AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Langsung Interview


__ADS_3

Agam langsung menuju suatu tempat. Ya, dia akan bertemu dengan bagian HRD.


tok ... tok ... tok ...


terdengar suara ketukan pintu.


"Masuk ... ",


terdengar suara wanita yang sudah berumur menjawab.


"bu Sarah ... temen saya udah nunggu di lobby ... ",


jelas Agam pada wanita yang tengah duduk dihadapannya. Tampak Agam sangat dekat dengan wanita yang bernama Sarah. Agam memang sudah menganggapnya sebagai kakak perempuannya.


tok ... tok ... tok ...


Belum selesai Agam dan bu Sarah berbicara, terdengar suara ketukan pintu lagi. Ternyata kali ini Tari yang mengetuk pintu.


"permisi bu Sarah ... mas Agam ... ",


Tari tersenyum, menghampiri bu Sarah dan Agam.


"eehhh ... mbak Tari, silahkan duduk mbak, ada perlu apa ??? ... ",


bu. Sarah dan Agam mempersilahkan Tari duduk.


"Ngk apa-apa, saya berdiri aja, ... cuma mau nyampein pesen dari bu Kinara aja. Kalo seandainya hari ini ada yang melamar langsung interview aja ... ",


jelas Tari. Membuat bu Sarah sedikit tersentak. Entah apa alasannya Kinara main menyuruh interview saja jika ada yang mau melamar diperusahaannya. Ya ... memang perusahaannya sedang membutuhkan seorang IT kan ...


tapi tiba-tiba Agam berbicara.


"mbak Tari serius !!! ... ",


Agam tersentak mendengar penjelasan Tari tadi, karena baginya ini suatu keberuntungan untuk Noval.


"iyaa ... ini perintah dari bu. Kinara ko' ... ",


Tari memalingkan wajahnya kearah samping, dimana Agam berdiri disebelahnya.


"Kebetulan mbak, temen saya ada dibawah ... dia mau melamar dan kebetulan sekali temen saya IT, emang perusahaan kita lagi ngebutuhin IT kan satu orang lagi ??? ... ",


"yang dilobby itu ... temen kamu ??? ... ",


nampak Tari kaget, jadi laki-laki yang dilihatnya tadi dibawah adalah temannya Agam.


"iya mbak Tari, maaf kenapa ya mbak ??? ... ",


Tanya Agam, karena bingung melihat Tari yang terkejut seperti itu.


"ohh, ngga apa-apa ... yaudah kalo gitu, suruh dia langsung naik **a**ja dan bertemu dengan bu Sarah ... ",


jelas Tari sambil melihat bu Sarah. Bu Sarah mengangguk memahami maksud Tari.


"yaudah kalo gitu saya permisi ... ",


Tari beranjak dari tempatnya, meninggalkan ruangan itu.


Agam pun dengan semangat menghampiri Noval dilobby.


tinggg ...


Terdengar suara pintu lift terbuka.


Agam keluar dari dalam lift tersebut.

__ADS_1


"Val ... ",


panggil Agam, Noval pun menoleh kearahnya.


"Agam ... ",


Noval beranjak dari duduknya.


"yuk ke atas ... ",


ajak Agam. Noval mengangguk, mereka pun masuk kedalam lift, Agam menekan angka 6, Agam akan mengajak Noval untuk bertemu dengan bu Sarah.


Agam mengetuk pintu dan masuk sambil menuntun Noval.


"Permisi bu, maaf ... ini teman saya, yang saya ceritakan tadi, "


ucap Agam.


Bu Sarah mempersilahkan Noval duduk dan menyuruh Agam untuk meninggalkan ruangannya. Memberikan waktu untuk mewawancari Noval.


"Ini CV saya bu ... ",


Noval meyerahkan berkas lamaran kepada wanita yang ada dihadapannya.


Wanita itu tersenyum, menerima apa yang diberikan oleh Noval dan dilihatnya terlebih dahulu dengan seksama, sambil sesekali bu Sarah mengangguk-agukkan kepalanya.


"Oke Noval Rahardian ... saya akan mewawancarai anda, apa anda bersedia dan sudah siap ??? ... ",


tampak bu Sarah tersenyum lembut, seolah membuat perasaan Noval agar tidak tegang dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan nanti.


"Saya siap dan bersedia bu ... ",


jawab Noval mantap.


"Selamat Noval, anda diterima diperusahaan kami ... ",


Bu Sarah mengulurkan tanganya dan tersenyum kepada Noval. Noval tersentak tak percaya namun dengan segera Noval mengendalikan dirinya dan membalas uluran tangan tersebut, karena memang Noval telah memenuhi syarat yang ditentukan.


