Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Persetujuan


__ADS_3

Al masih terisak dipangkuan ibu.Melisa didalam kamar mendengar semunya.Dia duduk di pintu kamar.


apa aku keluar dan menyetujui nya ???


apa aku pantas untuk Al.Seorang janda dari laki laki sialan .


" Al pergilah panggil Melisa kesini ? mengusap lebih kasar,karena Al diam tidak melakukan apapun. " Apa kau tidak menyayangi ibu ?" .Al tersentak dan mengusap air matanya.Berjalan ke kamar untuk memanggil Melisa.Di dalam kamar Melisa juga akan keluar membuka pintu .


Al berdiri ragu tanpa dia sadari Melisa sudah berdiri memperhatikan nya.


" Kau kenapa ?" tanya Melisa meninggalkan dan menuju ibu.Dia duduk disebelah dan memeluk wanita itu.


" Ada apa bu,kenapa menangis apa dia menyakiti mu" melirik Al yang sedang berdiri.Melisa pura pura tidak tahu apa yang mereka bicarakan.Al duduk di lantai memainkan ponsel mengusir kebingungan nya.


" Nak, kau gadis baik apa ibu boleh meminta sesuatu dari mu?" membelai rambut Melisa dengan hangat.Melisa memejamkan matanya dia merasakan belaian ini dulu saat dia kecil dibelai lembut oleh ibunya seperti yang sekarang dia rasakan.

__ADS_1


" Katakan ,aku akan mengabulkannya bu " menggenggam erat tangan ibu dan menciuminya.Al menoleh dan melihat Melisa begitu menyayangi Ibunya.


jika kau tahu apa yang ibu mau.Mungkin kau berfikir dua kali sebelum bicara Melisa.


" Kenapa ibu menangis seperti ini,katakan padaku" Melisa terus memegan tangan wanita dihadapannya.


aku akan mengabulkannya dan menjaga Alvaro bu,percaya untuk menjaga nya pun sebuah hadiah yang terbaik untukku.


" Ibu ingin Minggu ini kalian menikah !" terlontar lah apa yang Lastri inginkan.Melisa dan Alvaro saling menatap tidak percaya.


" Ibu apa ini tidak terlalu cepat?" Al mendekat duduk dilantai menghadap ke arah kedua wanita yang dia sayangi.


"Melisa sudah banyak terkena masalah karena dia sendiri tidak ada yang berada disampingnya,yang mempuanyai ikatan dengannya.Ibu tidak mau kau menjaga Alvaro karena ibu.Kalian harus saling menjaga dan menghormati satu sama lain ?" ibu terisak kembali Al bangkit mendekat disisi kanan ibunya.lastri berada ditengah tengah anak anak yang dia sayangi sekarang.


" pakai ini ,ini adalah peninggalan nyonya besar pada ibu.Dia ingin ibu memberikan pada wanita yang Alvaro sayangi " Memasukan cincin di jari manis Melisa.Melisa menangis karena dia merasa tidak pantas menggunakan dan mendapat sesuatu yang berharga ini.

__ADS_1


" Ibu aku rasa tidak pantas menerimanya ?" melepas cincin dan menaruhnya diatas meja.


" Apa kau tidak mencintai Al ?" Lastri mengartikan kalau Melisa menolak dan merasa kecewa.


" Aku mencintai nya bu,aku tidak menolak jika aku harus menikah dengannya.Al orang baik dan aku sudah memikirkan segalanya !" .Al kaget dan menatap Melisa yang menunduk.Malu sekaligus gembira ada dibenaknya sekarang.


" aku juga mencintainya bu ,aku ingin menikah dengan Melisa !" Melisa mendongak dan sekarang mereka saling menatap hangat penuh kegembiraan.


Lastri memeluk keduanya.Dia terisak tangisannya begitu deras.Menandakan begitu bahagianya dia kalau sampai Ajal menjemput dia ikhlas,karena sudah tidak mempunyai beban pada Alvaro.


Malam semakin larut Melisa tidak bisa tidur.Berusaha menutup matanya dengan bantal tapi sama sekali tidak bisa.


Begitu juga dengan Al dia terus gelisah sesekali senyum menghiasi bibir belahnya. Dia sangat senang sekaligus malu terang terangan melamar wanita dihadapan ibunya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2