Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
EPS ke 6 menatap hangat


__ADS_3

ohh kau sangat cantik gumam wanita turun dari tangga,dia semakin mendekat ke arah Melisa


"apa kabar sayang ,kau sangat cantik sekali Nak, nyonya menghampiri dan memeluk Melisa erat ,dan mengusap usap kepala Melisa


Melisa sangat nyaman ,dia ingat pelukan ibunya dulu,tidak sadar air mata derass turun menghujam ,dada Melisa sesak rasanya


" oh sayang ,kenapa menangis ,pasti kamu ingat dengan ibu kamu ya ,ditambah sekrang bapamu juga sudah tidak ada ,dengar Nak aku calon mertuamu ,kau mulai dari sekrang memanggilku "mamih". usap usap terus usap mengusap kepala Melisa , nyonya merasakan rambut itu sangat haluss sangat nyaman


."maaf ,.Melisa lupa untuk salim *dia meraih tangan ibu mertua dan ayah mertuanya


kedua mertua itu saling pandang, dan senyum


"kau sangat sopan Nak, menyentuh rambut Melisa lagi


"ayo ikut aku ke atas ,aku ingin berbicara panjang lebar denganmu Ica ,!


Melisa bergumam ,Hey kenapa mamih tau nama panggilan itu


"ayo ke atas Nak, nyonya meraih tangan Melisa dan mengajak ke atas ,dari belakang Naira menari nari senang


"sampai juga disini ,sini duduk ca ,mamih mau mengusap rambutmu lagi .melisa.terkejut melihat foto pigura Besar disana ,itu foto orang yg sama difoto tadi "gumam Melisa

__ADS_1


dia mendekat dan nyonya menyambut hangat


" mamih,apa aku boleh bertanya?!


"kamu boleh bertanya apapun sayang,mengusap rambut Melisa*


"mmm ,apa aku benar akan menikah dengan tuan ,Dimana dia nyonya ,saya ingin berbicara dengannya


Melisa penuh harap


"maaf sayang ,calon suamimu sedang diluar kota"


"mamih,apa tuan tidak mau menikah denganku,aku sadar diri mamih,jika dia tidak mau tidk usah memaksanya,sampai dia kabur keluar kota menghindari ku. Melisa menghela Nafas panjang


gelak tawa langsung muncul diwajah Naira dan mamihnya


" tidak sayang,Arga tidak menolak ,bahkan dia yang memilihmu ,dia tau kau wanita yang baik wlwpn kamu manja dan sering merengek


wajah Melisa tertunduk malu


"Ica ,apa kamu tidak pernah Menyadari kehadiran Arga disekitarmu selama ini ,dia selalu berada disampingmu sayang. usap nyonya pada melisa

__ADS_1


Melisa kaget ,memikirkan Arum apa Arga menyamar jadi Arum hanya Arum yg selalu disisinya tidak ada yang lain ,Melisa bingung


kan Arum perempuan pikirnya lagi


"Ica,kamu pasti heran kan ,


Melisa mengangguk


"apa kamu ingat saat kamu diperpustakaan , tubuh kecilmu mau mengambil buku diatas rak,tapi tidak sampai,dari belakang ada yang mengambilkannya untukmu dia berada dibelakang saat kau berpaling kau jatuh didada laki laki itu ,kau memakinya ,kau mengusirnya tapi tidak melihat ke atas,kamu menunduk malu kau ingat ,dia Arga sayang


"wajah melisaa kaget ,apa dia akan menyiksaku nanti saat kita sudah menikah .ya Allah aku takut sekali ,"gumam Melisa sambil memohon dia takut karena sikap bodohnya itu


"Arga,diluar kota untuk acara pekerjaan ,dia tau kamu akan kesini itu sebabnya sekrang mamih ada Dirumah dan menyambutmu "ucap nyonya menatap mata Melisa berwarna coklat muda itu sangat indah ,itu bukan softlens,aku bisa melihat wajah ku Dimata Melisa "meyakinkan yang dia lihat


"Mamih,apa nanti tugasku setelah menikah ?,aku bingung sekali,aku sudah tidak punya ibu ,apa boleh aku mengganggap mamih ibuku sendiri?


*melisa* melontarkan pertanyaan dan dijawab cepat oleh nyonya


"tentu saja ,Ica boleh"


bersambung**

__ADS_1


__ADS_2