
Malam yang dinanti-nantikan oleh kedua orang tua Cecil pun akhirnya tiba, malam happy Anniversary Wedding mereka malam ini.
Begitu pula dengan Cecil, entah kenapa Cecil merasa antusias sekali, apa karena malam ini adalah malam yang special untuk kedua orang tuanya ??? ... atau malam ini Ia akan memperkenalkan Noval pada kedua orang tuanya ??? ...
Cecil pun merias wajahnya secantik mungkin, dan beberapa kali Ia memastikan dirinya nampak sempurna didepan cermin.
Cecil yang malam ini menggunakan dress hitam panjang, berputar-putar didepan cerminnya, lagi-lagi memastikan bahwa penampilannya juga sempurna.
Dengan segera Ia menyambar ponselnya diatas nakas untuk menghubungi Noval. Ternyata, sebelum Cecil menghubungi Noval, Noval sudah terlebih dahulu mengirim pesan kepada Cecil, untuk tidak menjemputnya dikostan, karena Ia akan berangkat sendiri dengan menaiki motor CBR kesayangannya.
"yaudah deh kalo gitu, aku juga berangkat sekarang. Pasti mamah sama papah udah nungguin disana !!! ... ",
ucap Cecil berlalu meninggalkan kamarnya dan segera pergi ketempat dimana kedua orang tuanya akan merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka.
***
"Terus gimana sama Kinara ??? ... ",
tanya Agam pada Noval, karena memang Agam sudah mengetahui hubungan Noval dan Kinara sudah kembali seperti dulu lagi.
"Dia udah tau, gw udah bilang dan izin kok sama Kinara. Kebetulan malam ini dia juga ada acara sama rekan bisnisnya ... ",
jelas Noval.
Mendengar penuturan Noval, Agam pun tidak dapat bertanya lagi.
"Gw berangkat yah !!! ... ",
ucap Noval.
"Loe naik motor ??? ... Ngga dijemput sama Cecil ??? ... ",
tanya Agam.
"Iya gw naik motor, kita ketemuan disana !!! ... ",
"yaudah kalo gitu loe hati-hati dijalan yah, jangan lupa makanannya bawa pulang dibungkus !!! ... ",
canda Agam.
"Loe kira diwarteg !!! ... ",
balas Noval.
Tak lama kemudian Noval pun pergi menuju alamat yang sudah dikirimkan oleh Cecil.
***
"Ray !!! ... "
panggil Anita.
"Kamu ngga bareng sama kita ??? ... ",
tanya Anita kembali pada Ray.
"Iya, kamu ngga bareng sama kita ??? ... ",
kali ini Handoko yang bertanya,
"Mamah !!! ... Papah !!! ... ",
seru Ray,
"Maaf mah, pah ... tapi aku kan harus jemput Kinara !!! ... "
jelas Ray,
"Oh iya yah, mamah lupa !!! ... yaudah sana, kamu jemput Kinara, jangan sampai buat dia menunggu ... ",
titah Anita yang kegirangan, karena sebentar lagi Ia akan melihat sosok Kinara.
"Yaudah kalo gitu Ray berangkat duluan ya Mah, Pah ... ",
ucap Ray menghampiri kedua orang tuanya berpamitan dan berlalu meninggalkan keduanya.
"Yah, sampai ketemu disana !!! ... ",
__ADS_1
ucap Handoko.
***
Kinara masih berdiri mematung didepan lemari pakaiannya. Ia masih memandangi gaun putih yang diberikan oleh Ray.
Tampak keraguan dalam hatinya, entahlah ... Ia harus memakainya atau tidak, tapi yang jelas Kinara harus memakainya. Jika Ia tidak memakainya, lagi-lagi akan membuat Ray kecewa pada dirinya ...
"Huuffftttt !!! ... ",
dan akhirnya Kinara meraih gaun tersebut dan memakainya.
Setelah memakai gaun tersebut, Ia merias wajahnya sedikit lebih glow up. Karena Ia merasa, pasti pesta yang akan dihadirinya, banyak orang-orang penting juga yang ikut menghadirinya.
Setelah selesai, Kinara juga mencari sepatu heels dan tas jinjing yang cocok dengan gaun yang dikenakannya. Sekali lagi Kinara memastikan penampilannya didepan cermin.
Kinara tersenyum lembut ...
"Andai malam ini adalah acara kita berdua ... ",
ucap Kinara lirih, karena sejak dari tadi hati dan pikirannya pun tak lepas dari bayang-bayang Noval.
Tok ... tok ... tok ...
"non Nara ... ",
terdengar suara bi Sum memanggil nama majikannya.
"iya Bi ... ",
Kinara pun segera menghampiri pintu kamarnya.
Saat Kinara membuka pintu kamarnya, betapa terkejut bi Sum melihat penampilan Kinara yang sangat jarang Ia melihat majikannya tampil mewah seperti itu.
"ya Allah ... non Nara cantik sekali non !!! ... ",
ucap bi Sum pangling.
