Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Suasana tegang cafe part 2


__ADS_3

Mereka masih saling menatap dengan amarah masing masing.David yang tidak mau menantunya dibicarakan buruk oleh Alvaro.Sedangkan Al tidak terima wanita pujaan hatinya tersakiti sampai membuat nya trauma.


" Aku sengaja melepaskannya tuan ,dan aku tahu dia akan mengadu padamu,dengarlah ini "


Al memutar rekaman saat Roy sedang menyiksa Arga disana.Arga mengakui perbuatannya pada Melisa dan alasannya.Roy merekam sangat baik sampai tidak ada yang terlewat.David mendengarkan dengan wajah tegang dan tidak percaya.Rekaman selesai David melempar kan gelas minuman ke lantai.Semua pengunjung kaget dan ribut Al susah payah untuk menenangkannya.


" Aku tidak terima dimanfaatkan seperti ini" Teriak kembali David pada Al yang sedang menariknya keluar dari cafe.


" Tenanglah tuan ikut aku!" Mendudukan atasannya disebuah kursi santai.Al duduk tidak jauh mencegah hal lain yang lebih buruk terjadi.


" Maafkan aku Alvaro Aku ingin bertemu dengan gadis itu dimana dia?


" Maaf tuan,aku tidak bisa membuat mu bertemu dengannya.Aku ingin meminta sesuatu padamu?"


" Katakan, apapun akan aku lakukan agar kau bahagia,kau selalu bekerja dengan baik Alvaro"


Al menginginkan Restu dari David.Dan dia juga mengatakan pernikahan diadakan besok di KUA xx David mengangguk menuruti.Dan sampai Al mengucapkan keinginan terakhir untuk menjaga Arga tetap dirumah besok.Dia tidak mau laki laki sialan itu sampai merusak acara pernikahan nya. Mereka berjabat tangan dan berpelukan.David menangis pilu bingung harus bagaimana mengurus Clara jika dia tahu Arga pernah menikah.Al menyakinkan kalau dia yang akan mengurus.


Al pergi setelah David masuk kedalam mobilnya.Mereka pergi ke arah yang berbeda.Al tetap waspada jika sampai Atasannya itu mengkhianati nya dia tahu apa yang harus dia lakukan.


* * *

__ADS_1


Dirumah kayu.


Melisa kesal dan duduk dikursi depan rumah.Arum dan Naira sedang berbincang hangat dengan ibu Lastri.Mereka mengobrol kan semuanya.


Sampai Mobil Al terlihat dan akan segera sampai.Mekisa berdiri hanya melirik pura pura bergabung dengan yang lainnya.


" Hahaha kenapa wajahnya seperti itu" tergelak dalam mobil . Melisa yang melihat Al turun masuk ke dalam rumah tidak perduli dengan kepulangan Al.


" Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam salam" Kompak ketiga perempuan diteras rumah.


" Kak Al itu apa?" menarik kantung plastik dari tangan Al.


" Kenapa ? tanya ibu.


" Aku takut dia mengkhianati ku Bu?"


" Percayalah,kau tidak melakukan kesalahan jika memang dia ingkar janji dia akan menyesal kehilangan dirimu dari sampingnya" tegas ibu membuat Al tenang.Al sudah membicarakan semuanya pada ibunya.Wanita itu selalu tahu bagaimana untuk menasehati Alvaro dengan benar.


" masuklah ganti pakaian mu" Al menurut dan masuk.Dia melintasi dapur.

__ADS_1


disana dia melihat Melisa sedang asik memakan eskrim sendirian dan terus memukul mukul ponselnya.


kenapa dia??


"" Siapa wanita ini,apa benar dia menggoda Alvaro? pertanyaan keluar dari bibirnya Membuat Al tak tahan ingin tertawa segera dia menutup mulutnya .


" Awas saja , besok pernikahan sempat sempatnya dia makan bersama dengan wanita di cafe,sekaligus dua lagi?" memukul kesal sampai dia merasakan sakit sendiri.


" Kau kenapa sih? meniup niup dan mengusap pergelangan tangan Melisa.Gadis itu menolak dan menangis tangan Al.


" Aku hanya bercanda,kenapa marah seperti itu? mengusap bibir Melisa yang belepotan eskrim. " Enak ?" tanyanya lembut.


" Hemmm " Ketus Melisa.


" Sudah jangan marah terus,aku mau?" Membuka mulutnya.Tanpa ragu Melisa memasukan eskrim pada Al.Dia kesal dan memasukan sangat banyak.Al menangkis tangan Melisa yang terus menyuapi nya tidak waras.


" Kau gila ya.Bagaimana jika aku tersedak !" menjentikan jarin didahi Melisa " Kenapa senyum ,aku marah !"


" Maafkan aku " Melisa tertawa tidak tahan melihat ekspresi wajah Alvaro.


mereka makan eskrim bersama tapi Al yang menyuapi.Dia telaten dan juga mengganti perban baru dileher Melisa.Naira terus memperhatikan dia ikut bahagia.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2