
Randy ikut mengantar sang calon kakak ipar ke depan bersama Hawa. Ia tidak membiarkan si Kakak berduaan saja dengan sang kekasih. Biar dia jadi obat nyamuk, yang penting ia bisa melindungi si Kakak tersayang.
"Walaupun nyebelin, suka ngajak gelud, tapi dia tetep Kakak gue satu-satunya," ucapnya dalam hati.
Sementara Adam dan Hawa yang merasa di awasi, malah terkekeh geli. Sebelum pulang tadi ia sudah ijin kepada orang tua sang kekasih. Walaupun waktu masih menunjukan pukul delapan malam dan masih waktu yang wajar saja untuk bertamu, tetapi Adam ingat kalau dia masih ada janji dengan sang manajer.
Nanti yang ada si manajer ngambek lagi kali ditinggal lama sama dia. Bima kan, orangnya suka ngambekan.
"Udah sana masuk! Lagian di luar dingin, kamu nggak pake jaket tadi, sih."
Randy memasang telinganya dengan tajam.
Hawa tersenyum saat mendapat perhatian kecil dari Adam.
"Iya, Oppa aja dulu yang pergi. Biar aku lihatin dari sini," ucap Hawa malu-malu.
Randy berlagak muntah saat melihat Hawa yang malu-malu meong.
Hawa sendiri mengabaikan si Adik yang bertingkah di sampingnya.
"Awas aja nanti kalau oppa udah pergi, gue tendang nih bocah!" Sengit hawa dalam hati.
"Kamu masuk dulu aja,"
"Enggak, Oppa dulu aja,"
"Kamu dulu, sayang,"
"Oppa ... jangan begitu, aku kan jadi malu,"
"Sumpah, yah! Kalian itu menjijikan sekali. Dan Lo, nggak usah sok imut begitu, gue pengin muntah lihatnya." Sela Randy sambil menyeret tubuh hawa, tetapi tidak bisa.
Hawa justru malah mendorong kepala si adik, yang dengan kurangajarnya mengatakan kalau dia menjijikan.
Adam tersenyum melihat sang kekasih yang justru bertengkar di depannya.
"Hei ... apa kalian tidak bisa akur sebentar saja?" sela Adam.
"TIDAK BISA!" Seru Hawa dan Randy kompak.
Membuat Adam semakin tertawa geli. "Kalian lucu banget, sumpah," tawa Adam masih terdengar dari balik maskernya. Membaut hawa dan Randy semakin cemberut.
__ADS_1
"Sudah-sudah, kalau begitu biar aku pulang sekarang, dan kalian bisa lanjutkan lagi pertengkarannya. Sayang ... aku pergi dulu, yah. Nanti kalau sudah sampai aku kabarin lagi. Assalamualaikum,"
Adam yang berniat memeluk tubuh sang kekasih di halangi oleh adiknya. Sementara Adam menjadi salah tingkah.
'Punya calon Adik ipar kok, kaya gini amat,yah.' Keluh Adam dalam hati.
Hawa memasang wajah cemberut, kemudian menggenggam tangan sang kekasih.
"Oppa juga hati-hati, yah, di jalan. Jangan lupa kabarin aku, kalau sudah sampai!" Jawab hawa manja. Membuat Adam menjadi gemas di buatnya. "Wa'alaikumsalam, Oppa," imbuhnya.
Adam mengusap lembut kepala Hawa, ia ingin memeluk tapi terhalang oleh restu sang adik ipar. Jadilah ia hanya bisa mengusap rambutnya.
"Nitip hawa yah, Ren. Makasih sudah jadi adik yang baik buat Kakak kamu. Aku pamit, yah." Ujar Adam sambil melihat ke arah Randy.
Randy berdehem sebagai jawaban.
Adam melambai ke arah sang kekasih kemudian masuk kedalam mobil. Sebelum pergi ia membuka jendela mobilnya, dan tersenyum manis ke arah hawa dan juga sang adik ipar.
"See you honey. Good night, and i love you," ucap Adam pelan di akhir kata. Ia masih sungkan jika di lihat oleh Randy.
"I love you too, Oppa," jawab Hawa malu.
Randu berkacak pinggang melihat sang kakak, yang masih setia menunggu walaupun mobil Adam sudah tidak terlihat.
