
Hari demi hari Arga lewati tidak pernah lupa untuk mencium perut istirnya.Di ajaknya dia bicara dan Melisa juga sering memutar Sholawatan di perut nya.
Melisa tidak ngidam yang aneh aneh dan Arga selalu menemukannya dengan cepat.Cuma masalahnya hanya di waktu Melisa selalu di waktu ynag membuat Arga kesal sendiri contohnya Melisa meminta buah mangga di tengah malam Arga terpaksa membangunkan tetangga untuk meminta buah di depan rumah mereka. Dan itu membuat Arga sangat malu tapi dia ikhlas untuk istri dan buah hatinya.
" Yang" Tanya Melisa
" Hemmmm " jawab singkat dari Arga yang sedang membaca koran.
" Kau cuek sekali sih " Melisa kesal menyilangkan kedua tangan di dada nya.
" His hiks hiks"Melisa tiba tiba menangis tersedu-sedu dan Arga menoleh bingung dengan tingkah laku istrinya yang sudah seminggu ini sering seperti itu.
" ayo katakan kau kenapa "? tanya arga
" Kau diam cuek sekali padaku " Melisa mendelik
" apa ,apa ? aku lagi membaca koran tidak bermaksud cuek padamu " berusaha menjelaskan
" Kau jelas jelas kesal padaku" perangsang ka aneh dari ibu hamil
" Aku menyayangimu sayang ayolah " membujuk rayu
" Berusaha lah "! mengisyaratkan untuk suaminya,agar melakukan sesuatu!
" Kau mau apa "? tanya Arga
__ADS_1
" Jalan jalan "! hanya menyahut dan cemberut
" ayo pergi " menarik tangan Melisa
" Yakin" masih ragu
" Kenapa tidak ayo bersiap ". Arga menarik Melisa sampai jatuh di dada nya
" Aaaa turunkan aku malu banyak yang melihat
" Terserah kita kan suami istri "
agar tanpa aba aba langsung menggendong Melisa ke kamar ,dia mendudukan istrinya di atas kasur
." Awwww aawww " Melisa meringis
" Tidak, Perutku sakit sekali " melisa terus meringis dan berusaha terus menahan sakitnya.
" Diam di sini ," Arga berlari ke arah dapur memanggil pelayannya yang dua bulan lalu melahirkan.Arga tidak tahu untuk mengatasi nya jadi dia berinisiatif memanggil pelayan yang dia ketahui melahirkan tidak lama ini.
" Nona,apa yang kau rasayakan " Tanya pelayan
" Pinggang ku panas, aku tidak kuat " Pelayan langsung jongok dan melihat air ketuban bercampur darah menetes ke lantai.
" Tuan ,nona akan melahirkan kita harus segera membawa nya " pelayan keluar untuk memanggil Supir.
__ADS_1
"Ini tidak mungkin ini baru 7 bulan ".Arga meremas rambutnya takut terjadi sesuatu.
" tolong cepat tuan,nona sudah tidak tahan dengan sakitnya " Pelayan masuk lagi ke kamar dan berusaha menjelaskan.
Arga langsung menggendong Melisa ke mobli melisa masih meringgis kesakiyan pelayan yang tadi ikut ,berusaha menenangkan majikannya,dari depan Arga melihat dari kaca spionnya Melisa begitu kesakitan ,dia merasa bersalah karena tadi menggendong nya.
20 menit kemudia Melisa sampai di rumah sakit langganan nya dari awal dia hamil sampai sekarang.
Dokter yang sering menangani Melisa kaget melihat Melisa meringis di gendongan suaminya.
" Kenapa ini " dokter heran karena bukan waktunya.
" istriku mau melahirkan dok tolong cepatlah"
Arga sedikit berteriak membuat semua yang ada di sana menoleh dengan mata kesal, seorang laki laki berteriak pada dokter mereka tidak tahu apa penyebabnya tapi mereka rasa sangat terganggu.
Dokter dan perawat langsung menggiring Melisa ke dalam ruangan,tidak lama Dokter keluar
" Tuan maafkan aku ,Melisa harus di Operasi"
" apa maksudmu dok"?
" Di perjalanan air ketuban sudah mengalir tuan, melihat kondisi bayi nya juga kita tidak bisa untuk terus melanjutkan melahirkan normal" Dokter yakin dan menepuk bahu Arga.
" Lakukan apa saja, selamatkan istri dan anakku "
__ADS_1
Arga kembali duduk setelah di minta untuk menanda tangani surat untuk ijin mengoperasi istrinya.
Bersambung