"Terima kasih banyak bu ... terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan ibu menerima saya di PT. MCM ini, suatu kebanggaan dan kehormatan untuk saya. Saya berjanji akan bekerja dengan sunguh-sunguh ... ",


jawab Noval tersenyum haru, sambil menjabat dan mengguncang-gunjang tangan bu Sarah pelan.


Karena Noval masih tak menyangka, akhirnya Ia mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.


"Baik ... mulai besok anda sudah bisa bekerja, ini ada beberapa hal poin penting yang harus anda baca, setelah itu anda tanda tangan disini ... ",


Jelas bu Sarah sambil menunjuk dimana Noval harus menandatanganinya.


"Terima kasih, ini adalah surat kontrak perjanjian kerja anda. Jika anda terbukti bekerja dengan baik, perusahaan ini menjajikan karyawan tetap sebagai imbalannya ... ",


jelas bu Sarah lagi, membuat Noval tersenyum bahagia dan tak hentinya Ia bersyukur dalam hati.


"baik bu, sekali lagi terima kasih banyak atas kesempatan dan kepercayaannya ... ",


Noval kembali menjabat tangan wanita tersebut.


"baik Noval ... kalau begitu sampai bertemu besok ... ",


"terima kasih bu, saya permisi undur diri ... ",


Bu Sarah mengangguk tersenyum, mempersilahkan Noval meninggalkan ruangannya.


Sementara didepan ruang bu Sarah, sudah ada seseorang yang menunggu Noval keluar dari ruangan itu. Setelah nampak Noval keluar dari ruangan tersebut, Agam langsung menarik tangan Noval dan menyeretnya kedepan toliet pria. Dimana toilet pria itu juga bersebelahan dengan toilet wanita.


Noval tampak terkejut dengan kelakuan sahabatnya itu.

__ADS_1


Noval hanya terdiam melihat perlakuan sahabatnya itu kepada dirinya.


"Gimana ... ",


tampak wajah Agam sudah menghakimi Noval, setelah sampai dilorong depan toilet.


Noval pun mengerti, apa yang sedang sahabatnya ingin dengar dari bibirnya saat ini.


Terlintas sedikit difikiran Noval untuk mengerjai sahabatnya.


"Sory Gam ... kayanya gw ... ",


jawab Noval setengah sambil menundukkan kepalanya, dan wajahnya seolah dibuat lesu, membuat Agam khawatir.


"Loe kenapa Val ???... ",


tanya Agam sambil memegang pundak sahabatnya.


"kayanya besok, gw mulai kerja disini ... ",


Jawab Noval mengangkat kepalanya sambil tersenyum melihat Agam.


Agam melotot, matanya ingin melonjak keluar dari tempatnya, karena mendengar kata-kata Noval yang membuat dirinya terkejut akan jawaban sahabatnya itu.


"Loe srius kan Val ... loe ngk becanda kan ??? ... ",


masih dengan ekspresi yang sama Agam bertanya pada Noval. Noval hanya mengangkat jarinya membentuk tanda V, yang artinya srius ...


"brengsek loe ... selamat yah bro ",


tawa Agam menghambur memeluk sahabatnya, memberi ucapan selamat kepada sahabatnya.


"harusnya gw yang makasih sama loe, gw ngk akan bisa apa-apa tanpa loe disini ... ",


jawab Noval membalas pelukan Agam.


ekhem ... ekhem ...


tampak seorang wanita berdekhem. Karena maksudnya Ia ingin masuk ketoilet wanita yang pintunya terhalang oleh Agam dan Noval yang sedang bepelukan.


Membuat pikiran wanita itu kemana-mana.


ya tuhan apa mungkin 2 lelaki ini gay.


Noval dan Agam pun segera melepaskan pelukan mereka. Dengan wajah yang sangat merah menahan malu. Noval dan Agam mempersilahkan Wanita itu untuk lewat dan masuk kedalam toilet.


Karena memang letak toilet wanita dan pria bersebelahan.


Tak lama wanita itu masuk, Noval memukul pelan bahu Agam.


"Loe apa-apaan sih, pake acara ngajak pelukan segala. Pasti tuh cewek sekarang mikirnya macem-macem .. ",


ucap Noval kesal.


"udahlah ... ngk usah loe pikirin, sekarang loe balik, loe istirahat ... siapain buat besok. Karena besok adalah hari pertama loe kerja disini ... ",


jawab Agam menepuk pundak sahabatnya. Noval pun tersenyum, ada benarnya terkadang jika sahabatnya ini sedang berbicara.


Noval pun mengangguk menyetujui ide Agam. Ia pun pamit pulang terlebih dahulu kepada Agam, menyiapkan diri untuk esok hari.


...----------------...


jangan lupa Like, komen dan Vote yahh, jangan bosen-bosen kalo author minta mulu 😂


terima kasih, happy reading readers 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2