Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Eps 1


__ADS_3

Melisa sampai ditempat kerjanya


dia berjalan ke arah yg berisik ,dan melihat sesekali


dia terkejut Disatu ketegangan


seorang gadis tersungkur dengan memegang lututnya menangis ,dan Tubuhnya mengeluarkan keringat dingin


semua orang menyadarkannya dari kepanikan didada wanita itu ,sentuhan satu orang membuat kepanikannya buyar ,Dia melihat Melisa memegang bahunya .


"Hei ,apa yg terjadi padamu


hey sadarlah ini aku melisa Arum ,Arum arum"


teriakan Melisa tidak menyadarkan Arum sahabatnya


Melisa berteriak agar semua membantu menggendong Arum ke atas bangku agar dia duduk dan bisa sedikit tenang


"Mel ,Melisa maafkan aku Mel "


Arum meringis melihat Melisa dihadapanya


"***Hei ,kau kenapa,kenapa minta maaf padaku


kenapa ,cepat jawab** "


Arum mengangkat Dahi agar kuat sedikit untuk berbicara*


"Mell ,aku tidak seharusnya mengajakmu jauh dari keluarga mu


aku salah karena mengjajakmu jauh kesini,kita baru sebulan disini*


Melisa masih tidak mengerti apa sebab itu Arum menangisa menanggung salah menggunung dipundaknya

__ADS_1


*hmmm"


ujar Melisa yang berdehem bingung


"Mell, Bapa sudah tidak ada dan Rani yang memberitahu ,bahkan ibumu tidak menelpon sama sekali saat kmrin bapa masuk RS mel"


Melisa jatuh dia meraza Pundaknya Berat bayangnya Hitam pekat tidak tau kenapa tubuhnya mundur dan terhenti ditembok dingin


"Mel ,maafkan aku seharusnya kita tidak Meninggalkan bapa dengan Wanita ****** itu'


Arum teriak sambil memburu Melisa yang tertatih tatih Dua Deti kemudian Melisa menangis histeris


" Aaaaaaa,kenapa bapa meninggalkan Ica sprti ini ,Ica sudah janji akan mengajak bapa berlibur


aaaaaaa ,apa ini ,Oh tuhaaaann bapaaaaa baapaaa ku sayang"


semua orang diruangan merinding dan iikut menangis ,Mereka tersedu sedu kecuali satu wanita yg dr tadi hanya mendelek jiji melihat mereka yang lebay menurutnya


Bruggggg Suara meja yg digebrag oleh wanita sinis tadi


UCAP SINIS WANITA ITU


ARUM BANGUN sambil tertatih menarik kerah kemeja wanita itu


"HEI SIALAN ,APA KAU LAHIR DARI TUMPUKAN SEMEN ,HAAAH,Kau manusia apa bukan?


Arum ingin rasanya menendang mulut dengan warna merah menyala itu


"Hei Arum ,tidak usah kurang ajar aku seniormu disini ,sialan "


Menarik tangan Arum dengan kuat


Arum tidak sadar kondisi sahabat disisinya

__ADS_1


"


"Rummm"


melisa tidak bersuara untuk orang disekitarnya dia hanya berkedip suaranya hanya terdengar ditelinganyansendiir


Arum sigap Meraihnya ,menepisa tangan yg tadi memegangnya


"Rum,tolong segera kita pergi dari sini


,Siska tolong beritahu bos aku pulang dan tidak bisa pamit untuk sekrang


"Ucap Melisa mengumpulkan tenaga


dia tidak khawatir dipecat dia kerja dikantor


Aldi teman laki laki yang selalu mendukung nya


"Kau pergilah, cepat sebelum ketinggalan waktu yg terus berjalan,aku akan mengurus seglanya disini sabar lah Melisa "


Siska memeluk Melisa temannya itu


"Hei kalian mau kemana" ucap wanita yg mengaku senior itu dengan kesal


Siska menyaut."apakah kamu bisa sedikit memakai otakmu Dinar??Melisa sedang berduka dia tidak ada waktu untuk meladeni kegilaan mu itu begitupun Arum"


semua yang Td melihat Melisa menangis dan ikut menangis ,mengusap airmatamereka dan kembali bekerja ,karena jam menunjukkan waktu untuk memulai pekerjaan


Diluar Arum memegang pundak nya


"aku harus kuat ,demi melisaku"


Melisa adalah temannya sekaligus keluarga nya ,ibu dan ayah Arum sudah tidak ada

__ADS_1


Arum disekolah kan oleh ayahnya Melisa sampai mereka berdua kuliah'


Bersambung


__ADS_2