Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Eskrim greentea


__ADS_3

Setelah makan Melisa Arum dan Naira sibuk mengobrol di kamar.Mereka tertawa tawa apalagi Arum yang terus membicarakan laki laki disupermarket.Naira hampir keceplosan membongkar semuanya.


"Ca ambil makanan sana kita sambil ngemil !" Arum memerintah sambil tiduran tidak beratur membuat tempat tidur itu berantakan.


" Kau harus ingat Arum ini kamar Alvaro,jangan main main !" Melisa santai terus mengusap usap rambut Naira.


" Kak Arum selalu saja tidak tahu malu ih dasar memalukan !" Polosnya anak kecil bicara.


" Kurang ajar aku lapar tahu !" Arum melempar bantal ke wajah Naira .Naira tidak perduli dia sekarang ingin bermanja manja pada Melisa.


Mereka saling meledek dan tertawa riang bahagia.


Ponsel berdering pesan masuk.Melisa memindahkan kepala Naira pada bantal.Membuka laci dan memeriksa pesan


Keluar sekarang!!!!!


" Apa apaan dia ? meletakan kembali ponsel tidak lama berdering lagi.


cepat aku punya hadiah.


" Hishh apaan sih ! Arum aku keluar dulu mengambil makanan untuk kita disini oke kalian duduk saja dengan tenang " Arum mengacungkan jempol tapi Naira sudah tertidur nyenyak.Usapan lembut Melisa memang selalu manjur untuk Naira.


Melisa keluar menuruni tangga melihat kanan kiri ,mencari Alvaro.Dia tidak mau berteriak karena ibu sedang tidur!


" Aaaaaa emmmm!" Tangan besar Alvaro membungkam nya.Dia hanya melotot melihat Alvaro dihadapanya.


" sutt diam !" Al berbisik dan Melisa mengangguk.Menarik Melisa ke dapur mendudukan nya dikursi.

__ADS_1


jangan bilang dia meminta memasak makanan jam berala ini!


" Kau mau apa ?" mendelik sebal pada Alvaro yang sibuk berjongkok membuka lemari es " Alvaro mau apa kau,aku ngantuk !".


" Lihatlah" mengeluarkan senyuman manisnya membuat Melisa dah Dig dug.


Ahh apa ini?


" Kapan kau membelinya,aku mau " mengambil sendok dan memasukan eskrim ke mulutnya. " emm enak sekali" Menjila pinggir bibirnya dengan lidah.Membuat Al salah tingkah.


" Diam ,dan sini aku suapi " Mengusap lembur bibir Melisa untuk kesekian kali." Aku beli ini khusus untuk mu,jangan sampai kedua wanita pembuat masalah itu tahu" menunjuk ke atas .


" Jangan pelit ,nanti rezekinya sempit haha " .******* habis eskirm dimulutnya. " Terimakasih" Tersenyum bahagia.


" Setelah menikah aku akan memenuhi kulkas dengan semua makanan kesukaan mu" mengedipkan mata kiri ya.Dia tidak tahu itu membuat melisa gugup ." Makan lagi".


" Sini aku yang gantian menyuapi mu " .Menyuapi Alvaro.Laki laki itu duduk seperti bocah kecil menurut disuapi ibunya. " Jika kau melakukan itu,setelah menikah berat badan ku akan sama denganmu Al" .


* * *


Arga masih dengan rencana nya untuk menjatuhkan Alvaro dimata mertuanya.Dia tahu David sangat mudah untuk dipengaruhi.Sehingga dia melupakan sesuatu.


Ponsel berdering - Clara-


Tanpa ragu Arga meraih ponselnya.


" Hallo sayang?" berusaha membuat suaranya agar terdengar halus oleh istrinya.

__ADS_1


" Kau sedang apa sayang ?" Clara.


" Aku sedang makan, bagaimana acaranya?" Hup suapan terakhir masuk ke mulutnya.


" Berjalan baik,ini karenamu sayang " Clara.


" Kau menggodaku ya,kapan pulang?" bermanja paksa.


"Besok aku pulang" Clara.


" Ok ,aku tunggu bye " Tuttt panggilan terputus.


Aku bahkan harus berpura pura manis pada istri yang tidak aku cintai,gumannya pelan.Tanpa dia sadari David sudah berdiri didepan pintu.Membuatnya kaget dan langsung berdiri.


" Ayah sejak kapan kau disini,ayo duduk!" menepuk nepuk kursi yang dia tarik untuk mertuanya.


" Dari tadi "masih berdiri menatap tajam.


Apa dia mendengar tadi?


" Ayo duduk ayah?" Dan David duduk dikursi yang menantunya sediakan.Arga masih berdiri mematung.


" Aku sudah memikirkan semuanya " David mendesah.Dan Arga tahu maksudnya.


" Terimakasih ayah , kau memang orang hebat"!


" Tapi aku ingin bertanya padamu" Arga langsung meremas tangannya.

__ADS_1


" Kenapa Alvaro bisa seperti itu.Dia seorang prajurit terlatih berbagai penghargaan dia dapatkan.Bukan karena fisik semata tapi kedisiplinan dan sifat pemimpin lah sebabnya.Semua orang tahu bahkan Clara dari kecil dia jaga atas perintah ku!" Perkataan nya tidak membuat Arga bahagia.Bahlan David menyadari perubahan raut wajah menantunya.Apa masalah pribadi mereka ? tanya pelan.


Bersambung


__ADS_2