AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Di Tengah Derasnya Hujan ...


__ADS_3

"Kamu jangan malu-malu Noval , akui saja jika selama dua hari ini kamu setia disini nemenin Cecil, sampe Cecil siuman !!! ... ",


ucap Hendrick, kini dengan nada orang yang seperti menggoda, membuat Noval lagi-lagi tercengang akan sikap Hendrick.


"tapi Om !!! ... ",


ucap Noval terputus saat Hendrick menganggukan kepalanya, memberikan kode agar Noval menuruti ...


"oh yah, papah tinggal dulu yah, papah mau panggil mamah, mamah pasti seneng banget liat kamu siuman !!! ... ",


ucap Hendrick keluar dari ruangan tersebut, meninggalkan Noval dan Cecil berdua ...


Ruangan itu kembali Hening setelah kepergian Kinara, namun tiba-tiba ...


"Terima kasih ... !!! ",


lirih Cecil tiba-tiba, lagi-lagi membuat Noval tercengang


"Cecil ... ",


gumam Noval dalam hati,


"terima kasih ... dan aku tau itu, jika kamu akan selalu ada disini, menemaniku !!! ... ",


ucap Cecil membuat Noval benar-benar bingung,


Noval pun menarik nafasnya panjang dan akhirnya membuka suara. Tapi seketika Noval kembali diam dan terlintas dipikirannya untuk tidak mengungkapkan yang sebenarnya, itu karena keadaan Cecil yang baru saja sadar dari komanya.


Noval takut jika Ia mengatakkannya sekarang dengan kondisi Cecil yang masih lemah, itu akan membuat keadaan Cecil kembali drop.


"Aku pergi dulu !!! ... ",


ucap Noval tersenyum tipis, Noval pun segera keluar dari dalam ruangan tersebut.


***


Kinara terus melangkah kan kakinya dipinggir trotoar, tanpa terasa hari sudah senja, dengan cuaca yang semakin mendung Kinara tetap melangkah dengan pandangan yang kosong menerawang jauh dan pikirannya yang memikirkan kejadian tadi.


Kinara benar-benar tak percaya akan kejadian hari ini, Kinara benar-benar tak percaya akan apa yang Ia lihat dan Ia dengar jika Cecil juga mempunyai perasaan kepada Noval, kekasihnya ...


Seketika Kinara memandang langit, karena Ia merasa jika tubuhnya sedang disirami rintikkan hujan yang semakin cepat menderas, namun Kinara seperti tidak memperdulikannya. Ia terus berjalan dengan perasaannya yang berkecamuk.

__ADS_1


"Kenapa ... kenapa ini harus terjadi !!! ... kenapa ini harus terjadi pada diriku !!! ... ",


ucap Kinara, tanpa terasa Ia menitikan air matanya yang saru bersama air hujan,


"kenapa, kenapa TUHAAANNNNN !!! ... ",


teriak Kinara terisak, dan kakinya yang sudah lunglai dengan lututnya yang menumpu. Kini Kinara berlutut dan akhirnya duduk bersama genangan air.


"Kenapa ini semua harus terjadi pada ku ... disaat aku sudah menemukan kebahagiaanku ... Apa yang harus aku lakukan ??? ... dan ngga mungkin aku bahagia diatas penderitaan orang lain !!! ... "


isakan Kinara pun semakin menjadi karena perasaannya yang benar-benar sakit,


Namun tak lama kemudian ...


Kinara merasa jika tubuhnya seperti ada yang memayunginya, lalu dengan segera Ia mengangkat wajahnya melihat siapa yang melindunginya.


"Apa yang kamu lakukan Kinara ??? ... "


ucap laki-laki tersebut,


Kinara benar-benar tak menyangka, jika seseorang dihadapannya,


"Ray ... ",


gumam Kinara dengan tatapannya sayu,


"Kinara !!! ... ",


ucap Ray menyadarkan, tak lama kemudian Ia membantu Kinara untuk berdiri,


ucap Ray setengah berteriak, karena suaranya hampir saru dengan hujan yang semakin deras, namun Kinara tetap terdiam melihat apa yang ada dihadapannya, dan memikirkan kejadian hari ini.


Ray pun menarik tangan Kinara, menuntunnya masuk kedalam mobil Ray.


Flass back ...


Ray Mahawira atau yang biasa dipanggil Ray,


Saat ditengah perjalanan pulang dari perusahaannya, Ia memperhatikan sesuatu ditengah-tengah jalan, ditengah derasnya hujan.


Ray pun menghentikan sejenak mobilnya, mengernyitkan dahinya dan sedikit menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas, apa yang ada ditengah-tengah jalanan itu.

__ADS_1


"kaya ... kaya seorang perempuan, tapi sedang apa dia ditengah-tengah hujan deras kaya gini ??? ... udah ngga warah kali tuh orang !!! ... ",


ucap Ray dengan nada yang sedikit kesal, karena wanita itu duduk seenaknya saja ditengah-tengah jalanan ...


Ray pun melajukan kembali mobilnya secara perlahan, perlahan Lelaki itu pun melewati wanita yang sedang duduk ditengah-tengah derasnya hujan ...


Namun seketika, Ray menghentikan kembali mobil yang dikendarainya, saat dirinya pas melewati wanita tersebut ...


"Tapi kalo dibiarin bisa-bisa sakit, atau lebih parahnya ketabrak sama kendaraan yang lain gimana ??? ... ",


ucap Ray pada dirinya sendiri, karena Ray yang awalnya merasa bingung melihat wanita tersebut, tiba-tiba Ia merasa khawatir jika saja ada kendaraan yang melintas dan tak melihat keberadaan wanita tersebut, karena derasnya hujan mengakibatkan kabut yang cukup lebat ...


Akhirnya Ray pun berniat turun dari mobilnya. Sebelum itu, Ia mencari payung terlebih dahulu dijok belakang mobilnya. Setelah mendapatkannya, segera Ray turun dan menghampiri wanita tersebut.


Namun saat Ray semakin mendekat dengan wanita itu, Ia merasa jika wanita itu tak asing baginya ...


"Kinara !!! ... ",


gumam Ray dalam hati,


"Apa itu Kinara ??? ... tapi sedang apa dia ditempat kaya gini ??? ... ditengah hujan kaya gini !!! ... ",


gumam Ray lagi, Ia pun semakin mendekatkan langkahnya dan alangkah terkejutnya Ray, karena dugaannya benar.


"Kinara ... ",


panggil Ray,


"Ray ... ",


gumam Kinara dengan tatapannya sayu,


"Kinara !!! ... ",


ucap Ray menyadarkan, tak lama kemudian Ia membantu Kinara untuk berdiri,


ucap Ray setengah berteriak, karena suaranya hampir saru dengan hujan yang semakin deras, namun Kinara tetap terdiam melihat apa yang ada dihadapannya, dan memikirkan kejadian hari ini.


Ray pun menarik tangan Kinara, membantunya berdiri dan menuntunnya masuk kedalam mobil Ray. Seketika Kinara pun seperti terhipnotis akan perlakuan Ray, Ia pun menuruti apa yang Ray lakukan terhadap dirinya.


Ray pun menuntun Kinara masuk kedalam mobilnya, Ia mendudukkan Kinara dibangku depan disebelah bangku stir.

__ADS_1


Setelah mereka berdua sudah didalam mobil, Ray segera mengambil jasnya yang bersih dan Ia kenakan pada Kinara ...


...----------------...


__ADS_2