
Tok ... tok ... tok ...
Cecil yang mendengar suara pintu kamarnya diketuk menghiraukannya.
"Cil ... buka pintunya sayang, papah mau bicara sama kamu ... ",
ucap Hendrick, namun tak disangka justru pintu kamarnya tak dikunci oleh Cecil. Hendrick pun masuk melenggang.
"Cecil !!! ... ",
seru Hendrick mendekati anak perempuannya yang tengah memalingkan wajahnya enggan menatap sang papah.
Kini Hendrick pun duduk dihadapan Cecil.
"Lakukan apa yang ingin kamu lalukan, selagi itu adalah hal yang positif ... ",
ucap Hendrick yang membuat Cecil langsung menatap wajahnya.
"Papah !!! ... ",
lirih Cecil menghambur memeluk Hendrick, dan tanpa terasa air matanya meleleh dengan cepat.
"Cuma papah yang ngertiin perasaan aku !!! ... ",
tangis Cecil dalam pelukan ayahnya.
***
"Hallo Ri !!! ... ",
"Ra ... gw ngga kerumah loe dulu deh, soalnya ujan gede banget nihhh !!! ... ",
jelas Tari pada Kinara.
"iya ngga apa-apa. Loe langsung balik aja, lagian loe juga pasti capek banget. Istirahat yah, besok aja laporannya ... ",
"Okee Kinara ... loe emang bos yang paaaaalliingg baik !!! ... ",
ucap Tari mengakhiri pembicaraan mereka yang membuat Kinara tertawa kecil.
***
Sang fajar pun mulai menampakan dirinya ...
Tampak Kinara yang menuruni anak tangga.
"Pagi bi ... ",
sapa Kinara pada bi Sum yang tengah serius menyiapkan sarapan pagi.
"Lohh, non Nara !!! ... non Nara mau ke kantor ??? ... ",
bi Sum yang disapa Kinara terkejut, karena melihat Kinara yang sudah rapi, dengan memakai dress kemeja putih lengan panjang dan rambut panjangnya yang biasa Ia gerai begitu saja.
"Iya bi ... saya jenuh kalo harus lama-lama dirumah !!! ... ",
senyum Kinara yang terlihat indah pagi ini.
"Emangnya non Nara sudah agak baikkan ??? ... ",
tanya bi Sum,
__ADS_1
"alhamdullah udah bi ... ",
ucap Kinara duduk dimeja makannya.
Tak lama kemudian bi Sum pun menyiapkan sarapan untuk Kinara dan dengan segera Kinara menyantapnya. Setelah selesai, Kinara pun pamit untuk pergi ke perusahaannya.
Kinara pun sampai diperusahaannya dan langsung menuju keruangan pribadinya.
"Pagi Tari !!! ... ",
sapa Kinara pada sekretaris sekaligus sahabatnya itu. Tari yang tak menyangka Kinara ada dihadapannya, menatap tak percaya, karena setau Tari Kinara tidak akan datang kekantor selama 1 minggu ini.
"Kinara !!! ... ",
ucap Tari.
Kinara pun menyuruh Tari ikut kedalam ruangannya. Ternyata dari awal kedatangan Kinara, ada yang memperhatikannya.
Ya, Noval yang melihatnya tak menyangka jika hari ini Kinara akan datang ke kantor.
"Gimana sih loe, katanya mau istirahat, sekarang tiba-tiba nongol !!! ... emang loe udah mendingan ??? ... ",
Tanya Tari yang tengah duduk santai disofa ruangan Kinara.
"alhamdulillah udahhh ...",
ucap Kinara singkat.
Karena semalam saat Kinara hendak memejamkan matanya untuk istirahat, seperti ada yang memberinya motivasi dan semangat, jika Ia harus tetap menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai atasan, dan urusan pribadi, Kinara harus mengesampingkan itu dari pekerjaannya.
Ya, suara itu adalah suara hatinya yang menyadarkan dirinya sendiri. Maka tampaklah Kinara pagi ini terlihat seperti biasanya, namun terlihat lebih fress.
Tak terasa hari mulai petang, tampak Tari masuk keruang Kinara.
ucap Tari sambil menghampiri Kinara.
"Loe balik duluan aja, gw belum ngecek laporan yang Kemarin, ini baru gw mau cek ... ",
"Kinaraaa ... loe kan baru baikkan, loe juga harus istirahat, udahlah besok aja !!! ... ",
saran Tari namun Kinara masih fokus dengan apa yang dikerjakannya.
"Kinara !!! ... ",
panggil Tari, karena Kinara menghiraukannya.
"Ngga apa-apa Ri, ini gw juga cuma sebentar kok. Loe duluan aja ... ",
"hhuuuhhh ... yaudah deh terserah loe, kalo ada apa-apa loe buru-buru telpon gw yah ... ",
tampak Tari yang masih khawatir dengan sahabatnya itu.
"Iyaa ... ",
seru Kinara dan Tari pun meninggalkan ruangan itu.
