Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Eps 23 Diam


__ADS_3

Sudah 3 hari Melisa kabur.Arga terus mencari istrinya dia bahkan meminta bantuan polisi


polisi kehilangan jejak bahkan Cctv tidak menangkap gambar mobil yang membawa Melisa.


Melisa membuka matanya ,dia berusaha merasa tubuhnya tidak berdaya,entah apa yang terjadi dengan tubuhnya.dia berhasil melihat dan kaget melihat sekeliling bukan kamar Arga entah kamar siapa.


" Aku bahkan lupa sudah kabur dari nya,dimana aku sekarang? apa dia membawaku ke pengasingan untuk membunuhku di sini " Melisa terus berfikir kalau Arga tidak mencintai nya dan berusaha untuk menyakiti nya.


" Aww tanganku sakit,apa ini ,kenapa banyak bekas tusukan jarum suntik di tangan ku kenapa ini"? Melisa kaget dan berteriak meminta tolong


" Kenapa Berteriak? kau bahkan tidak akan menemukan manusia lain di sini"? suara laki laki berasal dari Belakangnya Melisa takut sangat takut untuk menoleh.


" Aku menyuntikmu obat tidur kau terus Berteriak membuat ku sakit telinga " Suara laki laki itu makin keras dan kasar.


" apa kau merasa baik kan"? suara itu menjadi melunak menanyakan keadaan Melisa.


Melisa diam dan kembali tidur menutupi semua tubuhnya dengan selimut coklat diranjangnya.

__ADS_1


laki laki itu berjalan keluar, Melisa mendengar suara sendal mengarah menjauh rumah itu terbuat dari kayu bukan bangunan seperti yang lainnya.sangat jelas terdengar saat kita berjalan di atasnya.


Melisa membuka selimut nya dan turun dari ranjang,dia kaget memakai kemeja laki laki berwarna biru muda dan Celana Joger hitam sebetis nya


" Kurang ajar bahkan dia mengganti bajuku" Melisa kesal dan takut berada di rumah seseorang laki laki.tidak tahu dia baik atau jahat.


Melisa terus berjalan menatap semua Foto yang berjajar di dinding kayu rumah itu.


Dia melihat foto dua Lelaki yang sedang berdiri merangkul satu sama lain,satu pria dengan baju putih berbadan kekar dan sangat tampan hidung mancung rambut tebal mata tajam dan gigi berjajar rapih membuat senyumannya begitu meluluhkan hati semua yang melihat ,yang satu nya agak lebih tua memakai baju biru muda dan berwajah tampan juga sedikit rambut putih di sisi rambutnya ,mereka sangat mirip,bentuk wajah sangat mirip ,semua orang bisa menebak dengan mudah kalau itu anak dan ayahnya.Dan dipikiran Melisa juga seperti itu.


tiba tiba langkah kaki menuju ke arahnya Melisa kaget dan langsung lari dan kembali ke ranjang Menyelimuti badannya lagi.


" laki laki tadi balik lagi,terserah aku ingin di sini bersembunyi dibawah selimut" Melisa takut dan berunding dengan hatinya dia memutuskan terus menyelimuti tubuhnya.


" Ayo bangun kau harus makan?"


" Apa kau mendengar ku"

__ADS_1


" Hey bodoh"


" kau tidak apa apa "


" Hey jawablah"


laki laki itu takut terjadi sesuatu dengan Melisa,dia berjalan dan mendekat


Melisa yang berusaha tenang malah tegang jantungnya dag dig dug tidak terkontrol,Laki laki itu menarik selimut tapi Melisa menahannya.


tenaga nya tidak sebanding dengan laki laki itu, Melisa terseret mengikuti selimut yang dia tindih dan di tarik laki laki itu.


dan Brugg Melisa jatuh dengan telentang selimut menimpa wajahnya.


" Aww sakit" Melisa meringis memegang punggung dan kepala nya


" Kau tidak apa apa"? Laki laki berusaha meraih tangan Melisa Melisa kaget dan mundur.

__ADS_1


" Tolong jangan mendekat,apalgi menyentuh ku,aku sudah punya suami " Melisa menunduk dan mundur sampai dia berdiri dan terus menunduk.


BERSAMBUNG


__ADS_2