"Terima kasih bi ... ",
balas Kinara tersenyum lembut,
"Ada apa bi ... ",
"Maaf non, dibawah ada mas Ray !!! ... ",
"Ray ... oh iya bi, saya kebewah sekarang ... ",
Tak lama kemudian Kinara segera turun untuk menghampiri Ray.
Tak ... tak ... tak ...
terdengar suara langkah Kinara yang menuruni anak tangga, membuat Ray menoleh kearah suara tersebut.
"Kinara !!! ... ",
lirih Ray nyaris tak terdengar karena kekagumannya pada Kinara akan penampilannya yang sangat cantik dan berbeda malam ini.
Kinara pun masih menuruni anak tangga dengan tatapan yang tak lepas dari wajah Ray, karena Ray sedari tadi pun tak lepas memandangi wajah Kinara.
Kinara pun sampai dihadapan Ray, namun Ray masih tidak sadar akan kedatangan Kinara yang kini sudah ada dihadapannya.
"Ray ... ",
seru Kinara lembut menyadarkan lelaki yang ada dihadapannya.
"oh ... em ... iya ... ",
jawab Ray gelagapan.
"Maaf Kinara, aku jadi ngga fokus ... ",
jawab Ray lagi sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, namun tiba-tiba ...
"Malam ini kamu sangat cantik ... ",
ucap Ray tiba-tiba dan langsung menatap wajah Kinara kembali.
__ADS_1
Kinara yang mendengar ucapan Ray, sedikit tersipu dan membuat pipinya merona merah, tapi Kinara memcoba untuk bersikap biasa dan menjaga perasaannya dan juga perasaan Ray.
"Terima kasih ... ",
balas Kinara.
"Gaunnya cocok, dan sangat indah dibadan kamu ... ",
ucap Ray.
Mendengar perkataan Ray yang terakhir, entah kenapa pikiran Kinara kemana-mana dan tertuju pada sisi lain Ray.
Kinara hanya tertunduk senyum.
"Yaudah kalo gitu, kita langsung berangkat sekarang. Ngga enak, mamah sama papah pasti udah sampai duluan ditempat acara ... ",
ucap Ray,
"Apaaa ... mamah sama papah ??? ... maksud kamu apa Ray ??? ... ",
Kinara terkejut mendengar kata-kata Ray,
"eemmm ... maaf Kinara. Aku ngga kasih tau kamu sebelumnya, tapi kedua orang tuaku ingin sekali bertemu dengan kamu, terlebih dengan mamah ... ",
jelas Ray.
"iya tapi maksud kamu apa ??? ... kalo hanya untuk perkenalan aku bisa terima, tapi kalo mereka berharap lebih dengan hubungan kita bagaimana Ray ??? ... ",
balas Kinara.
"Maksud kamu berharap lebih ??? ... ",
kali ini Ray sedikit bingung akan pertanyaan Kinara.
"Ya ... ya kita kan cuma sebatas rekan bisnis kan, aku takut kedua orang tua kamu berharap lebih sama aku !!! ... ",
ucapan Kinara membuat Ray tak percaya akan jawabannya.
"Dan kalo memang aku yang berharap lebih dari kamu, lalu kenapa Kinara !!! ... ",
ucapan Ray kali ini, membuat Kinara menatap tak percaya lelaki yang ada dihadapannya.
"Apa maksud kamu Ray ??? ... ",
gumam Kinara yang kini mengalihkan pandangannya kearah lain.
"Maaf Kinara !!! ... ",
ucap Ray masih menatap lekat wajah Kinara, Kinara pun langsung menoleh kembali kearah Ray.
"Yah ... ",
balas Kinara singkat dan sedikit kecewa pada Ray.
Mereka pun terdiam sejenak.
"Sekali lagi aku minta maaf ... dan jika memang kamu ngga siap untuk bertemu dengan kedua orang tua aku, aku bisa pergi sendiri malam ini !!! ... ",
ucap Ray tertunduk lesu, membuat Kinara merasa bersalah.
Lagi-lagi keheningan yang terjadi diantara mereka berdua.
Namun Kinara berpikir panjang tentang kejadian-kejadian saat Ray mengajak dirinya untuk pergi keluar rumah yang selalu saja terjadi kegagalan yang ditimbulkan oleh Kinara.
"Kenapa kamu bicara seperti itu Ray ??? ... ",
tanya Kinara, membuat Ray menatap wajah cantik itu,
"jadi, apa kamu masih bersedia untuk pergi bersama ku ??? ... ",
pertanyaan Ray lagi-lagi membuat Kinara terenyuh,
Namun Kinara mengangguk tersenyum membalas pertanyaan Ray.
Ray pun tersenyum tak menyangka jika Kinara tidak bersikap seperti apa yang Ia bayangkan.
"ngga mungkin aku buat kamu kecewa untuk yang kesekian kalinya dengan sikap aku Ray, kamu lelaki yang baik !!! ... ",
gumam Kinara,
__ADS_1
...----------------...
Maaf ya slow Update 🙏🙏🙏😓