
Setelah sholat al kembali menjalankan mobil sebelum itu tadi dia mengisi bahan bakar takut mati di jalan.Sejak tadi melisa hanya diam sedangkan arum di belakang mengoceh kemana mana membual al kesal.
" aku akan membawa pulang pada ibu " Ucap al lirih melihat ke arah melisa
" Iya aku mau bertemu ibu " sahut melisa
" Ibu siapa,apa ibumu"? arum bertanya dan melirik pada al.
Arum diam karena pertanyaan nya tidak ada yang menjawab.Al mendengar seseorang mendengkur, mengganggu telinga saat menoleh ke belakang Arum tidur dan mendengkur keras.
" Bangun" Al melempar kaleng bekas minumannya tepat mengenai kepala arum.
" aww sakit" Arum memegang kepala.
" Jangan tidur,kau mendengkur keras sekali" Al kesal dengan nada seperti mau menyembelih hewan qurban.
" Apa benar aku mendengkur,itu tadi aku menyanyi " Belepotan kemana mana.
"terserah"!
" Haha kalian seperti kucing dan tikus saja " Tiba tiba melisa tertawa dan al senang histeria meniup terompet dalam hati.
" Mungkin kita jodoh,ribut ribut turun ke hati"! Arum cekikikan melihat ekspresi wajah Al menoleh padanya.
* * *
Arga sedang berenang di kolam rumah nya.mendingiinkan suhu otak yang panas karena bertikai dengan arum tiada henti.
" apa benar dia menyukai laki laki itu"?
" Aku meninggalkan nya agar dia sadar dengan kesalahan nya ,bukan seperti ini"!
__ADS_1
" kakak" Naira datang membawa segelas jus jeruk.
" Simpan di sana dek,"menunjuk sebuah meja di sisi kolam.
" Kaka,aku melihat sesuatu di media sosial hari ini dan itu kak Melisa"! Naira sedikit takut karena Arga menoleh saat dia menyebut Melisa.
" Biarkan dia,dia sudah tidak ada hubungannya lagi dengan kita dek" Arga menyelam menangis di dalam air.
" Tidak kak,Kaka melisa tidak seperti itu,aku rasa ada kesalahpahaman"!
" pergi lah" Arga menyuruhnya pergi dan dia pergi dengan perasaan kecewa membara dalam dada.
" Aku harus melakukan sesuatu"! naira meraih ponsel menghubungi seseorang.
" assalamualaikum kak ,kak melisa nya ada"??
* * *
" iya waalaikumsalam,ada apa"?? datar.
" Ada, sebentar ya"!
Arum menyerahkan ponsel pada melisa,al mendelik menyangka telpon dari laki laki itu.
" iya waalaikumsalam,adek sehat"??
" emm tidak untuk sekarang dek"!
" iya nanti kaka hubungi via ka arum ya?
" Kakak tidak punya ponsel sayang "
__ADS_1
" hmmm iya nanti kaka infokan kalau punya ponsel nya,adem istirahat ya ? iya kakak juga kangen jangan menyangka aneh aneh nya? " Melisa terisak dan menutup telpon arum meraih ponselnya kembali.
" dia siapa "tanya al.
" adiknya"!
" kau sangat dekat ternyata"
" Iya,dia gadis yang baik dia menyayangi ku,aku juga sebaliknya.!
"Lega dia bukan laki laki haha" gumam al dankembali senang.
satu jam di perjalanan belum sampai juga,arum sudah kesal ngemil ga boleh tidur juga ga boleh.Dia terus menggerutu entah kemana orang ini pikir arum dalam.hatinya.
20.menit kemudian al menepikan mobilnya di sebuah rumah kayu.arum kaget dan langsung turun menyoroti setiap jengkal di sana.Arum tertegun melihat rumah yang begitu antik baginya,Melisa masih diam seribu bahasa,ibu datang mendekat ke arah mereka.
" eh maaf Bu , Assalamualaikum" ucap Arum
" Waalaikumsalam"! ibu tersenyum
Arum melihat laki laki di depannya,dan wanita di hadapannya tidak mirip sama sekali pikirnya.Al sedang menurunkan semua barang dan membawa nya ke rumah.
" Nak,kamu kenapa"?.tanya ibu
" tidak Bu,ini rumah begitu enak sekali di pandang hehe,ibu siapa"? Arum langsung menanyakan ke pada wanita di depannya.
" saya ibu Lastri,tapi cukup panggil saja ibu "
" Siap hehe "!
. Bersambung
__ADS_1