Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Suasana tegang cafe


__ADS_3

Al menunggu seseorang disana.Membuka ponsel dan mendapatkan pesan dari Melisa


Al aku ingin eskrim lagi!!!!.


" hahaha dia ketagihan ternyata.Aku akan kesana dan memeriksa kinerja Rafli juga membawakan eskrim yang banyak untuk nya" Senyumnya sangat manis karena bahagia sampai kedua wanita dimeja hadapannya.Salah tingkah melihat Alvaro dihadapan mereka.


"Dia sangat tampan aslinya dari pada di foto" Celetuk wanita pertama yang terus tersenyum berharap Alvaro membalasnya.Tapi Al tidak perduli dan memotret mereka diam diam.


" Ah kau benar,dia sangat menggemaskan!" timpal wanita kedua.


Al sibuk bermain ponsel dan tersenyum terkekeh.Dia mengirimkan foto mereka berdua pada Melisa.


Lihat mereka terus menggodaku,mereka sangat cantik.Menurut mu aku pantas dengan yang mana????.Pesan terkirim.


Ambil keduanya jika kau mau sana !!!!!!. pesan balasan Melisa..


Alvaro tergelak senang dengan respon Melisa .Membuat kedua wanita tadi semakin salah tingkah.


Benar ya ,aku akan mentraktir mereka eskrim greentea!. Pesan terkirim.


Aku akan pergi sekarang juga dari sini .Balasan melisa.

__ADS_1


" Apa ini? dia benar benar marah " .Alvaro akhirnya menelfon Melisa tapi panggilan nya ditolak.


Aaa dia benar benar marah. Alvaro gusar


Jangan pergi,aku bisa mati saat pulang kau tidak ada,aku hanya bercanda percayalah.Pesan terkirim.


Tidak perduli.balasan melisa


" hahha apa ini ,aku ingin melihat wajahnya saat kesal begitu menggemaskan" Al mengirim panggilan video call.Tapi Melisa menolak lagi.


Angkat jika tidak ,eskrim grentea hanya mimpi!!. Pesan terkirim.


" Ada apa?" tanyanya meledek.


" Aku ingin eskrim Al dan Naira juga ingin" Rengek Melisa terdengar begitu lucu bagi Alvaro.


" Baiklah nanti aku akan membeli kan semua untuk kita dirumah,matikan aku sedang meeting" Tutt panggilan terputus.Al masih tersenyum melihat wallpaper diponsel nya.Tidak berselang lama orang yang mengajaknya bertemu datang.Al berdiri dan berjabat tangan dengannya.


" Terimakasih kau sudah mau menunggu ku Alvaro" tepuk tepuk hangat oleh David dibahu nya.


" Kenapa tidak tuan,kau seperti ayah bagiku!" Tanpa ragu dan Al menarik kursi untuk atasannya tersebut...

__ADS_1


" Terimakasih" David duduk dan Al mengangguk .


" Ada apa tuan? tidak seperti biasa kau mengajakku bertemu? padahal Al Sudah tahu apa yang ingin David katakan padanya. Dia menuangkan teh hijau favorit tuannya itu.


David meminum sampai habis dan dia merasa tenang.


" Menantu ku mengadukan kelakuanmu tapi aku tahu kau melakukannya dengan alasan yang pasti " Jelas perkataan David membuat Alvaro tersenyum.


Anak ini memang sangat dewasa dari dulu.Aku menyesal tidak menikahkannya dengan Clara. David


" Aku mempunyai alasan yang mungkin akan membuat atasanku serangan jantung " Tergelak dengan kata katanya sendiri Begitu juga dengan David membalas dengan cekikikan diwajah tegas dan berwibawa nya .Mereka tergelak bersama.Sampai pesanan datang Al memesankan goreng kentang dan spaghetti bolognese kesukaan David.


" Kau sangat tahu kesukaan ku,aku memang sangat lapar" David memakan habis.Al hanya tersenyum melihatnya.SDia tidak memesan apapun hanya jus Alpukat kesukaannya.


"Apa kesalahan anak itu padamu ? setelah kenyang langsung tho the poin.


" Dia menyakiti calon istriku" Al yakin dan lugas dengan kata katanya.Membuat David berdiri dan membuat kursi nya tersungkur.Al menekan bahunya agar David duduk kembali.


David menatap Al dengan amarah sedikit didadanya.Al sadar dan santai menghabiskan minumannya .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2