
pagi yang cerah, Noval sudah bersiap-siap dengan semangat dalam dirinya. Hari ini Noval tampak berbeda, Ia lebih tampan dan gagah, karena pakaian yang Ia kenakan.
Noval memakai pakaian layaknya seorang karyawan kantor, agar perusahaan yang Noval sambangi satu persatu tertarik nantinya dan menerima Noval pada perusahaan tersebut.
"Wisss ... gila so'ib gw ... ",
Agam yang baru masuk ke kamarnya, takjub melihat penampilan Noval yang Cool.
Noval pun menyeringai tersenyum.
"Gimana penampilan gw ??? ... udah Rapih belum ??? ... ",
tanya Noval.
"Bukan rapi lagi, terlalu keceee ... "
jawab Agam tersenyum.
"yaudah, gw duluan yah ... siapa tau gw langsung dapet kerjaan, do'ain yah ... ",
Imbuh Noval, sambil meraih tas berisi berkas lamarannya.
"Aamiin .. gw do'ain Val, hati-hati yah .. ",
Agam menepuk pundak sahabatnya. Noval pun menganggukkan kepalanya.
Tak lama Noval pergi. Agam pun berangkat pergi kekantornya.
***
Sudah berhari-hari Noval menyinggahi satu persatu perusahaan yang direkomendasikan oleh Agam. Bahkan Noval nekat masuk keperusahaan yang tidak ada didalam daftar kertas yang diberikan oleh Agam. Karena perusahaan-perusahaan yang Noval sambangi sudah tidak menerima lowongan pekerjaan.
Sudah 3 hari Noval mencari pekerjaan kesana kemari tapi belum ada hasil. Noval pun menepikan motornya. Ia melepas helmnya, turun dan berjalan menuju sebuah bangku kosong dipinggir trotoar.
"ternyata mencari pekerjaan di Jakarta itu lebih sulit dari yang ku bayangkan ... ",
gumam Noval dalam hati sambil menyandarkan punggungnya, karena Ia merasa lelah dan kepanasan.
Jambret ... tolongggg .. tolong sayaaa ... jambrettt ...
Noval yang mendengar teriakan tersebut langsung kaget, dia pun mencari dari mana sumber arah tersebut. Namun betapa terkejutnya Noval, pada saat melihat seorang laki-laki berlari kencang dengan pakaian bak seperti preman dan tangannya yang memegang erat sebuah tas wanita.
Noval pun yakin, laki-laki itu lah biang keladinya.
Noval pun bertindak dengan cepat, Noval segera berdiri dan berlari kebelakang sebuah pohon. Ia menunggu jambret itu lewat didepan pohon tersebut, setelah preman itu sesaat lagi melewati pohon tersebut, Noval pun keluar dari balik pohon tersebut dan ...
bug ... bug ... bug ...
Noval menarik preman itu hingga jatuh tersungkur ketanah dan menghajarnya, seketika Noval pun mengunci tangan jambret tersebut, agar tidak bisa melawan dan berkutik.
Tak lama kemudian, masa pun berdatangan.
"Ini dia bapak-bapak yang mencuri tas saya .. ".
tampak seorang wanita cantik berbicara dengan rambut tergerai yang sedang terengah-engah, sambil menunjuk sang jambret.
Noval pun berdiri, menyerahkan jambret itu kepada masa yang menghampirinya, untuk dibawa ke pihak yang berwajib.
Noval meraih tas Wanita tersebut dan ...
"Ini tas Mbak ... ",
Noval menyodorkan tas kulit berwarna hitam kepada Wanita cantik tersebut.
Wanita itu tidak percaya akan tasnya yang kembali. Apalagi ada seorang laki-laki gagah dan tampan yang menolongnya, bak super hero seperti di film-film.
__ADS_1
"Terima kasih banyak ... saya ngga tau kalo ngga ada kamu tadi, mungkin tas saya sudah hilang ... ",
Wanita itu meraih tasnya sambil tersenyum gembira.
"tidak apa-apa, memang sudah kewajiban saya menolong sesama ... ",
"Oh iya, saya Cecilia biasa dipanggil Cecil, kamu ??? ... ",
Wanita itu tersenyum mengulurkan tangannya memperkenalkan diri.
"saya Noval ... ",
Noval membalas uluran tangan itu.
