AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Menemui Noval


__ADS_3

Ibu kost pun menghampiri kamar Noval dan Agam. Nampak Agam yang membukakan pintu kamarnya.


"mas Agam !!! ... ",


"ekhh ... ibu, ada apa yah Bu ??? ... ",


tanya Agam pada ibu kost.


"itu, dibawah ada perempuan nyariin mas Noval !!! ... ",


jelas ibu kost. Noval yang mendengarkan pembicaraan Agam dengan ibu kost, mengernyitkan dahinya.


"Perempuan ... tapi siapa ???, Cecil ???, tapi ngga mungkin, dia ngga kan tau alamat disini ... ",


gumam Noval dalam hati.


"Vall ... itu ada yang nyariin loe !!! ... ",


ucap Agam, membuat Noval terlonjak dari lamunannya.


Noval beranjak dari tempatnya dan segera Ia menghampiri yang dimaksud dengan ibu kost.


"eeiiittttssss ... ",


cegas Agam saat Noval keluar dari dalam kamarnya.


"Loe apaan sih !!! ... ",


ucap Noval.


"gw ikut yah, gw mau tau siapa yang nyariin loe ... ",


"tadi kata ibu kost, perempuan itu nyariin Agam atau Noval ??? ... ",


tanya Noval.


"Noval ... ",


jawab Agam polos.


"terus loe Agam apa Noval ??? ... ",


"Agam ... ",


"yaudah, loe diem disini !!! ... ",


Ucap Noval berlenggang meninggalkan Agam.


"Nih anak, songong amat lama-lama ... "


seru Agam dengan raut wajahnya yang sudah berubah, Noval pun segera turun menuju lantai bawah.


Noval mempercepat langkahnya, karena perasaan yang membuatnya penasaran dan tak lama kemudian ...


Noval melihat sosok wanita yang tengah duduk diteras depan.


Tari mendengar suara langkah kaki yang menghampirinya, Tari pun segera menoleh dan berdiri.


Ya, saat ini Tari dan Noval sama-sama saling memandang.


"Hai Noval ... aku ganggu waktu santai kamu yah ??? ... Maaf yah kalo ganggu kamu ... ",


ucap Tari tersenyum, membuat Noval sedikit terkejut dan bertanya-tanya pada hatinya.


"mbak Tari !!! ... ",


seru Noval dengan banyak tanda tanya pada isi pikirannya.


"Owhhh, ngga kok mbak ... ",


ucap Noval lagi,


Ternyata Agam yang mengikuti Noval sedari tadi kini tengah memperhatikan dua orang tersebut yang tengah bercakap dari balik gorden.

__ADS_1


"mbak Tari !!! ... mau apa dia kesini ??? ... ada perlu apa yah sama Noval ??? ... Tau dari mana lagi alamat kostan gw ??? ... ",


Agam yang tengah mengintip dengan segala pertanyaan-pertanyannya.


"ngga perlu panggil saya mbak, panggil aja saya Tari. Karena ini bukan dikantor, ini diluar kantor ... ",


ucap Tari membuat Noval menyipitkan matanya.


"Silahkan duduk, ada yang ingin saya bicarakan sama kamu ... ",


Ucap Tari, bukannya tuan rumah yang mempersilahkannya duduk dan menyuguhkan minuman, malah Tari yang menyuruh Noval untuk duduk.


Ya, karena Noval sangat bingung, ada perlu apa Tari datang ke kostannya ???, apa Tari ingin membicarakan masalah pekerjaan diperusahaannya, setau Noval Tari juga termasuk atasan di kantornya, dan saat ini Tari malah terlihat sangat santai.


"kamu pasti bingung yah, ada apa saya datang kesini ???, dan kamu juga pasti bingung, saya tau dari mana alamat kostan kamu ... ",


ucap Tari dengan mimik muka yang masih santai, membuat rasa penasaran Noval bertambah, begitu pula dengan Agam yang masih mendengarkan pembicaraan mereka berdua.


"Tapi sekarang itu semua ngga penting, karena ada hal yang jauh lebih penting yang ingin saya sampaikan sama kamu ... ",


ucap Tari, membuat Noval mengernyitkan dahinya.


Cukup lama Tari terdiam dari basa basinya, tiba-tiba ...


"Saya mohon sama kamu Noval, tolong kasih Kinara waktu untuk menjelaskan semuanya, kenapa waktu itu dia meninggalkan kamu begitu saja tanpa alasan ... ",


deg ...


Noval yang memperhatikan pembicaraan Tari sedari tadi langsung menoleh dan menatap wajah Tari, seolah masih bingung dibuatnya.


"Kinara memang atasan saya, atasan kita ... tapi itu didalam perusahaan. Diluar perusahaan, Kinara adalah sahabat saya ... ",


kali ini kata-kata Tari membuat Noval terlonjak, seakan mulai mengerti maksud akan kedatangannya.


"apa perlu saya yang harus menyampaikan alasannya ???, Alasan kenapa Kinara meninggalkan kamu begitu saja tanpa alasan ... ",


dan kini Noval menatap tajam Tari, namun entah Kenapa Noval tetap terdiam ...


