AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Pengakuan Cecil !!! ...


__ADS_3

"Nov ... val ... ",


Rintihan Cecilia nyaris tak terdengar, membuat Kinara ingin mendengarnya sekali lagi,


"Noval ... Noval ... aku cin ... ta sa ... sama kamu !!! ... ",


Rintihan Cecilia membuat Kinara tak percaya, seketika badan Kinara lemas, dan masih diam pada tempatnya.


Ya, kali ini Kinara mendengarnya dengan jelas, mendengar rintihan dari bibir Cecil.


Lagi-lagi Kinara terkejut saat Cecil tiba-tiba membuka matanya dan setengah berteriak, meneriaki nama laki-laki yang sangat dicintai oleh Kinara.


"NOVAAALLLL ... ",


teriak Cecil, dengan nafas yang terengah sambil menatap langit-langit ruang rawat inapnya.


Seketika Kinara mundur beberapa langkah, terkejut, tak percaya ...


"Apaa ... !!! "


gumam Kinara sambil menggelengkan kepalanya dan mundur perlahan beberapa langkah.


"Apa Cecil punya perasaan sama Noval ??? ... Apa Cecil suka sama Noval ??? ... ",


gumam Kinara lagi, menatap tak percaya wanita yang masih menatap langit-langitnya.


masih dalam keheningan ...


Kinara menundukkan kepalanya. Entah apa yang ingin Ia ucapkan.


Cecil pun masih belum menyadari akan kehadiran Kinara, karena Ia masih mengingat-ingat apa yang terjadi pada dirinya ...


Cecil pun mulai melihat sekeliling isi ruangan tersebut. Namun betapa terkejutnya Cecil saat melihat sosok wanita yang tak asing baginya dan berdiri beberapa langkah dari ranjangnya.


"Ki ... Kinara !!! ... apa itu kamu ??? ... ",


ucap Cecil terdengar pelan, membuat Kinara seketika mengangkat wajahnya.


"Cecil ... iya, ini aku Kinara ... ",


ucap Kinara, dengan sekuat tenaga Ia mencoba mengumpulkan kembali kekuatannya dan mencoba tersenyum.


Ya, saat Kinara mencoba tegar, lebih tepatnya Ia harus berpura-pura tak mengetahui apa yang baru saja terjadi.


Kinara kembali melangkah maju menghampiri Cecil, dengan senyumnya yang khas ...


"Cecill ... gimana keadaan kamu ??? ... ",


tanya Kinara,


"Aku ... aku baik, kamu ... bisa liat sendiri kan !!! ... ",


jawab Cecil dengan kondisi yang masih lemah,


Kinara pun mencoba tersenyum kembali mendengar jawaban Cecil,


"Eemmm ... kalo gitu, aku panggillin dokter dulu yah !!! ... ",


ucap Kinara hendak memutar tubuhnya, namun seketika ...


"Kinara ... ",


seru Cecil, membuat Kinara menahan tubuhnya dan menatap Cecil.

__ADS_1


"Ada sesuatu yang ingin aku katakan !!! ... ",


ucap Cecil, membuat Kinara kembali mendekatinya.


Kinara menatap Cecil dengan seribu pertanyaan dengan wajah yang tidak beraturan, antara senang karena Cecil sudah tersadar dari komanya dalam dua hari ini atau takut jika Cecil benar-benar memilki perasaan pada Noval, kekasihnya ...



Kinara pun duduk dibangku yang terdapat disamping ranjang Cecil, lalu menatap wanita itu dengan serius.


"Apa yang ingin kamu katakan Cecil ??? ... ",


tanya Kinara,


Bukannya menjawab pertanyaan Kinara, justru Cecil terdiam, cukup lama ...


"Apa benar, jika kamu dan Noval adalah sepasang kekasih ??? ... ",


tanya Cecil seketika membuat Kinara lagi-lagi terkejut, terkejut akan pertanyaan yang Cecil lontarkan ...


Namun dengan segera Kinara menjawabnya,


"Iya ... kami adalah sepasang kekasih ... ",


jawab Kinara dengan nada yang datar, takut jika kondisi Cecil akan terganggu kembali, jika mendengar jawaban darinya.


Ruangan itu pun kembali hening, setelah Kinara yang terakhir berbicara,


"Apa kamu cinta sama Noval ??? ... ",


tanya Cecil lagi, dan lagi-lagi membuat Kinara terkejut akan pertanyaan Cecil,


"yah ... tentu saja aku mencintainya, kami ngga mungkin menjadi sepasang kekasih jika tidak ada dasar atas nama cinta ... ",


"Jika kamu mencintai Noval ... bagaimana jika aku juga mencintainya !!! ... ",


ucapan Cecil kali ini membuat Kinara tercengang,


Mendengar kata-kata Cecil, membuat tenggorokan Kinara serasa tercekik, sehingga Ia susah untuk menelan salivanya sendiri.


