Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Clara pulang


__ADS_3

Di bandara dia duduk bermain ponsel Sebelum pulang Al menelfon akan menjemput nya.Clara menurut karena memang Alvaro sudah seperti kakak nya.Satu jam dia menunggu dengan gusar.


" Janji janji aku sudah pegal " Melirik jam tangannnya.Dug degungan keras dikepalanya.Dia tahu itu Alvaro.


" Kurang ajar " Mendesah kesal


" Hahha kau sudah menikah .Bersikap dewasalah adik manis " Mencubit lembut pipi Clara.


" Sudah satu jam aku menunggu mu,pegal kaki ku" Clara memukul mukul bahu Al yang kekar malah membuat tangannya yang sakit.


" Aku juga duduk disana sudah satu jam " Melirik sebuah kedai kecil dengan ekor matanya.Tangannya menarik koper besar clara menuju mobil.


Dia tetap menyebalkan awas saja !!


" Heyy tunggu,ah menyesal menerima jemputan nya " Clara berlari mengejar Al dan masuk ke mobil.


Didalam mobil Clara dan Alvaro berbincang hangat.Clara menceritakan acara pergelaran Toko perhiasan di kota Xx tersebut.Alvaro menanggapi dengan senyuman manisnya.Diua tahu Clara memang dari remaja menginginkan semua itu.Dia ikut senang saat Clara berhasil meraih impiannya,tapi tidak dengan pernikahan nya dengan Arga.


" Al kapan kau akan menikah?" tanya Clara sambil memoles pipi nya dengan perona merah muda.


" Sebentar lagi ! santai dan membuat Clara kaget.Dia tahu Alvaro tidak pernah bercanda dengan kehidupannya.

__ADS_1


" Dengan Melisa ?" penasaran dan memegang tangan Al.


" Ya iyalah siapa lagi!" Berteriak membuat Clara sedikit kaget tapi gadis itu ternyata sangat senang.


" aaaa aku ikutt bahagia Alvaro,selamat selamat,apa ayah sudah tahu?" menepuk nepuk paha Al pelan.


" Belum,aku ingin kau diam karena setelah menikah aku akan memberitahu nya" wajah tegangnya muncul.


" Kenapa begitu, ayah pasti senang kan? " sedikit masam karena kecewa.Dia pikir Alvaro tidak menghargai Ayahnya.


" Kau janji tidak akan memberi tahunya kan?"


" Al aku tidak bisa bertemu melisa.Minggu ini dan Minggu depan semua jadwalku padat." Al meledek dengan senyum sinisnya.


" Benar aku serius."


" Iya iya aku tahu kau seorang model dan bisnis perhiasan sekarang"


" Berikan ini pada Melisa ini kalung khusus aku desain untuk ibu.Tapi Melisa adalah wanita berharga untukmu sama seperti ibuku " Sedikit berkaca dan melihat Al.


Tidak lama mereka sampai dikediaman David.Clara turun dan melambaikan tangan Al tidak mau masuk walaupun Clara mengajaknya.Dia beralasan sibuk.

__ADS_1


"Ini sangat bagus ,pasti sangat cantik dipakai Melisa nanti"Menyimpan kembali kotak kecil itu dilaci dan tersenyum kembali mengemudi kencang.


* * *


" Ayah aku pulang" menghambur memeluk David yang sednag duduk membaca koran.David terkejut melihat Clara pulang cepat tidak seusai rencana awal.


" Kenapa tidak bilang pada ayah?ayah akan menjemputmu"


" Alvaro tadi menjemput ku ayah,


" Arga yang berjalan menuruni tangga berhenti saat istrinya mengucapkan nama itu.


David melihat reaksi menantunya tapi memasang wajah acuh.Sampai Clara berlari memeluk suaminya.


" Kenapa wajahmu sayang ,kenapa ini?" memeriksa semua tubuh Arga.Clara sangat khawatir.


Bahkan dia menjemput Clara seolah tidak terjadi apapun. David.


Clara memapah Arga dan duduk bersama disofa.David memperhatikan gelagat menantunya.Dan dia berniat akan bertemu Alvaro tapi dengan tidak diketahui menantu dan putrinya.


. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2