"Apa kamu lagi sibuk ??? ... boleh saya traktir kamu makan siang, sebagai tanda trima kasih saya ... ",
"eeemmmm ... tidak perlu mbak Cecil, saya ikhlas menolong Mbak, karena memang kebetulan saya juga sedang lewat sini tadi ... ",
"ngga usah panggil saya mbak, panggil aja saya Cecil ... ",
Wanita itu tersenyum.
"atau kamu mau kemana ??? ... biar saya antar, mobil saya ada disana ... ",
Wanita itu menunjuk mobilnya yang lumayan jauh disebrang jalan.
"owhh .. tidak usah, saya mau arah pulang, saya juga bawa kendaraan ... ",
Noval menolak secara halus.
"kalo gitu saya boleh minta nomer kamu ??? ... "
pinta Cecil, sambil mencari ponselnya didalam tas.
"hheemmm ... boleh, 081********* ... ",
"Oke ... dan ini kartu nama saya ... ",
Cecil menyodorkan kartu namanya kepada Noval, Noval pun menerimanya dengan segan.
"Oke Noval, boleh nanti malem saya hubungin kamu ??? ... seperti saya sudah ditunggu ... ",
"owhh .. tentu ",
"Sekali lagi, terima kasih banyak Noval, saya bener-bener ngga tau jadinya kalo ngga ada kamu tadi, yaudah kalo gitu saya duluan yah ... "
"Sama-sama, skali lagi itu juga sudah menjadi kewajiban saya .. ",
Noval pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Cecil dan Noval pun berpisah. Noval tidak menyangka akan kejadian hari ini. Ia merasa penat dan memutuskan untuk pulang ke kostsannya.
Cecilia atau yang biasa dipanggil Cecil adalah seorang desainer wanita cantik berumur 27 tahun, dia memiliki sebuah butik yang cukup terkenal. Cecil pun merupakan keturunan anak dari pengusaha kaya raya, tetapi Ia tidak mau bergantung pada kekayaan orang tuanya.
Dengan usaha butiknya sendri, Ia ingin menunjukkan bahwa Ia mampu berusaha tanpa meminta kepada orang tuanya.
Cecil pun kembali kebutiknya, setelah terjadi insiden yang menegangkan tadi, yang awalnya Ia ingin mengecek ban mobilnya, namun Ia terkejut tiba-tiba ada yang menarik tasnya begitu saja.
***
Di kantor Kinara ...
"Ra ... ",
tidak seperti biasanya, Tari nyelonong masuk keruangan Kinara.
__ADS_1
"Tari ... loe apaan sih, bikin gw kaget aja ... ",
tampak Kinara kesal.
"Sorryyyy ... lagi serius banget ",
senyum Tari menyeringai.
Kinara menghembuskan nafasnya.
"kayanya kita harus nambah satu IT lagi deh Ra ... loe liat ajja, satu IT suruh ngerjain 2 lantai, dan ini hari ke 3, ya mana bisa dia cepet-cepet, apalagi dia masih ngerjain lantai 6 belum lantai 7 ... ",
tutur Tari.
"yaudah loe atur aja ya Ri, loe hubungin aja lagi bagian HRD, suruh cari orang satu lagi ... ",
jelas Kinara yang fokus pada laptopnya.
"Yaudah kalo gitu ... oh yah Ra, loe ngga mau balik ??? ... ini udah jam 5 lohh, yg lain udah pada balik ... ",
tanya Tari.
"iya bentar lagi, loe kalo mau balik duluan, duluan aja ... ngga apa-apa ko' ... "
jawab Kinara.
"Emang ngga apa-apa gw balik duluan ??? .. ",
tanya Tari lagi.
"Iya ngga apa-apaaaa ... ",
jawab Kinara masih dengan memainkan jari jemarinya pada keyboard laptop.
"yaudah kalo gitu gw duluan yah, gw udah ditungguin sama ayang beb' ... ",
senyum Tari.
"yeee dasar loe ... ",
"hehehe ... bye bye .. ",
"bye .. ",
senyum Kinara.
Tak lama Tari pergi. Kinara pun istirahat sejenak dengan menyendarkan punggungnya ke kursi. Tiba-tiba ...
Ting ... (suara hp Kinara)
Kinara pun menyambar handphonenya.
"Hai Kinara,
Selamat sore ... "
(isi pesan)
"nomer siapa ini ??? ... ",
Kinara bertanya pada dirinya sendiri.
...----------------...
Jangan lupa kritik, saran dan Koment ...
__ADS_1
yg paling penting like, Fav, sama Vote yahhh, trima kasihhh ... 🙏😊