
Al berlalu meninggalkan sekolah Dan tersenyum bahagia.Dia sekarang bertugas menjemput Arum dan Naira pernikahan tinggal beberapa hari lagi.
sesampainya dirumah dia turun dari mobil.Membuka gerbang yang tidak dikunci .
tok tok tok
" Assalamualaikum Naira ini kak Al ?" beteriak dan menggedor gedor pintu. Al kesal dan duduk disofa melirik ponsel tapi tidak ada pesan atas jawabannya tadi untuk Melisa.
dia sengaja ya,biar aku penasaran aaa aku memang penasaran dia sedang apa ya sekarang?
" kemana sih mereka ,jam segini apa masih tidur?" Al kesal dan bangkit mengintip dari kaca rumah.
" Kak Al ?". Naira menarik baju Al yang seang fokus mengintip.
" Hissh bikin kaget saja,kau dari mana ?" bertanya sambil melengos sebal duduk disofa kembali.
" Nairra tadi ke mini market kak,apa kak Melisa baik baik saja ?" Tanya Naira meletakan kantung belanjaan di meja.
" Bekemaslah kita akan pergi,si gila itu kemana ?"
" Kak Arum ada kok di dalam !" mendorong pintu dengan santai.Al geregetan kenapa dia tidak membuka pintu gumamnya.
Naira masuk meneriaki nama Arum.Arum menyahut dari kamar mandi.
" Ada kak Al ayo cepat kak mandinya !"
__ADS_1
Naira berjalan menuju keluar menemui Al.
" Kak,bawa apa saja?"
" Bawa pakaian mu begitu saja harus bertanya" ketus.
" Biasa aja kali !" Naira melengos pergi.Al baru ingat dan menanggil namanya.
" Ada apa lagi kak Alvaro yang tampan?" Naira kesal menghentakan kakinya beberapa kali.
" Kau orang yang kesekian kalinya menyebutku tampan,bawa baju Melisa juga dia terus memakai baju ku tahu.Aku membelikan nya baju tapi dia kekeuh mau pakai bajuku,ayo kemas bajunya yang banyak karena kita akan lama!" cekikikan melihat wajah Naira seperti ingin menjambak ya.
Naira masuk kembali Arum sudah selesai dan akan keluar,Naira menahannya.
" Kak ayo berkemas !" naira mengeluarkan pakaian dari lemari.
" Entahlah Kak Al meminta membawa baju banyak,kita akan pergi lumayan lama katanya!" Arum menarik tas dari dalam laci besar.Dia mengemas bajunya tanpa banyak bicara ada yang aneh.
Kak Arum kenapa sih???
" Ayo cepatlah kalau lama aku tinggal kalian, berangkat sendiri sana !" Al berteriak dari depan pintu.Menbuat keduanya kaget dan beranjak pergi menemui Al.
Mereka sudah memeriksa dan mematikan AC semua elektronik karena Al mengoceh menjadi komando.
semua sudah siap Naira duduk didepan ,Arum di belakang.Menyenderkan kepalanya dan memejamkan mata lalu menarik nafas dalam-dalam.
__ADS_1
" Dia kenapa ?" tanya Al menyikut Naira yang sedang bermain ponsel.Naira hanya mengangkat bahu kalau dia tidak tahu apa apa.
Kendaraan berjalan kencang.Naira menatap keluar bergumam gimana sendiri.
ini mobil mahal sebenarnya kak Al kerja apa sih??
" Kak Al kita mau kemana ?" Tanya Naira.
" Menemui calon istriku!" Al mengedipkan mata dengan pede nya dia berbicara.
" Bohong !" Arum dan Naira kompak.Al kaget mengehentikan mobilnya mendadak.
" hiss kak Al sakit nih!" Naira manyun mengusap usap dahinya.
" salah siapa?kalian yang membuatku kaget !"
kembali mengemudi ,suasana hening tercipta kesibukan tiga manusia dengan urusannya masing-masing.Al fokus mengemudi dan tersenyum berkali kali mengusap bibirnya.Dia merasa sangat rindu pada melisa.Melirik kanan kiri juga mencari supermarket untuk membeli ekskrim greente kesukaan Melisa.Al ingat kejadian itu membuatnya gagal makan eskrim dengan Melisa .Hari ini dia ingin itu terjadi walupun sudah tahu eskirm akan meleleh saat sampai nanti,tidamk Masalah tinggal masukin kulkas gumamnya.
" Kak kenapa berhenti?" Tanya Naira.
" Kalian diam,aku akan membeli makanan di sana ?" melepaskan sabuk pengaman dan melirik supermarket.Naora mengangguk dan Arum dibelakang diam saja.
Al turun berjalan memasuki supermarket, jelas tertulis nama belakang nya diatas supermarket tersebut.Siagian tertulis sangat besar disana itu milik orang tuanya yang pak kepsek sebutkan tadi.Al bukan ingin sombong dia ingin melihat bagaimana didalam sana cara bekerja pada karyawan.Kali ini otaknya ingin membuat kekacauan disana.
" Kak Arum aku nyusul dulu ya,mau beli pembalut sekalian ,kakak mau apa ?". Arum menyebutkan Snack kesukaan nya.Dan Naira turun masuk kedalam.Di sana dia mencari keberadaan Alvaro ingin berbicara sesuatu.
__ADS_1
Bersambung