AKHIRNYA KEMBALI

AKHIRNYA KEMBALI
Butik ...


__ADS_3

"Kinara !!! ... ",


Panggil seseorang yang membuat Kinara menoleh ke arahnya.


"Ray ... ",


lirih Kinara.


"Kinara tunggu ... ",


ucap Ray, sedikit terengah-engah, karena Ia sempat berlari kecil mengejar Kinara yang dikiranya sudah pergi jauh.


"aku minta maaf kalo ada hal yang membuat kamu ngga nyaman tadi ... ",


ucap Ray yang menyangka kepergian Kinara adalah kesalahan darinya.


Kinara yang mendengar penuturan Ray mengalihkan pandangannya, karena perasaannya menjadi tidak enak. Sebenarnya bukanlah Ray penyebab Kinara pergi dari restaurant itu.


"kenapa kamu yang minta maaf Ray !!! ... seandainya kamu tau kalo bukan kamu penyebabnya aku pergi *dari tem*pat ini ... ",


gumam Kinara dalam hati, masih dengan pandangannya ke arah lain.


"Aku ... aku lupa kalo malam ini ada sesuatu yang harus aku kerjakan Ray. Jadi bukan karena kamu !!! ... "


kini Kinara memandang Ray, mencoba mengelak dari alasan yang sebenarnya.


"Maaf ya kalo aku pergi mendadak seperti ini ... ",


ucap Kinara lagi.


"aku kira kamu marah karena ada sesuatu yang aku ngga tau tadi ... ",


"ngga kok Ray, kalo gitu aku pamit pulang yah ... Sekali lagi aku minta maaf Ray, permisi !!! ... ",


ucap Kinara tersenyum dan hendak meninggalkan Ray.


"Kinara tunggu !!! ... ",


seru Ray, menahan Kinara lagi. Membuat Kinara membalikkan tubuhnya dan menatap Ray ...


"Aku anter kamu pulang yah, ngga baik malam-malam seperti ini seorang perempuan sendirian, lagi pula tadi aku yang jemput kamu dan sekarang aku pula


yang harus anter kamu pulang ... ",


jelas Ray, Kinara pun mengangguk tersenyum tipis menyetujui jika dirinya diantar kembali pulang oleh Ray.


Kinara yang mendengar penuturan Ray sedikit tersentuh, apalagi Ia merasa mungkin saat ini Ray sedikit kecewa karena dirinya.


Kini mereka kembali berjalan bersamaan menuju mobil Ray.


***


Flassback ...


"kamu coba sekali lagi !!! ... ",


titah seorang wanita pada pegawai perempuannya, untuk mengotak-atik kembali laptopnya.


"udah bu, tetep ngga bisa !!! ... "


ucap pegawai tersebut.


"huffftttt ... gimana ini, kita ngga punya file cadangan lagi ... ",


ucapnya sambil memijit keningnya pelan.


"maaf ya Bu, ini semua kesalahan saya !!! ... ",


"ngga apa-apa, yaudah kalo gitu kamu bantu temen kamu sama customer dulu didepan, ini biar saya yang handle ... ",


"baik bu ... ",


ucap pegawai itu mengangguk hormat meninggalkan ruangan tersebut.


"tetep ngga bisa !!! ... gimana yah !!! ... ",


ucap Cecilia yang sedang berfikir keras.


"oh iyaaaa ... Noval !!! ... dia kan IT, pasti dia ngerti dan bisa. Kalo gitu aku coba telpon Noval aja kali yah ... ",


Cecil pun langsung mendial nomor Noval.

__ADS_1


tut ... tut ... tut ...


Cecil yang menunggu jawaban dari Noval, setia mendengarkan sambungan telpon tersebut.


Noval yang saat ini masih duduk diteras depan kostannya sepeninggalan Tari dan sahabatnya Agam, seolah sedang termenung mengingat dan mencerna setiap kata-kata Tari dan Agam.


Terutama perkataan Tari yang sangat membuat pikirannya terganggu.


"Jika benar Kinara adalah direktur utama ditempat perusahaanku bekerja, bagaimana caranya aku bisa melupakannya ... ",


kini suara hati Noval yang berbicara.


"Setiap aku melihatnya, selalu teringat kembali kenangan masa lalu yang, aarrggggghhhh ... ",


Noval merauk wajahnya kasar.


Namun sesaat Noval terdiam sejenak dan ..


"AKU JUGA MASIH MENCINTAIMU KINARA ... ",


lirih Noval dengan pandangan matanya yang sayup.


Akhirnya Noval mengucapkan kembali kata-kata yang Ia simpan dalam-dalam selama 10 tahun ini karena ditutupi rasa kekesalan dan rasa kekecewaannya terhadap wanita yang pernah meninggalkannya begitu saja tanpa alasan.


Ya, wanita itu adalah KINARA.


Namun saat Noval masih memikirkan tentang Kinara dengan masa lalunya dan cinta masa kecilnya, tiba-tiba ponsel Noval berdering. Noval pun tersadar akan bunyi sesuatu disaku celananya.


Saat melihat layar telponnya, Noval mengernyitkan dahinya.


"Cecil ... "


lirih Noval.


"Ada apa yah dia telpon ??? ... ",


ucapnya lagi dan segera Noval mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo Cill ... ",


jawab Noval sedikit malas, karena pikirannya yang masih kalut dan dipenuhi dengan Kinara.


