Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Eps 59 melisa


__ADS_3

Melisa masih diam terus menatap Al. Yang juga gusar dengan penuturan nya sendiri.


" Apa kau yakin" Tanya Melisa memegang tangan laki laki di sampingnya.


" Tenangkan dirimu,aku tidak mau kau menangisi nya !"


Melisa diam memandang lurus.Tapi sorot matanya melayang tidak tentu arah,dia yang meluluhkan hati dan pikiran dengan kata kata manis nya.Sekarang dia meninggalkan Melisa dengan wanita lain.


Melisa tidak kuasa menahan butiran air membasahi pipinya.Al diam membiarkan Melisa menangis karena dia tahu yang di perlukan Melisa sekarang adalah ketenangan.


Melisa terus meratapi takdir dengan air mata.Sampai dia sadar harus benar benar menutup ruang hati agar tidak selalu berharap lebih.


" Ayo pergi.Katanya kau akan merubah dandanan ku"!


Melisa berusaha memasang wajah ceria. Walaupun dia tahu. Laki laki di hadapannya ini tidak bodoh dan bisa menebak raut wajahnya sekarang.


Al diam .Dan memulai melajukan kendaraan kembali.Sampai dia menghentikan mobil di depan sebuah salon yang cukup terkenal.


" Ayo masuk " Al seraya membukakan pintu mobil untuk Melisa.


" Al kau sudah datang ?"


Seorang wanita menghampiri mereka berdua.Hanya menyapa Al tidak menyapa gadis di sisi laki laki itu.


"Lakukan perkerjaan mu dengan benar "! Al memasang wajah begitu ganas.Karena wanita itu menggandeng tangannya.Melisa mengikuti wanita yang menyuruh nya masuk .

__ADS_1


Al pergi dari tempat itu. Meninggalkan Melisa sendirian.Entah kenapa dia merasa tidak nyaman dengan wanita tadi yang terus memandang.Dan berusaha menggoda nya.


" Nona pilih salah satu pakaian ini "


wanita tadi melayang layangan pakaian di tangannya.Menunjukan satu persat


"Yang ini saja.! Melisa memilih gaun berwarna gold.Wanita itu menyarankan warna merah terang tapi Melisa menolak.


Melisa mendapatkan perawatan yang membuatnya terkagum kagum.Dia bahkan tidak pernah ke salon.Hanya menggunakan masker dingin dua Minggu sekali di wajahnya,itu juga kalau dia ingat.


" Nona apa aku boleh bertanya"?


" Tentu"!


" Saya hanya pelayan berkedok teman nona"!


Melisa cengir dengan jawaban wanita di hadapannya.Dia.tidak tahu makna dari penjelasan wanita itu.Sampai ponselnya berdering .


Pesan masuk dari Alvaro kekasihku.


" sudah selesai belum?


" Apa ini ?? aku tidak pernah menyimpan dengan nama ini"!


" ada apa nona????

__ADS_1


wanita itu begitu penasaran dengan celetukan kesal Melisa,dan berusaha mengintip ponselnya.


" Tidak apa apa ,kau bisa pergi " Melisa berusaha menghindar agak jauh menekan tombol panggilan untuk Alvaro.


" Ini salon ku,kenapa dia yang mengusir ku sih "


Dia keluar karena kesal dengan tingkah Melisa padanya.


" Hallo" mendengar kan" kau semakin kurang ajar "mendengarkan " Aku semakin muak padamu al " Mendengar " Terserah kau menyebalkan " Mendengar "Iya iya haha terserah padamu"


TUTTTTT panggilan terputus.


" Kurang ajar dia , semakin berani menunjukkan perasaanya " Melisa mundar mandir berfikir ponsel berdering lagi.


" apalagi sih "????? Melisa berteriak karena kesal kalah debat dengan Alvaro membuatnya kesal setengah mati.


" Maaf maaf dek kakak pikir si bodoh itu,hehe ada apa "???


" oh iya iya kakak juga akan kesana dengan Al"


" tentu kakak baik baik saja,kakak mu masa lalu kakak yang harus segera aku lupakan kan???"


Deg Melisa terguncang dengan kata katanya sendiri.Berusaha tegar menolak kepiluan hatinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2