
Pesta terus berlangsung semua tamu menikmati jamuan dari orang terpandang seperti tuan David.
Tapi tidak dengan Melisa ,Al dan Naira .Mereka pulang lebih cepat walaupun Al memaksa tetap ingin di sana.Dia senang melakukan sandiwara membuat Melisa kesal ,semua raut wajah Melisa terlihat lucu dan menggemaskan baginya.Melisa sudah lelah ,bukan lelah terkuras tenaga.Tapi kelelahn karena terus berpura pura sepasang kekasih di depan semua orang.Al melanjukan kendaraan menuju arah rumah Melisa.Naira dikursi belakang terlelap tidur, lelah selesai menangis bertengkar dengan kakaknya.
" Dia tidur juga akhirnya" Melisa menenangkan Melisa sebisa mungkin.Gadis itu begitu shok dengan apa yang dikatakan kakaknya.
" pindah ke depan ,aku ingin bicara"!
Al terlihat sangat kesal,Biasanya seringai terus menghiasi bibir nya.Tapi sekarang dia merasa benar benar kacau balau.
" Melisa pindah ke depan "! Berteriak lagi
" Bagaiman aku pindah,kau tidak menghentikan mobil Alvaro ,apa aku harus menunduk dari sini ke situ "
Melisa tidak kalah berteriak.Al malu semalu malunya bertindak bodoh dan berteriak di hadapan pujaan hatinya.Melisa turun dan berpindah ke depan sejajar dengan Al yang sedang sibuk mengatur bibir,ingin tertawa dengan tingkah tapi melihat wajah Melisa yang begitu serius dia hanya tertawa dalam hati.
" Kau puas sekarang merusak imageku dihadapan semua orang "! Melisa ketus menaikan bibir dan membentuk senyuman sinis, penuh makna.Dia rasa sedang memikirkan cara untuk membalas Al, Masalah No ponsel,sandiwara dan banyak yang membuatnya muak,dengan laki laki di sampingnya ini sekarang.
" Maafkan aku "
kenapa dia minta maaf aku mau memukulnya jadi tidak tega kan,Ah sial!
"Sebentar lagi sampai,ada yang mau kau sampaikan sebelum aku pulang?"
" Berhenti memanggil ku calon istri Al ,itu saja"!
__ADS_1
" aku malah senang melakukan sandiwara ini,dan ingin segera menjadikannya kenyataan,apa kau mau???
Apa ini,apa ini dia melamar ku atau mengancam.Itu bibir kenapa tersenyum seringai licikmu aku tahu Al,aku tahu!!!
"Haha ,kenapa serius sekali aku hanya bercanda".
" Kurang ajar tidak ada habisnya kau membuat ku susah, kenapa berhenti terus jalan"
"Aku ingin membeli sesuatu "
Al turun menuju mini market tidak jauh dari pandangan nya.Dia masuk mencari cemilan favorit Naira, walaupun dia suka kesal dengan gadis itu ,hari ini dia begitu sakit melihat gadis kecil di teriaki oleh kakak nya sendiri.Celaan dan ejekan begitu tajam membelah dada gadis mungil tidak tahu apa apa itu.Al juga mencari minuman kesukaan dan untuk Melisa juga.
Saat di Kasir sangat lama mengantri ,hari ini minimarket penuh .Al memainkan bibir nya untuk bersiul menghilangkan kejenuhan.
seseorang mendekat padanya ,sama seperti Al badannya Tinggi dan tampan.Memakai seragam melambangkan nama mini market tersebut.
" Tuan ada apa kesini,kenapa ikut mengantri ayo ikut denganku"
Laki laki itu mempersilahkan agar tuannya masuk ke ruangan belakang.Ruang tempat berkumpul pekerja.Al duduk di bangku plastik.
" Ada apa tuan " Masih dengan pertanyaan yang sama,Karena Alvaro hanya diam cuma mengangguk dan tersenyum ramah.
" Aku hanya ingin melihat, bagaimana semua orang bekerja untukku heheh" Al menepuk bahu laki laki itu.Entah kenapa laki laki itu mundur menjauh karena dia tahu seperti apa tuannya.
" Kenapa anda sampai sibuk mengurusi hal kecil tuan ?"
__ADS_1
" Emmm kenapa ya,entahlah aku sedang ingin haha "..
punya bos kaya gini ko serem ya.Emak doain Ujang selamet!
" Kenapa tegang sekali sih"?
" tidak tuan "!
" tolong bawa kan belanja an ku ya"
" Siap siap tuan "!
tidak lama pekerja itu datang membawa barang tuannya.yang sudah di masukan rapih di kantong plastik.
" Ini uangnya sesuai tidak total nya?.
" sesuai tuan, tapi ini milik anda kenapa repot membayar ?"
" Itu untuk mu,karena sudah baik pada ku terima sebagai bonus.Tapi jangan bilang ke yang lain mati aku!! .Al berlalu meninggalkan pegawai nya yang terus menatap nya.
" Baik tuan terimakasih"
Dia benar benar gila.emak Ujang bisa beli Ciput buat emak! terimakasih tuan Alvaro
BERSAMBUNG*
__ADS_1