
Al masih tidak percaya dan terus berjalan mendekat ke arah Melisa.
" Al " Melisa kembali meneriaki sambil tertawa tawa dengan ibu.
" Itu benar , melisa"! Al tersenyum bahagia melihat semua orang menjemputnya.Karena dia sering pulang naik Taxi tidak pernah di jemput siapapun.Al merasa hari ini adalah hari istimewa dia begitu merindukan seseorang dan orang itu hadir menyambut nya.
" Nak apa kau sehat" Ibu memeluk Al saat Al di mendekat padanya
" Alhamdulillah" Al menyalami tangan ibu dan menantu ibu di sampingnya.
" apa aku tidak "? Melisa menyilangkan tangan di dada kesal karena Al hanya tersenyum.
" kemari lah " Al memeluk Melisa erat mencium pucuk rambut Melisa,Melisa kaget yang dia mau hanya berjabat tangan bukan pelukan, Melisa diam dan masih tangan terlipat, tidak membalas pelukannya.
Al melepaskan pelukannya dan mengeluarkan ponsel nya kembali
." cih ,dia masih saja menyebalkan "! Melisa pergi ke arah mobil Al menyusulnya.Koper di bawa menantu ibu dan di masukan ke dalam bagasi mobil.
" kami pamit dulu tuan "! Menantu ibu pamit dan sudah menghentikan Taxi online tidak jauh dari tempat mereka berdiri.
" mau kemana"??? tanya Al
" Ibu belum pamit pada sari,dan cucu nenek,kamu pulang saja duluan ibu nanti di antar nak arman" arman mengangguk mengiyakan.
" Baiklah,salamkan pada sari ya bu maaf Al tidak bisa ikut,mau pulang rumah sudah lama di tinggal" Al masuk ke mobil kursi depan kemudi .Melisa masih ngobrol sama ibu dan Arman.
" Bu padahal Melisa ingin mengajak ibu dan mas Arman ke rumah Melisa dan Arum" Melisa agak kecewa .
" lain kali ibu pasti kesana bareng Al ya" ibu sambil melirik Al yang sedang duduk dan memegan alis nya.
__ADS_1
" baik Bu , Melisa dan Al pamit" Assalamualaikum
" Waalaikumsalam.
mereka berlalu naik Taxi online Melisa pun masuk ke mobil.Di perjalanan mereka hanya diam , Melisa menaruh plastik belanjaan ke belakang.
" Beli minuman gak? " Tanya al
Melisa ingat hanya membeli satu botol air mineral.
" Nih " Menaruh air mineral pada tangan Al yang sudah dari tadi menunggu hinggap nya sesuatu di tangannya.
" terimakasih" meneguk sampai habis setengahnya.
" minum lah " Menawari ,Melisa menggeleng kepala,melihat cara minum Al dan menyedot lubang botol mineral,membuat Melisa merinding jijik.
" Bagaiman sekarang" tanya Al
" Kehidupan mu"?? tanya al lagi
" Baik baik saja"! datar
" Syukurlah "! Alvaro terus fokus mengemudi , Melisa melirik terus menerus melihat rambut yang kemarin beberapa bulan lalu panjang dan Al selalu mengikatnya.sekrang dipangkas dan sangat rapi,membuat wajah Al semakin tampan.
" kenapa"?? tanya al
" apa nya"? tanya melisa
" melihat ku seperti itu "? senyum menghiasi bibir Al.
__ADS_1
" Pede mu tidak hilang walaupun sudah kembali dari perang"? ketus melisa semakin jengkel menyesal ikut ke bandara di benaknya.
" Aku pergi saat aku selesai mengantarmu,dan ibu aku titip kan di rumah mas Arman, selama 6 bulan ini "! menjelaskan dengan nada syahdu merdu sekali!.
" Aku tidak tanya"! Melisa berbalik melihat luar kaca jendela.
" tapi isi pikiran mu dan mata itu seperti bertanya padaku "! Al yakin dengan apa yang dia lihat dan prediksi.
" Apa "? Melia kaget dan menoleh membulatkan mata nya.
Al Tergelak dan terus menerus melirik Melisa di sampingnya.
"Semakin menggemaskan melebihi dulu !!!Gumam al
Al terus melirik Melisa dan tersenyum di bibir nya mengisyaratkan kebahagiaan.
" Dimana Arum"? Tanya Al heran bocah gila itu tidak ikut dengan Melisa .
" Ciyeeee kangen "?!! Melisa menusuk nusuk pipi Al dengan jemarinya. Cup cup !Al tiba-tiba langsung mencium jari Melisa secepat kilat.Melisa kaget mengibaskan tangannya.
" Cih " Melisa diam cemberut
" turunkan aku di sini " Melisa mengancam
dan Al menghentikan mobil menuruti mau nya.melisa berkeliling dengan mata nya dia takut dan rumah masih jauh.
" jalan lagi saja Al " Melisa memohon takut di turunkan Al di tengah jalan,dia tahu Al sedikit gila sama seperti Arum.
" Cih dasar " Al menarik bibir atas membuat umpatan sinis menakutkan.
__ADS_1
Bersambung