kurang paham?"
"Kkkkk. Bunda tahu nggak kostum apa yang dia kenakan selama mengikutiku?"
"Ehmm kalau kostum badut nggak mungkin kan sayang? Oohh atau dia memakai baju yang ...yah kamu tahu lah sayang?"
"Bukan bunda. Apa yang bunda pikirkan itu salah, justru hawa memakai baju yang tertutup. Padahal diantara fans Adam yang lain, mereka berlomba-lomba untuk menarik perhatian Adam dengan pakaian yang mencolok, seperti apa yang bunda tadi pikirkan. Tapi dia justru memakai baju serba hitam, dan tak pernah ketinggalan masker dan topi yang selalu menutupi wajah nya. Seakan-akan dia tidak mau Adam melihat wajahnya." Mendengar anaknya yang begitu bersemangat ketika menceritakan wanita lain selain pacarnya, padahal Adam saja jarang menceritakan pacarnya dengan begitu bersemangat seperti ini. Membuat ibu Adam berspekulasi kalau anaknya mempunyai perasaan terhadap wanita itu.
__ADS_1
"Tapi akhir-akhir ini hawa jarang ikut dalam setiap kegiatan Adam Bun, dan sebelum itu Adam tidak pernah berpikir macam-macam Bun. Terakhir kali bertemu dengan hawa,saat gadis itu kecelakaan Bun di Deket perumahan Aurora. Waktu itu Adam terkejut saat menyadari wajah hawa yang selama ini selalu dia tutupi itu, dia begitu cantik Bun. Asli...Adam nggak bohong. Tanya Bima aja kalau nggak percaya!"
"Jadi Bima juga mengenal hawa? "
"Iya Bun. malah kemaren di Jogja ,Bima ketemu hawa dan nggak ngabarin Adam Bun. Kan Adam jadi sebel..!! Terus paginya waktu Adam lagi pemotretan di sebuah majalah, ternyata hawa bekerja di sana. Waktu itu Adam begitu bahagia, apalagi setelah sekian lama kami tidak bertemu. Melihat senyumnya membuat Adam menjadi tidak sabar ingin bertemu dengan nya secara langsung. " Mendengar anaknya yang merajuk membuat ibu Adam tersenyum dibuatnya.
"Terus-terus kalian ngobrol nggak?"
"Nahh itu bun...hawa menolak buat bertemu dengan Adam. Apalagi kata Bima ,hawa langsung pergi meninggalkan lokasi dengan wajah yang sedih. Dan bodohnya , Adam tidak tahu apa sebabnya." Mendengar nada frustasi di akhir kalimat anaknya, membuat sang bunda menjadi kasihan kepada anaknya.
"Sekarang bunda tanya sama kamu. Jika kamu berada di posisi hawa , apa yang kamu rasakan sayang? Idola yang selama ini dia puja-puja mempunyai wanita lain?" Tanya bunda Adam sambil membalikkan pertanyaan, jika Adam di posisi hawa.
Adam langsung terdiam mendengar pertanyaan bundanya.
Jika gue di posisi hawa apa yang akan gue lakukan?
Pertanyaan simpel tapi membuat Adam jadi berpikir keras.
Melihat keterdiaman anaknya membuat bunda Adam langsung bertanya kembali.
"Sayang...Bunda tanya...Kalau semisal kamu orang biasa dan hawa adalah publik figur, dan kamu begitu mengidolakan hawa dari dulu. Terus kamu tiba-tiba tahu, kalau hawa sudah mempunyai laki-laki yang di cintainya. Apakah kamu rela jika hawa bersanding dengan lelaki lain? Sedangkan kamu sangat mencintai hawa dengan tulus, bukan sebagai fans terhadap idolanya."
Adam merasakan hatinya begitu sakit ,saat mendengar ibunya mengumpamakan jika hawa mempunyai kekasih. Dan perasaan ini begitu menyiksa adam, ada rasa yang tidak terima jika sampai itu terjadi.
"Bunda...kenapa hati ini sakit Bun? Rasanya sesak ,walaupun hanya membayangkan saja." Jawab Adam setelah sekian lama terdiam. Dan jawaban Adam membuat bunda ikut bersedih. Bunda menghela nafas.
"Mungkin itu yang hawa rasakan sayang. Dia mencintai kamu bukan sebagai idola,tapi sebagai wanita terhadap lelaki. Jadi mungkin itu yang membuat hawa menghindari kamu sayang." Penjelasan bunda membuat pikiran Adam langsung terbuka. Ada sisi kecil hatinya yang begitu bahagia saat tahu perasaan hawa yang sesungguhnya. Tapi di sisi lain Adam juga jadi merasa serba salah , karena posisi nya sekarang adalah dia sudah mempunyai kekasih.
***Apa yang harus gue lakukan ? gue nggak tahu harus bersikap seperti apa jika bertemu dengan mu hawa.
__ADS_1
TBC***