Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
gembira


__ADS_3

Setelah sholat subuh Al pergi.Hanya pamit pada ibunya.ibunya mengijinkan, Al juga bilang ingin menggelar pernikahan di KUA saja.Karena memang Melisa juga menginginkan nya.Tapi Al tetap bahagia hari ini dia akan pergi ke sekolah untuk memberikan surat pengunduran diri Melisa dari sekolah.melisa tidak ingin kembali menjadi guru karena masalah dia libur ,beberapa kali meninggalkan tanggung jawabnya.Melisa tahu diri untuk masuk kembali seenaknya dia rasa tidak sopan.


Membuat jus.


Melisa keluar dari kamar


melihat ponsel di atas meja,dia meraihnya membuka ponsel dengan wallpaper dirinya sendiri dia tersenyum dan menggeleng kepala.Surat terselip di bawah ponsel tadi Melisa membukanya sambil duduk di sofa.


tertulis:


" Ponsel untuk calon istriku ,dan aku tidak memasang pelacak disana percayalah"


" Haha apa sih? dasar Alvaro ku " memeluk erat didada nya dan tersenyum.Melisa melipat kembali surat dan melihat ponsel bergerak tidak bersuara.


panggilan masuk " Alvaro sayang"


Cih selalu seenaknya membuat nama orang.


" waalaikumsalam" mendengar" Iya aku sudah membuka nya " mendengar" jangan bicara kemana mana" mendengar" iya bawa mereka kemari jangan genit sama Arum ya haha " panggilan terputus.


pesan masuk


jangan menggodaku sebentar lagi kau jadi istriku,kau habis aku Makan nanti"


" Hahah apa sih dia,aku tidak akan membalas pesannya biarkan dia penasaran sampai nanti pulang kembali "

__ADS_1


Melisa meletakan ponselnya diatas meja.Turun menuju dapur,melihat lihat isi lemari dan kulkas.


" Banyak sekali makanan disini ,aku akan membuat sesuatu untuk Arum dan Naira ".mengambil beberapa buah dia mulai untuk membuat jus hari ini.Semua dia buat dengan hati berbunga-bunga.Ibu memperhatikan dan tidak menegur membiarkan Melisa melakukan apapun dengan bebas.


jika ada orang bertamu kesini,mungkin mereka akan kaget rumah kayu lengkap dengan barang barang mewah.Bahkan makanan pun sangat banyak disini.


" Hemmm Alvaro terus cintai ku jangan membuatku kesal ,aku calon istrimu Sekarang" Menunjuk nunjuk hiasan kulkas yang tertempel bergambar wajah Al sedang tersenyum.


* * *


Diruang kepala sekolah.


Al duduk menunggu kepala sekolah yang sedang rapat bersama guru guru diruang sebelah kantor yang dia tempati sekarang.Stelah menunggu tiga puluh menit pak kepala sekolah datang.Al berdiri tersenyum melihat kepala sekolah duduk dihadapan nya.Pembatas sebuah meja panjang dan buku buku tertata rapih disana.


" Perkenalkan saya Alvaro Siagian calon suami dari Melisa" berjabat tangan dengan hangat.Entah kenapa pak kepsek langsung kaget dan berdiri.


" Kau anak dari pengusaha Siagian ?" tanya pak kepsek gugup.


" Betul apa anda kenal dengan ayahku ?"


" Akhirnya aku bertemu dengan mu" Berhambur memeluk alvaro erat dan menangis .Yang dipeluknya hanya bingung.


" Apa ayahku membuat kesalahan padamu pak ?" Tanya Alvaro getir melepaskan pelukan.


" Duduk duduk duduk Nak ,emm akhirnya aku bertemu denganmu" Masih terisak melepaskan kaca matanya,mengusap air mata.

__ADS_1


" Maaf ,apa ada masalah?" tanya Al semakin heran dan penasaran.


"Ayahmu dan aku adalah kawan baik,dia sering menceritakan tentang mu tapi keberuntungan tidak membuat kita bertemu!"


" Maaf tapi saya tidak pernah melihat bapak ke rumah saya?"


" Haha apa kau lupa? ayahmu tidak pernah mau membawa teman temannya ke rumah.Dia selalu bilang tidak bebas dan kami selalu bertemu di Restauran yang kalian miliki " terus menatap Al dengan hangat.


Dia benar juga.


" kenapa anda ingin sekali bertemu dengan saya pak?"


" Apa kau tahu sekolah ini adalah milik ayahmu Al.Dia ingin memperbesar sekolah ini .Uangnya bahkan dia titipkan padaku,aku menjaganya bertahun tahun mencari mu kemana mana!"


" Ayah tidak pernah memberi tahuku pak!"


" Dan kau harus tahu ,beberapa yayasan panti Asuhan di negara ini dia buat juga untuk anak-yang kurang beruntung.Dan beberapa pabrik garmen juga ,aku mengurusnya selama ini.Tapi Nak sumpah aku tidak pernah menyentuh apa pun sepeninggal ayahmu,aku hanya menjaganya"


Ayah kau memberiku banyak tanggung jawab seperti ini,apa aku bisa? mengurus perusahaan juga aku malas ayah!


" Sekarang aku bertemu dengan mu,ini adalah berkas berkas semua aset tersembunyi dan sertifikat panti Asuhan " menyodorkan beberapa File penting yang terikat benang merah.Debu menyelimuti sampai membuatnya begitu kotor.


Al menyender disofa yang dia duduki.Memejamkan mata nya, masih tidak percaya banyak sekali peninggalan ayahnya yang harus dia jaga.Setelah urusan selesai mereka saling berpelukan hangat.pak kepsek menepuk nepuk punggung anak yang selama ini dia cari.Wajah tampan rupawan dan tinggi berkarisma dia lihat juga pada Alvaro.Dia sangat mirip temannya bahkan pak kepsek mengingat kembali masa masa sekolah sampai dipisahkan oleh maut dengan ayah alvaro.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2