"Hallo Noval ... apa aku ganggu kamu ??? ... ",


"ngga kok, ada apa ??? ... ",


"ini ... komputer admin aku dibutik kenapa yah ??? ... file pentingnya hilang semua, aku udah coba otak-atik tapi tetep ngga bisa ... ",


jelas Cecil.


"Kamu bisa ngga dateng ke butik aku sekarang ??? ... ",


pinta Cecil sedikit memohon.


Noval yang mendengar Cecil memohon berfikir sejenak dan tak lama kemudian Noval menghela nafasnya kasar.


"yah ... aku bisa, kamu kirim aja alamatnya. Aku kesana sekarang ... ",


ucap Noval.


Cecil yang mendengar Noval memenuhi permintaanya tersenyum sumringah tak percaya.


"oke, aku kirim alamatnya. Aku tunggu yah !!! ... ",


Cecil menutup telponnya dan langsung mengirim alamat butiknya kepada Noval.


Lagi-lagi Noval merauk wajahnya kasar. Dalam keadaan yang seperti ini, Ia mau tidak mau membantu Cecil, karena Cecil selalu berbuat baik kepadanya.


Noval pun beranjak dari duduknya, pergi menuju kamarnya dan berganti pakaian bersiap-siap.


Tak lama kemudian, Noval melajukan CBRnya ke alamat yang sudah dikirim kan Cecil kepadanya. Hingga akhirnya Noval pun sampai pada tempat yang dituju.


Tak lama kemudian Noval masuk ke dalam butik Cecil dan bertanya pada seorang pegawai butik tersebut.


"Permisi ... saya ingin bertemu dengan Cecilia, apa beliau ada ??? ... ",


tanya Noval pada salah satu pegawai Cecil.


"Apa anda sudah membuat janji sebelumnya ??? ... ",


"sudah ... ",

__ADS_1


"Kalo begitu tunggu sebentar ya mas ... ",


titah salah satu oegawai Cecil. Namun tak lama kemudian terdengar suara Cecil yang memanggil nama Noval.


"Vall ... !!! ",


panggil Cecil, Noval pun menoleh kearah suara tersebut.


"Kita langsung ke atas aja kalo gitu ... ",


ucap Cecil yang menghampiri Noval dan langsung mengajaknya kelantai 2, dimana laptop yang akan diperbaiki Noval berada disana.


"Ini dia laptopnya ... ",


ucap Cecil sambil mengarahkan laptopnya pada Noval.


"Kalo begitu biar aku liat dulu ... ",


ucap Noval yang diangguki oleh Cecil.


Cecil yang ikut duduk disamping Noval diam-diam mencuri pandangan, melihat wajah Noval. Namun Noval tidak merasakan jika dirinya sedang diperhatikan oleh Cecil.


Entah kenapa perasaan Cecil sangat senang bisa berada sedekat ini dengan Noval. Cecil pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.


Noval yang tengah memperbaiki dan fokus pada laptop Cecil saat ini, tak henti-hentinya Cecil memandangi lelaki yang ada disampingnya.


Namun seketika Noval membuyarkan fikiran Cecil.


"Ini file-file kamu yang hilang kan ??? ... ",


tanya Noval kepada Cecil, sambil mengarahkan laptopnya kepada Cecil.


Cecil yang melihat file-file pentingnya telah kembali tak menyangka jika Noval bisa mengembalikannya.


"iya ... iya ini file-file penting aku yang hilang. Kok kamu bisa sih ??? ... aku sama pegawaiku hampir 1 jam tau ngga ngotak-ngatik ini !!! ... ",


ucap Cecil tersenyum kepada Noval. Noval yang mendengar penuturan Cecil hanya menanggapinya dengan tersenyum.


"yaudah kalo gitu aku langsung pamit pulang ... ",


ucap Noval yang hendak beranjak dari tempatnya. Mendengar itu, raut wajah Cecil berubah seketika.


"Noval tunggu !!! ... ",


pinta Cecil.


"aku traktir makan yah, sebagai ucapan trrima kasih aku ... ",


ucap Kinara, namun Noval tersenyum tipis.


"ngga perlu Cecil. Terima kasih banyak, lagi pula ini bukan apa-apa kok, hanya hal kecil ... ",


jelas Noval yang menolaknya secara halus.


"aku permisi yah ... ",


ucap Noval lagi.


"Noval ... tapi aku laper, kamu mau kan temenin aku makan ??? ... ",


pinta Cecil yang membuat Noval mengernyitkan dahinya, karena sedikit bingung dengan pertanyaan Cecil.


"Pleaseee ... kamu mau yah ???, lagi pula bentar lagi azan maghrib, ngga baik kan kalo jam segini ada diluar ... ",


tutur Cecil yang membuat Noval sedikit berfikir jika ada benarnya.


Dan akhirnya Noval menyetujui ajakan Cecil.


"yaudah, kita tunggu azan maghrib. *S*ekalian aku mau shalat dulu ... "


ucap Noval. Cecil yang tak menyangka jika Noval menyetujui permintaannya tersenyum dalam menatap Noval.


Setelah Noval selesai shalat maghrib dan kembali dari mushola, Cecil langsung mengajaknya untuk makan malam bersama.


"udah selesai ??? ... kalo gitu kita langsung jalan yuk !!! ... ",


ucap Cecil. Noval pun mengangguk menyetujui dan kini mereka pun keluar dari butik.


Saat berada diparkiran butik, Noval dan Cecil saling memandang dengan fikirannya masing-masing.


"kamu naik mobil kamu aja, aku bawa motor aku sendiri ... ",

__ADS_1


ucap Noval.


...----------------...


__ADS_2