"Ciih ...," decih Hawa lalu pergi meninggalkan Randy di belakang.
"Dasar nyebelin. Udah di tungguin malah di tinggalin. Emang kakak nggak tahu terima kasih, ya kaya gitu," gerutu Randy sambil ikut melangkah masuk ke dalam rumah mereka.
******
...Adam di isukan sedang berpacaran dengan non selebritis. Siapakah gadis itu?...
Komentar:
Siapa cewek beruntung itu?
Akhirnya ke gap juga kan gue sama Adam, padahal gue udah mati-matian melindungi hubungan gue sama dia selama ini.
Oppa, kenapa kamu tega sekali membuatku patah hatiðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
hari patah hati nasional ini mah namanya🤣🤣🤣
__ADS_1
Untung gue bukan fansnya diaðŸ¤, jadi nggak ngaruh di gue. Coba kalau itu beritanya dari Kim Taehyung BTS, udah pingsan gue 😊
Kalau cantik, kaya, terus pinter mereka akan ikhlas saja, tetapi kalau wanita itu biasa saja mending buang ke laut aja tuh cewe.
Itulah adalah sebagian komentar dari para netizen pagi ini di platform berita yang sedang gempar-gemparnya.
Headline hari ini begitu menggemparkan dunia Maya. Sudah sedari pagi, banyak orang yang mencari siapa kira-kira sang kekasih idola mereka?
Sementara orang yang sedang di bicarakan malah adem ayem. Ia memang sempat khawatir kalau identitas nya akan ketahuan, tetapi di tenangkan oleh orang tuanya. Mereka mengatakan, nggak usah khawatir tentang hal itu, cukup jalani saja!
Adam juga sudah menghubunginya tadi pagi, ia memberi semangat buat dia. Sebenarnya Adam berniat mempublikasikan hubungan mereka, tetapi ia menolaknya.
Ia masih ingin hidup tenang. Lagian nggak semua orang bisa langsung memberi restu jika mereka go publik.
["Apa kamu tidak apa-apa sayang? Jujur aku tidak masalah jika hubungan kita di publikasikan. Lagian aku juga memang berniat serius dengan hubungan kita, sayang."]
Perkataan sang kekasih membaut hati hawa menjadi ketar-ketir sendiri. Ia tidak menyangka kalau sang kekasih begitu serius dengan hubungan mereka. Hawa kira, Adam mau menjadi pacarnya karena kasihan dengannya. Namun siapa sangka ...
Paginya begitu berwarna bagi Hawa.
Ada rasa sedih saat banyak orang yang mendoakan hubungan mereka putus, ada juga yang mendoakan untuk sampai ke pelaminan. Sungguh doa yang sangat membuat hati hawa bimbang. Di satu sisi ia ingin melepaskan, tetapi disisi lain ia enggan melakukannya.
Adam adalah kekasih impiannya. Dia begitu mencintai laki-laki itu. Di balik sifatnya yang playboy, Adam adalah orang yang hangat dan baik kepada semua orang.
Namanya laki-laki kalau masih muda pasti suka berpetualang mencari cinta, tetapi ketika ia sudah mendapatkan wanita yang tepat untuk hatinya. Ia akan melakukan apapun agar wanita itu bahagia disisinya.
Walaupun harus menyeberangi lautan dan mendaki bukit, ia siapa melakukannya. Dan seorang wanita akan membalas perasaan sang lelaki dengan cara merawat sang belahan jiwa dan anak-anak mereka nanti. Mereka akan mengabdikan hidupnya hanya untuk keluarga mereka.
Namun, jika wanita sudah di fase menyerah, ia akan bersikap masa bodoh. Mau lelaki itu berbuat salah ataupun benar, wanita itu tidak akan mempedulikan dia.
Jadi jangan pernah mempermainkan hati seorang wanita.
Perempuan itu begitu sensitif akan perasaan.
Wanita akan balik seribu kalau lipat mencintai sang lelaki, jika lelaki itu setia dan tulus mencintainya.
Tbc
Jangan lupa like n kaomen yah sayang. ditunggu.
Mampir juga di karya novel temen aku. Ceritanya keren loh.
__ADS_1