Apa yang diucapkan Kinara pada sahabatnya itu yang hanya 'sebentar' ternyata lebih dari kata sebentar, karena nyatanya Kinara tak merasa jika senja pun terlewatkan.
"ya ampun, udah lewat maghrib !!! ... ",
Kinara terkejut saat melihat warna awan yang sudah gelap melalui jendela yang menembus pemandangan dan melihat jam yang melingkar ditangannya.
"Aku lanjut besok aja deh !!! ... ",
__ADS_1
gumamnya lagi sambil membenahi berkas-berkas yang sedikit berserakan diatas meja kerjanya.
Setelah selesai Kinara beranjak dari tempatnya dan hendak meninggalkan ruangan pribadinya, Kinara pun langsung melangkah keluar.
Saat sudah berada diluar ruangannya, entah kenapa Kinara merasa sedikit merinding ketakutan saat melewati meja-meja para karyawannya, karena tak biasanya lampu diruangan itu redup hampir separuhnya dan tak ada seorang pun disana kecuali dirinya.
Kinara pun mempercepat langkahnya, Ia pun merasa jika dibelakangnya seperti ada seseorang yang mengikutinya, saat Kinara hendak mempercepat langkahnya kembali dan hampir mencapai lift, tiba-tiba ...
"Akkkhhhhh ... ",
pekik Kinara, saat ada seseorang yang menarik kedua pundak dan menyandarkannya pada dinding yang bersebelahan dengan lift.
Seseorang itu membalikkan tubuh Kinara menghadap tubuhnya, namun betapa terkejutnya Kinara saat melihat seseorang yang sudah berada dihadapannya, dengan wajahnya yang berjarak hanya beberapa centimeter.
"Noval ... ",
ucap Kinara dengan tatapan yang tak percaya pada seseorang yang ada dihadapannya sekarang, bibir Kinara pun sedikit menganga ikut tak percaya.
Ya, saat ini mata Noval menatap tajam wanita yang ada dihadapannya, membuat jantung Kinara berdegub kencang ...
"Maaf kan jika saya lancang ibu KINARA AZALEA, direktur utama PT. MCM yang terhormat !!! ... ",
Ucap Noval dengan tetap menahan kedua pundak wanita yang ada dihadapannya, Kinara yang merasakan sedikit nyeri pada kedua pundaknya memekik menahan sakit.
"Lepas Novalll ... apa apaan kamu !!! ... ",
seru Kinara dengan nada yang berat dan memberontak, saat Kinara sedikit lolos,
"akkhhh ... ",
segera Noval mencengkram kedua pergelangan tangan Kinara, menariknya kebelakang sejajar dengan arah kepala Kinara, kini posisi wajah mereka berdua pun semakin dekat, membuat Kinara menahan nafasnya.
Saat ini, sebenarnya perasaan Noval pun berkecamuk dengan apa yang Ia lakukan terhadap Kinara.
"Sekarang jelaskan, apa yang ingin kamu jelaskan !!! ... apa alasan kamu meninggalkanku10 tahun yang lalu ??? ... ",
pertanyaan Noval membuat Kinara mengernyitkan alisnya tak mengerti, kenapa tiba-tiba Noval seperti ini dan ingin meminta penjelasan darinya.
"Apa !!! ... apa aku ngga salah dengar, untuk apa aku menjelaskannya ... dan kamu sendirikan yang bilang 'Anggap aja kita ngga pernah kenal sebelumnya', jadi untuk apa aku menjelaskannya !!! ... ",
ucap Kinara lirih, dengan memberanikan diri membalas semua perlakuan laki-laki yang ada dihadapannya sekarang.
Mendengar perkataan Kinara, tiba-tiba Noval pun melepaskan pergelangan tangan Kinara secara perlahan.
Kini mereka pun terdiam sejenak, dengan posisi yang masih sama, dengan tatapan Noval yang masih tajam. Kinara yang melihat Noval dihadapannya mencoba menenangkan dirinya.
"Cepat jelaskan !!! ... ",
titah Noval dengan nada yang tertahan. Kinara yang mendengarnya pun menggelengkan kepalanya pelan, tak ingin menjelaskan apa yang diinginkan oleh Noval.
"Kemarin kamu bilang ngga penting kan, jadi untuk appp .. eeemmmm ... !!! ",
belum selesai Kinara mengucapkan kata-katanya, dengan segera Noval menarik tengkuk leher Kinara dan membekap bibir wanita yang ada dihadapannya dengan bibirnya.
Kinara membelalakan matanya terkejut akan perlakuan Noval, mencoba memberontak kembali dengan memukul mukul dada Noval yang bidang, dengan segera pula Noval menahan kedua tangan Kinara dengan satu tangannya dan memperdalam ciumannya,
Noval yang merasa jika Kinara terus melawan dan tak terima atas perlakuannya, mencoba melepaskan bibirnya dari bibir Kinara ...
...----------------...
Episode ini agak bar-bar yah 😅
Jangan lupa Likenya 🥰
__ADS_1
Terima kasih 🙏🤗😘