"Tapi alangkah baiknya jika kamu mendengar sendiri dari mulut Kinara, dan jika kamu masih mencintai Kinara, kejar dia. Karena dia juga masih mencintai kamu Noval ... ",


"sebelum semuanya terlambat !!! ... ",


Kini kata-kata Tari membuat jantung Noval serasa tertusuk benda tajam, sakit ... entahlah.


Tari menatap Noval tersenyum.


"Saya pamit, terima kasih atas waktunya. Permisi ... ",


ucap Tari meninggalkan Noval yang terdiam seribu bahasa, sejak kedatangan Tari, hingga Tari meninggalkannya dengan segala rasa yang berkecamuk dalam hatinya.


Noval menatap kepergian Tari yang telah menghilang.


Entah kenapa perasaan Noval jauh lebih sakit, setelah mendengar penuturan dari Tari.


"Apa maksudnya ???, apa mungkin ???, dan ... atasan ??? ... ",


Noval merauk wajahnya kasar.


Tiba-tiba ...


"maksud mbak Tari apa sih ??? ... ",


tanya Agam yang tiba-tiba berdiri disamping Noval, Noval pun terkejut,


"yang dimaksud Kinara sama mbak Tari, apa ibu Kinara ???, Direktur Utama diperusahaan kita ??? ... ",


tanya Agam dengan rentetan pertanyaannya.


Lagi-lagi Noval terlonjak mendengar pertanyan sahabatnya.


"Maksud loe ??? ... ",


Tanya Noval seraya beranjak dari duduknya.

__ADS_1


"ya tadi mbak Tari bilang, Kinara atasan kita ... maksudnya ??? ... ",


Noval pun bingung, apa benar Kinara juga direktur utama diperusahaannya.


"apa ... direktur utama kita bernama KINARA AZALEA ??? ... ",


tanya Noval menatap sahabatnya, dan ...


"i ... iya, emangnya kenapa ??? ... ",


Noval menjawab dengan bingung pertanyaan Noval.


Mendengar jawaban Agam, Noval pun menghempaskan kembali tubuhnya pada kursi dan menumpu kepalanya dengan kedua tangannya.


"Val ... loe kenapa sih ???, sumpah gw bingung ... ada apa sih ??? ... ",


Noval yang mendengar pertanyaan sahabatnya, menghela nafasnya berat dan panjang, dan akhirnya ...


Noval menceritakan masa lalunya dengan Kinara.


Agam yang telah usai mendengar penjelasan dari Noval, terdiam sejenak ...


"Ada baiknya kata mbak Tari. Loe dengerin dulu penjelasan Kinara ... ",


ucap Agam memberi pengertian pada sahabatnya.


"Tapi buat apa Gam, semuanya udah berakhir 10 tahun yang lalu, dan gw mau ngejalanin masa depan gw, dan ngga akan bertumpu pada masa lalu ... "


jelas Noval dengan tatapan menerawang jauh.


"Ikuttin aja apa kata hati loe, kalo emang dia jodoh loe, suatu saat kalian akan bersatu kembali, dan kalo emang loe udah ngga ada perasaan, semoga loe bisa move on ... ",


ucap Agam beridiri menepuk pundak Noval, meninggalkannya yang masih termenung.


Lagi-lagi perkataan Agam membuat Noval sakit kepala. Penuturan Tari, penuturan Agam, kata-kata terakhir mereka membuat Noval mencoba mencernanya dengan baik.


Flassback


"huuaaammm ... ",


Tari terbangun dari tidurnya dan menutup mulutnya yang hampir melebar.


Tari yang melihat Kinara masih tertidur pulas, enggan untuk membangunkannya, karena Ia memahami jika semalam sahabatnya sangat terpukul dan sedih akan pertemuannya dengan mantan kekasihnya yang sangat menyakitkan.


Tari pun beranjak dari tidurnya, namun saat hendak melangkahkan kakinya, tiba-tiba Tari melihat berkas CV atas Noval Rahardian. Tari pun meraih berkas tersebut.


"Kebetulan, ini yang mau gw cari !!! ... ",


gumam Tari, dengan segera Ia meraih ponselnya dan mencatat alamat Noval.


"Selesai ... ",


ucap Tari, sekilas melihat Kinara yang masih tertidur dan menaruh kembali berkas tersebut pada tempatnya semula.


***


"Pake baju apa yah ???, bingung ... ",


lirih Kinara yang tampak kebingungan memilih baju.


Pasalnya Ia tidak ingin terlalu berlebihan dalam berpenampilan malam ini, karena takut akan menimbulkan harapan lebih pada Ray.


"Pake ini aja deh !!! ... ",


ucap Kinara sambil menarik jeans berwarna putih dan blouse lengan panjang berwarna brown soft.


Kinara melihat jam dinding dikamarnya. Ia pun segera bergegas mempersiapkan diri, sebelum Ray datang menjemputnya.


Tak lama kemudian Kinara keluar dari dalam kamar mandi, Ia pun segera berpakaian, merias wajahnya natural dan menata rambutnya yang Ia biarkan terurai.


Ya Kinara benar-benar tidak ingin berlebihan dalam hal apapun. Dan sekarang Kinara tinggal menunggu kedatangan Ray ...


...----------------...

__ADS_1


Pleaseeee ... buat temanΒ², tinggalin Likenya donk πŸ₯°


Terima Kasih, happy reading πŸ™πŸ₯°πŸ˜˜


__ADS_2