"Aku juga mencintainya Kinara ... ",


ucap Cecil lagi,


Ruangan itu pun kembali hening,


"Dia yang selalu memberiku semangat dalam mimpi burukku ... dia yang selalu hadir dalam mimpi burukku ... dan aku terbangun dari koma ku karena Noval ... Noval yang buat aku bertahan hingga detik ini ... ",


jelas Cecil sambil terisak, entah kenapa hati Kinara begitu sakit mendengar kata-kata Cecil saat ini,


"dan saat ini, saat aku sadar ... aku ngga tau lagi kelanjutan hidupku seperti apa, dengan kondisiku yang seperti ini !!! ... ",


ucap Cecil lagi, membuat Kinara seketika menatap wajahnya,


"kamu akan baik-baik aja Cecil ... ",


ucap Kinara,


"Baik !!! ... dengan kondisi aku yang seperti ini kedepannya !!! ... lalu melihat orang yang aku cintai hidup dengan ___ ",


"Cukup Cecil !!! ... ",


seru Kinara, memotong pembicaraan Cecil.

__ADS_1


"Aku mohon sama kamu ... kamu baru siuman, dan harus banyak istirahat ... ",


ucap Kinara dengan lantang dan beranjak dari tempanya hendak keluar dari kamar rawat inap Cecil ...


Namun saat Kinara hendak memegang handle pintu, Cecil mengucapkan kalimat yang membuat Kinara menghentikan langkahnya.


"Aku tau aku salah ... dan ngga seharusnya mencintai lelaki yang sudah menjadi milik orang lain ... ",


lirih Cecil, lagi-lagi membuat Kinara seperti tercekik.


Namun Kinara tetap akan diamnya dan berlalu keluar dengan langkah yang cepat, tanpa memperdulikan lagi keberadaan Noval dan Hendrick yang berada didepan ruangan itu, membuat Noval terkejut dan bingung melihat Kinara, yang berlalu begitu saja meninggalkan dirinya ...


"Kinara ... ",


seru Noval, mengernyitkan dahinya.


"Ada apa dengan Kinara ??? ... ",


gumam Noval dalam hati,


Bukannya mengejar Kinara, justru Noval memandang sesuatu. Memandang daun pintu kamar rawat inap Cecil, lalu pikiran Noval pun langsung tersadar.


Noval langsung masuk kedalam ruangan Cecil, begitu pula dengan Hendrick yang ikut masuk kedalam ruangan tersebut.


"Cecil ... ",


seru Noval dan Hendrick bersamaan,


"Cecil ... kamu sudah sadar nak' !!! ... ",


ucap Hendrick terharu sambil mendekati anak semata wayangnya itu,


Cecil pun tersenyum melihat kedatangan dua orang laki-laki yang amat Ia cintai.


"Papah !!! ... Noval !!! ... kalian ...",


lirih Cecil,


"iya sayang, kita disini dan selalu disini !!! ... ",


ucap Hendrick, membuat Cecil memandang laki-laki yang ada didalam ruangan itu bergantian,


"kalian selalu disini ??? ... nemenin aku ??? ... ",


tanya Cecil tak menyangka, jika yang dimaksud adalah Noval yang selalu menemaninya, padahal Hendrick hanya mengucapkan kalimat yang tidak sebenarnya terjadi, namun mengucapkan kalimat yang menjadi kekuatan untuk Cecil agar tetap bertahan dan lekas sembuh.


Pertanyaan-pertanyaan Cecil membuat Noval tercengang seketika ...


"Noval !!! ... Apa benar yang dikatakan sama papah ??? ... ",


tanya Cecil, seketika membuat Noval membisu,


"Apa !!! ... apa-apaan ini jadinya, dan apa maksud om Hendrick bicara seperti itu tadi ??? ... ",


gumam Noval dalam hati, karena benar-bebar tak menyangka dengan apa yang dikatakan oleh Hendrick, karena sebenarnya apa yang dikatakan oleh Hendrick adalah kebohongan.


"Aku ... aku .... ",


jawab Noval terbata-bata, namun seketika ...


"Kamu jangan malu-malu Noval , akui saja jika selama dua hari ini kamu setia disini nemenin Cecil, sampe Cecil siuman !!! ... ",


ucap Hendrick, kini dengan nada orang yang seperti menggoda, membuat Noval lagi-lagi tercengan akan sikap Hendrick.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2