Ajarkan Aku Mencintaimu

Ajarkan Aku Mencintaimu
Eps 46 Menunggu


__ADS_3

6 bulan kemudian setelah mereka bertiga bertemu saat itu,dan Al mengantar melisa ke kelinik ,setelah Al mengantar kan Arum dan melisa pulang mereka bertiga tidak pernah lagi bertemu, sementara Melisa sibuk dengan pekerjaan baru nya, sesekali dia berharap Arga menjemput nya mengajak rujuk.Tapi semua itu hanya hayalan nya. Arga bahkan tidak ada di kota itu , mereka pergi entah ke mana rumah di biarkan kosong hanya penjaga yang ada di sana bahkan tidak tahu kemana majikannya pergi.


Melisa bersiap untuk bekerja,berdiri di depan kaca membuka lipcream warna merah bata favoritnya.


" Ca ....? teriak seseorang dari luar kamar siapa lagi kalau bukan ,si tengil Arum."


"Sebentar "! Melisa sama ikut meneriaki Arum ,tidak lama dia selesai dan meraih tas di atas ranjang dan ponselnya.


" lama sekali ayo cepat terlambat sudah " Arum kesal menunggu sudah bersiap dengan motor nya.Melisa mengunci pintu dan naik me motor seraya memakai helm mini mouse merah yang baru dia beli sebulan lalu.


" Rum, cepat sedikit aku sudah telat ada kelas pagi "! Melisa terus melirik jam di tangan kirinya.


" Harusnya aku yang kesal,kau lama sekali " Arum kesal dan menggas motornya melaju secepat kilat.


" tunggu tunggu ,bukannya itu Naira"?

__ADS_1


Melisa menunjuk ke arah gadis yang akan menyebrang jalan ,di sisi lain sesosok laki laki menunggu nya.


" itu arga "! Melisa akan turun tapi Arum melaju sangat kencang dan Melisa berpegangan karena takut.


" aku ingin bertemu dengannya sebentar " ! Melisa memelas agar Arum berbalik ke tempat tadi.


" Aku tidak percaya kau benar benar bodoh,dia bahkan akan menikah lagi Minggu depan "!


Arum tidak sadar dengan kata katanya yang dia simpan dari seminggu lalu saat temannya yang bekerja di kantor Arga memberi tahu.


" apa aku bermimpi rum "?


" Aku akan menabrakan motor ke pohon agar kau percaya "!


" Arum aku masih tidak percaya dengan takdirku"!

__ADS_1


Kenapa ya tuhan kau limpahkan ujian begitu besar pada ku,jika ini memang sudah tidak bisa ku raih lagi aku menyerah.


Melisa menangis dan membuat punggung Arum basah.


" Sebentar lagi di sekolah jika kau begini,semua murid akan meledek mu diam lah " Arum menghentikan motor nya dan menoleh ke arah Melisa di belakang


Melisa tersadar dengan tanggung jawabnya kini .Melisa mengajar di sebuah SMK cukup terkenal di daerahnya.dia sangat senang mengerjakan apa pun mengenai anak anak murid nya.Dia kuliah tidak Sesuai dengan pekerjaannya kini.Hanya seseorang meminta nya dan yakin Melisa bisa, akhirnya dia memberanikan diri untuk menjadi salah satu guru di sekolah tersebut.


" Pagi Bu Ica " semua anak menyapa guru nya ,Melisa tersenyum dan melepaskan helm ,arum berlalu pergi karena memang di juga harus bekerja.


" pagi Bu Ica " Pak ramli mendekat dan menyapa saat Melisa masuk ke gerbang sekolah.Dia begitu antusias dengan wanita di sampingnya


" permisi pak saya duluan " Melisa berjalan agak kencang menghindari laki laki yang tidak capeknya mengejar dan mendekati Melisa.


Dia akhirnya sampai ke ruang guru duduk di meja nya.Dan mengeluarkan buku absensi dan buku mata pelajaran nya,merapikan kerah baju seragamnya,celana panjang se mata kaki menjadi ciri khas karena semua memakai rok selutut.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2